Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Tidak Ada Zaman yang Lebih Mudah: Tantangan Setiap Generasi Itu Nyata

Tidak Ada Zaman yang Lebih Mudah: Tantangan Setiap Generasi Itu Nyata

Diposting pada 15 Juli 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 712 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada setiap masa terdapat orang dengan karakter dan sifat khasnya masing-masing. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari latar belakang sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya. Karakter dan sifat seseorang pada suatu masa sering kali dikaitkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) pada masa tersebut. Meskipun demikian, ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang pada masa tersebut tidak sepenuhnya menjamin peningkatan kualitas hidup masyarakatnya. Realitas pradoksal inilah yang menjadi tantangan bagi setiap manusia yang melangsungkan hidupnya dari masa ke masa.

Virus degradasi─entah dari sisi moral, etika, dan lain sebagainya─sebagai dampak negatif yang bisa terjadi pada suatu masa misalnya, tidak memandang latar belakang masyarakat yang menjangkitinya─tidak pandang bulu terhadap masyarakat terdidik, tertinggal, awam, kaya, miskin, dan lain sebagainya. Meskipun degradasi berpotensi lebih besar terjadi terhadap masyarakat yang hidup pada zaman modern. Namun, tidak berarti pula masyarakat era tradisional kebal terhadap penyakit serupa. Sebab, setiap masa memiliki tantangan dan rintangannya tersendiri.

Ada generasi yang dianggap tantangan zamannya lebih banyak sebab ia berada di kelilingi oleh arus modernisasi. Ada pula generasi yang dianggap jauh dari badai tantangan karena hidup dengan kesederhanaan. Namun, perlu ditegaskan kembali bahwa setiap masa memiliki boroknya masing-masing dan tidak ada satu metode yang lebih unggul dari metode lainnya dalam mengentaskan kesulitan yang ditemui di setiap zaman itu. Semua metode bisa unggul dan bisa tidak tergantung dari orang yang mengisi masa tersebut. Akan tetapi, salah satu siasat yang mungkin menjadi kata kunci dalam mengentaskan kegelapan di suatu zaman adalah dengan menempatkan satu metode yang ditabuh segendang sepenarian dengan kondisi zaman tersebut. Artinya, menggunakan metode yang disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi zamannya. Sebab, metode yang dihasilkan dengan cara seperti ini cenderung menghasilkan hasil akhir yang gemilang, apa pun metodenya. Analaoginya ibarat mengasah keterampilan menggunakan pedangnyalah yang harus lebih dipentingkan, bukan tergantung kepada pedang yang digunakannya. Meskipun pedang (baca: metode) yang digunakannya berbeda-beda, tetapi karena pondasinya adalah keahlian maka orang tersebut akan tetap pandai menggunakan pedang tersebut.

Contoh keberhasilan dalam menerapkan metode yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi adalah sebagaimana dakwah yang dilakukan oleh Panutan Agung Baginda Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasalam. Kesuksesan dakwah nabi tidak hanya terletak pada isi ajaran Islamnya semata, tetapi juga bagaimana nabi membumikan ajaran Islam yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masanya. Nabi menggunakan strategi dakwah yang fleksibel, seperti dilakukan di awal dengan sembunyi-sembunyi sebelum akhirnya dengan terang-terangan. Selain itu, kita juga mengenal nabi dengan akhlaknya yang mulia, maka dengan akhlaknya pulalah nabi menyisipkan isi ajaran Islam yang ditujukan kepada pendudukan Makkah Jahiliyyah yang kala itu jauh dari akhlakulkarimah. Alih-alih menginterpretasi (terhadap teks suci) yang eksklusif dan cenderung tekstualis. Nabi mengajarkannya dengan manusiawi/akhlaki.

Secara filosofis, penerapan strategi dakwah nabi yang menyesuaikan kondisi tersebut mengentalkan pada prinsip keserasian, yaitu menekankan pentingnya berlaku seimbang antara iman, akal, dan tindakan nyata. Keseimbangan tersebutlah yang penting untuk diterapkan secara langsung dalam menghadapi tantangan-tantangan zaman.

Sampai sini kita mafhum bahwa pemahaman dalam menghadapi tantangan zaman harus melalui pembacaan terhadap realitas. Narasi mengenai tantangan zaman modern sekarang lebih sulit mesti bin harus dihadapkan dengan narasi belum tentu masyarakat zaman sekarang dapat dengan mudah menghadapi tantangan zaman sebelumnya. Dengan menyeimbangkan diri antara iman, akal, dan tindakan nyata akan menempatkan seseorang dalam posisi yang harmoni. Posisi penting inilah yang kemudian harus disadari oleh setiap individu. Sebab, ketika sadar akan urgensi dirinya yang mesti adil sejak dalam pikiran sebelum bertindak, ia akan terbebas dari belenggu lika-liku kehidupan di tengah-tengah zaman yang cepat berubah ini. Tidak terbawa arus negatif zaman, tidak pula tertinggal terhadap perkembangan dalam suatu zaman tersebut.

Wajah Islam adalah wajah yang adaptif terhadap segala bentuk perkembangan zaman. Ini selaras dengan kehadiran Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasalam sebagai rahmat bagi semesta alam, bukan umat Islam semata, dan tentu bukan pada zaman tertentu saja, tetapi sepanjang zaman. Narasi keseimbangan dalam menghadapi tantangan zaman yang spiritnya berasal dari nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasalam ini perlu kita bawa di mana dan kapan saja, entah itu berwujud teori ataupun praktik. Sekecil apa pun upaya kita untuk mengaplikasikannya, itu akan selalu berarti. Semoga kita semua diberikan kekuataan dan dimudahkan dalam mengarungi perubahan-perubahan zaman.

Wallahu A’lam Bishowab

 

Penulis: Syahidan

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Tidak Ada Zaman yang Lebih Mudah: Tantangan Setiap Generasi Itu Nyata

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Kisah Iduladha: Teladan Keluarga Nabi Ibrahim a.s.
17 Juni 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Saat Hari Raya Iduladha, kita pasti akan teringat tentang kisah keteladanan dari sebuah keluarga yang hidup dalam... selengkapnya

Inovasi Pembelajaran di Sekolah Menggunakan Pendekatan Science-Technology-Religion-Engineering-Arts-Mathematics (STREAM)
5 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Perkembangan zaman yang semakin canggih menuntut masyarakat untuk dapat beradaptasi dengan cepat. Kondisi ini ditandai dengan semakin... selengkapnya

Ternyata Allah Tidak di Arsy Saat Isra Miraj Nabi Saw, Tapi….
18 Februari 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Isra Miraj merupakan sebuah peristiwa agung yang dialami oleh Baginda Nabi Muhammad Saw. Dalam peristiwa ini... selengkapnya

Kebangsaan dalam Perspektif Islam
11 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Negara Indonesia yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam dan terbesar di bandingkan negara lainnya, tidak dapat serta merta... selengkapnya

Remaja Hebat, Jangan Insecure
28 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Kamu pernah merasa tidak cukup baik, tidak cukup cantik dan tampan, atau tidak cukup pintar? Jangan khawatir,... selengkapnya

Hari Akhir Itu Benar-Benar Ada!
15 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hari kiamat adalah hari di mana semua alam semesta beserta isinya akan hancur. Telah dijelaskan dalam Al-Qur’an... selengkapnya

Review Buku – Oase Iman
20 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Buku “Oase Iman: Refleksi Problematika Umat” merupakan salah satu buku terbaru karya Buya Yahya. Tidak seperti... selengkapnya

5 Cara Mudah Meraih Kekhusyuan dalam Shalat
18 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sulit khusyu dalam shalat merupakan salah satu masalah yang seringkali dialami oleh setiap muslim. Meski shalat... selengkapnya

Tidak Perlu Begadang Semalam Suntuk, Inilah 3 Cara Mudah Mendapatkan Lailatul Qadar
11 April 2023

    Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sahabat Pustaka, malam Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat agung dan mulia di bulan... selengkapnya

Menyingkap Rahasia Bulan Rabi’ul Awal sebagai Bulan Rahmat
4 Oktober 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini, kita telah berada di pertengahan bulan Rabi’ul Awal. Bulan penuh rahmat dan kemuliaan. Tidak... selengkapnya

Tidak Ada Zaman yang Lebih Mudah: Tantangan Setiap Generasi Itu Nyata

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: