Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Terkuak! Buya Yahya dan Ippho Santosa Bongkar Rahasia Bisnis Sahabat Nabi, Ternyata Para Sahabat Itu…

Terkuak! Buya Yahya dan Ippho Santosa Bongkar Rahasia Bisnis Sahabat Nabi, Ternyata Para Sahabat Itu…

Diposting pada 8 May 2023 oleh Redaksi / Dilihat: 1.546 kali

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Buya Yahya bersama Ippho Santosa menggelar kajian yang bertajuk “Gebyar Dakwah Nabi Muhammad Saw Sebagai Pedagang: Rahasia Bisnis Para Sahabat” pada Ahad, 16 Syawal 1444 H yang bertepatan dengan 7 Mei 2023 di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat.

Kegiatan ini dipanitiai oleh sesepuh Al-Bahjah Tangerang dan tim dari Ippho Santosa yang dibantu oleh Al-Bahjah Cirebon, Bekasi, dan Bogor. Ribuan jamaah yang berasal dari wilayah Jabodetabek dan sekitarnya hadir di Masjid Istiqlal untuk menyaksikan kajian ini.

Tausiyah pertama disampaikan oleh Ippho santosa yang merupakan seorang pengusaha dan motivator bisnis kaliber Internasional. Dalam pemaparannya, Ippho menjelaskan bahwa kondisi finansial umat Islam di Indonesia saat ini masih berada pada taraf yang memprihatinkan.

Ia menyebut sebagian besar uang yang beredar saat ini dipegang oleh orang-orang non-muslim. Padahal Baginda Nabi Saw pernah menyebutkan bahwa sebaik-baiknya harta adalah harta yang berada di tangan orang yang beriman.

“Rata-rata uang di Indonesia saat ini dipegang oleh orang yang bukan Islam, padahal sebaik-baiknya harta adalah harta yang berada ditangan orang beriman,” ujar Ippho

Ippho juga menjelaskan bahwa kemapanan finansial tidaklah bertentangan dengan ajaran Islam, seperti yang banyak dipersepsikan orang bahwa kekayaan harta pasti akan membuat orang terlena dengan dunia.  Ippho mencontohkan orang-orang shaleh yang juga memiliki kemapanan secara finansial seperti Baginda Nabi sendiri, para sahabat, dan para penyebar agama Islam di nusantara pada zaman dulu banyak yang merupakan seorang pebisnis ulung.

Ippho kemudian membocorkan rahasia dibalik kesuksesan orang-orang shaleh yang mapan secara finansial tersebut yakni kejujuran dan kerja keras. Mereka senantiasa melaksanakan dua ikhtiar tersebut dalam menjalankan bisnisnya.

“Kenapa Nabi bisa sukses bisnisnya? Karena jujur dan kerja keras. Jangan sampai tawakal tanpa ikhtiar”, jelas Ipho

Tausiyah kedua disampaikan oleh Buya Yahya. Buya menjelaskan bahwa ketika seseorang berbisnis, maka sejatinya ia yang diuntungkan. Sebab berkat bisnisnya, Ia tidak akan mengambil dari yang haram, kemudian ia akan mudah menjalankan ibadah apa pun dan juga akan membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Sehingga banyak kebaikan yang tercipta banyak kebaikan dari bisnis tersebut.

Buya pun berkesimpulan bahwa orang yang berbisnis asalkan dilandasi dengan kejujuran dan dilakukan dengan benar maka kelak akan bersama para nabi dan para syuhada.

“Makannya pangkatnya  tinggi, tapi syaratnya yaitu harus kenal Allah”

Kemudian dalam tausiyah nya, Buya memberikan resep kesuksesan bisnis Baginda Nabi Saw yang menjadi acuan para sahabat. 

Yang pertama, Baginda Nabi mengajarkan kepada umatnya untuk memiliki mental mandiri, dan melarang umatnya untuk menjadi benalu bagi orang lain dengan menjadi peminta-minta. Baginda Nabi juga melarang melakukan sesuatu yang merugikan orang lain dalam sebuah bisnis, seperti mencuri dan berbohong.

”Baginda Nabi mengajarkan kita untuk makan dari jerih payahnya sendiri, jangan menjadi benalu bagi orang lain”, tegas Buya

Kemudian dalam menjalankan bisnis, Buya menjelaskan bahwa Baginda Nabi Saw mengajak kepada umatnya untuk menghasilkan karya dan bervariasi sehingga bisnis yang dilakukan memiliki nilai jual di mata pembeli.

“Nabi mengajak kita untuk berkarya dan berkreasi,” ujar Buya

Terakhir resep kesuksesan bisnis para sahabat dan orang-orang shaleh adalah tetap melaksanakan bisnis tanpa meninggalkan kewajiban kepada Allah seperti shalat, puasa, dan sebagainya.

“Nabi menyeru, lakukan bisnis seluas-luas mu tapi tanpa mengganggu kewajibanmu kepada Allah”, jelas Buya

Itulah rahasia kesuksesan bisnis para sahabat dan orang-orang shaleh yang bersumber dari Baginda Nabi Saw. Semoga Allah Swt memudahkan rezeki dan bisnis kita, dan menjadikan bisnis yang tengah kita jalani saat ini menjadi bisnis yang dapat mengantarkan kita pada keselamatan dan kebahagiaan kita di akhirat kelak. Amiin.

 

Simak: Video Gebyar Dakwah Nabi Muhammad Saw Sebagai Pedagang: Rahasia Bisnis Para Sahabat 

Tags: , , , ,

Bagikan ke

Terkuak! Buya Yahya dan Ippho Santosa Bongkar Rahasia Bisnis Sahabat Nabi, Ternyata Para Sahabat Itu…

  • Rifa laila fadhilah

    Maayallah luar biasa acara tausiah kemarin. Sangat menginspirasi banyak orang,termasuk saya pribadi. Semoga dengan acara ini ,lebih banyak orang yang terbuka akan mindset menjadi seorang muslim yang kaya dan taat kepada Allah.

    Balas 8 May 2023 | 8:54 pm
  • Faisal

    Assalamualaikum wr. Wb
    Tausyiah yang sangat inspiratif.
    Semoga kita dapat menjalankan bisnis seperti yang diajarkan oleh Baginda Nabi Saw. Aamiin YRA

    Balas 8 May 2023 | 6:41 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Ternyata Allah Tidak di Arsy Saat Isra Miraj Nabi Saw, Tapi….
18 February 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Isra Miraj merupakan sebuah peristiwa agung yang dialami oleh Baginda Nabi Muhammad Saw. Dalam peristiwa ini... selengkapnya

Kuliah Tak Menghalangi tuk Berkhidmah
6 October 2021

Kuliah Tak Menghalangi tuk Berkhidmah PUSTAKA AL-BAHJAH-INSPIRASI-Di penghujung senja pada sore hari, tanggal 5 Oktober 2021, menjelang selesainya jam khidmah.... selengkapnya

Asa Para Ketua Divisi Media Atas Peletakan Batu Pertama Gedung Media Center Al-Bahjah
10 January 2022

Asa Para Ketua Divisi Media Atas Peletakan Batu Pertama Gedung Media Center Al-Bahjah Peristiwa bersejarah yang sangat indah dan tidak... selengkapnya

Tidak Ada Zaman yang Lebih Mudah: Tantangan Setiap Generasi Itu Nyata
15 July 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada setiap masa terdapat orang dengan karakter dan sifat khasnya masing-masing. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, mulai... selengkapnya

Apakah Tidur Membatalkan Wudhu? Buya Yahya Menjawab
29 November 2023

“Apakah tidur membatalkan wudhu?” Sebuah pertanyaan yang kerap masyarakat tanyakan, mengingat seringkali kita menjumpai jamaah yang tertidur saat akan melaksanakan... selengkapnya

Rahasia di Balik Kenikmatan dan Ujian: Kunci Keberlimpahan
20 May 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan nikmat yang tak terhingga kepada makhluk-Nya, baik nikmat yang telah diberikan, sedang dirasakan,... selengkapnya

Sudah Dihukum di Dunia, Apakah di Akhirat Dihukum Juga? Begini Penjelesan Buya Yahya
24 June 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pertanyaan ini dapat muncul di kalangan umat Islam, yakni tentang bagaimana Allah Subhanallahu wa Ta’ala menghukum hambanya.... selengkapnya

(Cerpen) Menara Masjid
27 September 2025

DI SEBUAH sekolah menengah Islam terpadu yang berdiri di pinggiran kota, terdapat sebuah masjid yang bermenara menjulang anggun. Menara itu... selengkapnya

Banyak Yang Menikah di Bulan Syawal, Adakah Ketentuan Waktu Khusus untuk Menikah?
3 May 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Bulan Syawal adalah bulan yang identik dengan pernikahan. Banyak diantara umat Islam yang melangsungkan pernikahan pada... selengkapnya

Ketika Pesantren Bertemu Entrepreneurship, Pengembangan Pesantren yang Menjawab Perkembangan Zaman
27 May 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pesantren sering dipandang sebagai sarana pendidikan yang hanya membekali santrinya dengan ilmu keagamaan namun tidak menjadikan ia siap... selengkapnya

Terkuak! Buya Yahya dan Ippho Santosa Bongkar Rahasia Bisnis Sahabat Nabi, Ternyata Para Sahabat Itu…

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: