Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Sudah Dihukum di Dunia, Apakah di Akhirat Dihukum Juga? Begini Penjelesan Buya Yahya

Sudah Dihukum di Dunia, Apakah di Akhirat Dihukum Juga? Begini Penjelesan Buya Yahya

Diposting pada 24 Juni 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 2.494 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pertanyaan ini dapat muncul di kalangan umat Islam, yakni tentang bagaimana Allah Subhanallahu wa Ta’ala menghukum hambanya. Sebagaimana ditanyakan oleh jamaah asal Aceh yang mengungkapkan kegelisahannya melalui pertanyaan kepada Buya Yahya,

“Saya pernah mendengar Buya berkata, bahwa Allah tidak menghukum hambanya dua kali kalau sudah dihukum di dunia. Akan tetapi, jika di dunia hukumannya yang dijalani bukan hukum Islam, apakah nanti di akhirat akan dihukum lagi oleh Allah, Buya?”

Buya Yahya menjelaskan bahwa Allah Maha Kasih dan tidak menghukum hambanya dua kali atas dosa yang sama jika hukuman tersebut sudah dijalani di dunia. Sebagai contoh, seorang pemabuk yang telah dicambuk sesuai syariat Islam tidak akan dihukum lagi di akhirat. Begitu juga dengan seorang pezina pada zaman Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam yang dirajam hingga mati. Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam menyatakan bahwa tobat wanita yang dirajam itu lebih berat daripada seluruh penduduk Madinah, sehingga dosa-dosanya diampuni.

Namun, Buya Yahya juga menegaskan bahwa ini hanya berlaku jika hukum yang dijalankan sesuai dengan syariat Islam. Jika hukum yang dijalani di dunia adalah hukum buatan manusia dan tidak sejalan dengan hukum Islam, maka hukuman di akhirat bisa saja tetap berlaku atau setidaknya dikurangi. Sebagai contoh, seorang pencuri yang seharusnya dipotong tangan namun hanya dipenjara, hukumannya di akhirat bisa dikurangi atau disempurnakan.

Dalam penjelasannya, Buya Yahya memberikan contoh-contoh spesifik. Jika seorang pencuri seharusnya dipotong tangannya tetapi dihukum mati oleh hakim, maka ia telah terzalimi dan Allah Maha Kasih dapat langsung mengampuninya atau mengangkat derajatnya karena hukuman yang ia terima melebihi yang seharusnya. Begitu juga dengan seorang pezina yang seharusnya dirajam tetapi hanya dicambuk, hukuman tersebut dapat mengurangi siksanya di akhirat. Jika masih ada sisa hukuman, itu bisa disempurnakan di akhirat atau diampuni melalui tobat yang sungguh-sungguh.

Buya Yahya juga menekankan pentingnya menegakkan keadilan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di dunia, meskipun belum sepenuhnya sesuai dengan syariat Islam. Menegakkan hukum yang ada adalah langkah awal, kemudian bisa disempurnakan agar lebih sesuai dengan syariat Islam. Tidak boleh ada pengabaian terhadap hukum yang ada hanya karena belum sesuai dengan syariat Islam. Justru, usaha untuk menegakkan hukum yang ada adalah bagian dari upaya menegakkan keadilan yang juga bernilai dalam pandangan syariat.

Pada akhirnya, hukuman yang telah dijalani di dunia, jika sesuai dengan syariat Islam, akan menghapus hukuman di akhirat. Jika belum sesuai, akan mengurangi hukuman di akhirat. Penting untuk selalu bertobat dan berusaha menegakkan keadilan dalam kehidupan di dunia sebagai bagian dari menjalankan syariat Islam.

Wallahu a’lam bishawab.

Sumber: Youtube Al Bahjah TV

Penulis: Dede Al Mustaqim

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , ,

Bagikan ke

Sudah Dihukum di Dunia, Apakah di Akhirat Dihukum Juga? Begini Penjelesan Buya Yahya

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Perjalanan Menuju Sebuah Perubahan yang Besar Memang Panjang dan Melelahkan
12 November 2024

اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚوَمَا لَهُمْ... selengkapnya

Halalkah Arisan Kue Lebaran? Begini Jawaban Buya Yahya
28 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap menjelang lebaran, banyak ibu-ibu yang mengikuti arisan kue untuk mempersiapkan sajian saat hari raya. Namun, muncul... selengkapnya

Tips Menyikapi Suami Pendiam
16 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Setiap manusia memiliki karakter dan sifat masing-masing. Ada yang memiliki karakter dan sifat pendiam, ada juga... selengkapnya

Metode Pendidikan Terbaik Itu Ada pada Nabi Muhammad Saw
16 Desember 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sejatinya umat Islam telah memiliki suri teladan yang harus diikuti. Ketika kita mengikutinya dalam hal apa pun,... selengkapnya

Hukum Shalat Jumat Ketika Bertepatan dengan Hari Raya (Oleh: Buya Yahya)
5 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada tahun-tahun tertentu, kita menemukan hari raya bertepatan dengan hari Jumat. Bersamaan dengan itu, muncul pertanyaan apakah melaksanakan... selengkapnya

Jangan Sepelekan Wirid Jika Anda Tidak Ingin Kehilangan Warid
1 Februari 2024

Hakikat Warid Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Jika asing dengan istilah warid, Anda mungkin tidak akan asing dengan istilah wirid. Keduanya berasal... selengkapnya

Lakukan Ini Agar Anak Terhindar Jeratan Judi Online
30 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Era digital menuntun setiap orang untuk mengakses pelbagai informasi yang mudah dijangkau, tanpa terkecuali dan tanpa memerlukan... selengkapnya

Tebar “Jaring-Jaring” Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren, LPD Al-Bahjah Bangun Resto AB Chicken dan Launching AB Express
13 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pagi ini Sabtu, 23 Syawal 1444H/13 Mei 2023 Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah kembali menebar “jaring-jaring”... selengkapnya

5 Tip Ampuh Buya Yahya untuk Menjadi Lebih Baik di Bulan Ramadan
18 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah dan ampunan. Di bulan ini, umat Islam didorong untuk meningkatkan ibadah... selengkapnya

Perbedaan Pendapat di Kalangan Ulama Bukan sebagai Sumber Perpecahan, Melainkan Kekayaan Intelektual yang Harus Dihargai
13 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama karya Buya Yahya merupakan sebuah karya yang sangat menarik dan penuh makna,... selengkapnya

Sudah Dihukum di Dunia, Apakah di Akhirat Dihukum Juga? Begini Penjelesan Buya Yahya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: