Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Ternyata Allah Tidak di Arsy Saat Isra Miraj Nabi Saw, Tapi….

Ternyata Allah Tidak di Arsy Saat Isra Miraj Nabi Saw, Tapi….

Diposting pada 18 Februari 2023 oleh Redaksi / Dilihat: 5.011 kali / Kategori:

Photo night sky

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Isra Miraj merupakan sebuah peristiwa agung yang dialami oleh Baginda Nabi Muhammad Saw. Dalam peristiwa ini Baginda Nabi Saw diperjalankan oleh Allah Swt dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa yang disebut dengan Isra, kemudian dari Masjidil Aqsa diangkat oleh Allah hingga langit ke tujuh dan naik lagi menuju Sidratul Muntaha.

Setelah Baginda Nabi Saw melewati tujuh lapisan langit hingga sampai ke Sidratul Muntaha, disitulah Baginda Nabi Saw berdialog dengan Allah Swt. Dialog ini berlangsung dengan cara yang hanya Allah Swt dan Baginda Nabi Saw yang tahu.

Peristiwa ini wajib diimani oleh setiap muslim. Karena memang benar-benar Baginda Nabi Saw mengalami peristiwa ini dalam keadaan sadar, bukan hanya ruh, namun beserta jasad Nabi Saw. Maka Buya Yahya menegaskan siapapun yang mengingkari peristiwa Isra Mi’raj ini, ia keluar dari iman.

“Yang mengingkari mi’raj apalagi isra adalah akidahnya tidak dibenarkan, ibadahnya tidak diterima oleh allah swt.” Tegas Buya

Namun dengan adanya peristiwa Isra Miraj ini jangan sampai muncul keyakinan bahwasanya Allah berada di atas langit sana. Sehubungan dengan Baginda Nabi Saw perlu naik ke atas langit sana seolah-olah Allah Swt ada di atas. Ini adalah pemahaman keliru yang kemudian memunculkan akidah sesat menyesatkan.

“Ada yang bertanya Allah di mana? lalu dijawab di langit ini adalah ciri akidah sesat dan menyesatkan. Bukan akidah ahlussunnah wal jamaah asy’ariyah.”

Ketahuilah bahwasanya Allah Swt ada tanpa tempat dan Allah tidak membutuhkan tempat. Allah yang menciptakan tempat dan sebelum Allah menciptakan tempat, Allah sudah ada. Dan sesudah Allah menciptakan semesta termasuk Sidratul Muntaha dan Arsy, Allah tetap seperti sebelum menciptakan tempat.

Kalau Allah tidak membutuhkan tempat, lalu kenapa Nabi Muhammad Saw harus naik ke Sidratul Muntaha dan Arsy disaat hendak berbicara dengan Allah?

Buya Yahya menjelaskan bahwa Sidratul Muntaha dan Arsy adalah tempat istimewa yang telah Allah siapkan untuk Nabi Muhammad Saw. Sampai dalam suatu riwayat dikatakan bahwa Malaikat Jibril pun tidak mampu untuk menembus Sidratul Muntaha ini, hingga Malaikat Jibril pun berkata “Kalau aku menembusnya maka aku hangus, akan tetapi kalau engkau Muhammad, engkau akan lulus”.

Hal ini karena tempat tersebut disiapkan oleh Allah Swt hanya untuk Baginda Nabi Saw, dan di tempat mulia itulah Nabi Muhammad Saw berbicara dan berdialog dengan Allah Swt. Dengan cara apa? Hanya Allah dan Rasul Saw yang tahu.

Sidratul Muntaha dan Arsy layaknya bukit Tursina yang menjadi tempat Nabi Musa berbicara dengan Allah Swt. Yang harus kita yakini adalah bahwa bukit Tursina bukan tempatnya Allah Swt, namun bukit Tursina adalah tempat berpijaknya Nabi Musa As saat berbicara dengan Allah. Karena Allah tidak butuh tempat, seperti Sidrotul Muntaha dan Arsy bukan tempatnya Allah karena Allah tidak butuh tempat.

Tempat-tempat tersebut adalah tempat yang mulia yang Allah Swt persiapkan untuk orang-orang mulia. Seperti pada saat-saat tertentu jika kita ingin menghadap kepada Allah Swt maka kita perlu ke masjid atau ke Ka’bah.

Hal itu bukan berarti Allah ada di dalam masjid maupun Ka’bah, akan tetapi karena itu adalah tempat yang telah Allah persiapkan di bumi sebagai tempat mulia untuk memohon kepada Allah Swt. Maka begitupun Sidrotul Muntaha telah Allah Swt siapkan sebagai tempat mulia untuk Nabi Muhammad memohon kepada Allah.

Jadi Sidrotul Muntaha dan Arsy bukan tempatnya Allah, di atas Arsy bukan tempatnya Allah. Allah yang menciptakan tempat, Allah tidak butuh tempat sebab Allah tidak membutuhkan ciptaannya, dan Allah ada tanpa tempat.

 

Sumber: Tausyiah Buya Yahya di Youtube Al-Bahjah TV

 

Telah hadir juga hikmah mengenai kisah  Isra Miraj Baginda Nabi Muhammad Saw dalam buku Oase Iman karya Buya Yahya

Tags: , , , ,

Bagikan ke

Ternyata Allah Tidak di Arsy Saat Isra Miraj Nabi Saw, Tapi….

  • Yayuk Srianik

    ماشاءاللہ
    ilmunya sangat bermanfaat. Harapan kami semoga Al Bahjah bisa menghadirkan buku-buku siroh ringkas yg mudah difahami oleh orang awam. Kami sangat suka dg buku-buku karya Guru kita Buya…bahasanya mudah kami fahami

    18 Februari 2023 | 9:18 am
Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Batal Menikah Bukan Akhir Segalanya
21 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Tidak semua yang telah direncanakan berjalan sesuai keinginan dan harapan. Termasuk dalam hal pernikahan. Pernikahan sebuah momen yang... selengkapnya

Salman Al-Farisi: Pengembara, Pencari Kebenaran, Budak, hingga Inisiator dalam Perang Khandak
31 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Salman Al-Farisi adalah seorang sahabat yang berasal dari luar negara Arab, tepatnya dari negara Persia. Beliaulah yang mengusulkan... selengkapnya

Hadiah Lomba dari Uang Pendaftaran Apakah Termasuk Judi? Begini Penjelasan Buya Yahya
27 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, banyak kegiatan yang melibatkan perlombaan, mulai dari lomba olahraga hingga lomba yang lebih ringan... selengkapnya

Di Majelis Al-Bahjah Bandung, Buya Yahya Berpesan Begini
23 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Buya Yahya kembali hadir di Kota Cimahi dalam kajian rutin Majelis Al-Bahjah Bandung, Rabu 28 Rabiul... selengkapnya

Perbedaan Puasa Arafah Antara Indonesia dan Arab Saudi Tahun 1443 H
7 Juli 2022

Di tengah-tengah kaum muslimin Indonesia sedang ramai perbincangan mengenai perbedaan penetapan hari Raya Iduladha. Sebagian pihak mengikuti ketetapan pemerintah melalui... selengkapnya

Haid Sudah Bersih di Pagi Hari, Namun Tidak Niat dan Sahur, Bagaimana Puasanya?
20 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ketika seorang wanita pada hari kemarin masih haid, namun ternyata ketika pagi di hari berikutnya ia yakin... selengkapnya

Meminta Tanpa Mengeluh: Adab Berdoa Nabi Ayyub
14 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Doa sering dimaknai dengan permohonan atau permintaan dengan penuh harapan dan pujian kepada Tuhan. Dalam agama Islam,... selengkapnya

Makna Maulid dalam Kehidupan Kita
3 September 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan Rabi’ul Awal, bulan kelahiran kekasih Allah, yaitu Nabi Muhammad Saw.... selengkapnya

Penyakit Hati Paling Berbahaya: Refleksi Filosofis atas Pesan Buya Yahya
11 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Hati dalam pandangan Islam, bukan hanya organ biologis, melainkan pusat kesadaran spiritual dan moral. Ia adalah cermin kehidupan... selengkapnya

Mengutamakan Kepatuhan di atas Penghormatan
28 Maret 2021

Mengutamakan Kepatuhan di atas Penghormatan Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Adakalanya orang... selengkapnya

Ternyata Allah Tidak di Arsy Saat Isra Miraj Nabi Saw, Tapi….

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: