● online
- Sam'iyyat - Beriman Kepada yang Gaib....
- Kosakata (Almufrodat) Sehari-Hari....
- INDAHNYA MEMAHAMI PERBEDAAN PARA ULAMA KARYA BUYA ....
- Fiqih Qurban....
- BUKU THAHARAH - BERSUCI - KARYA BUYA YAHYA....
- Kitab Nawazil....
- المعين المبين في تعلم العرب....
- Fiqih Praktis Haji dan Umrah yang Mudah Dipahami....
Selain Mengatasi SDM Rendah Menulis Juga Meningkatkan Kualitas Hidup

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Menulis dipandang sebagai kegiatan formal, kaku, culun, polos, etc yang dilakukan hanya untuk mengisi kekosongan waktu semata. Selain hanya sebatas mencurahkan isi pikiran yang tidak berguna bagi orang lain, menulis juga dianggap bukanlah kebutuhan dan tidak memberikan dampak apa-apa bagi diri sendirinya. Anggapan itu hampir dirasai oleh orang-orang yang anti menulis, terlebih lagi anti membaca. Namun, ada perayaan kemenangan bagi penulis yang tidak bisa disampaikan dengan kata-kata ketika tulisannya sampai kepada pembaca, terlepas baik atau buruknya tulisannya tersebut.
Berani Aja Dulu
Menulis bukan hanya sekadar merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat. Tidak hanya sekadar menyusun kalimat menjadi paragraf. Menulis adalah simbol sumber daya berkualitas dalam suatu ekosistem. Sebab, aktivitas ini tidak hanya berdampak positif bagi personal tetapi juga untuk masyarakat luas. Barang tentu benar, seorang yang mampu menulis adalah dia yang telah memiliki pengetahuan yang luas. Namun tidak melulu harus berpengetahuan luas dahulu, cukup memiliki keberanian untuk membagikan khazanah kepada orang lain saja sudah cukup. Sekali lagi, terlepas tulisannya baik atau buruk adalah soal lain.
Menulis bukan memuaskan kepentingan diri sendiri, jauh dari itu menulis adalah senjata ampuh yang memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Dengan menulis, kita dapat meningkatkan kemampuan berpikir, berbahasa, mengubah suatu tatanan, menularkan kebaikan, menyadarkan keburukan, dan lain sebagainya. Ya, hanya dengan menulis! Selain itu, menulis juga memiliki potensi untuk meningkatkan kesehatan mental, menyebarkan pengetahuan, membangun kesadaran sosial, menginspirasi perubahan positif, dan paling tidak mencerdaskan bangsa melalui pendidikan literasi.
Dengan Menulis Hidup Menjadi Berkualitas
Era globalisasi membawa dampak positif bagi setiap aspek kehidupan. Sebaliknya, era ini juga memberikan dampak negatif bagi suatu peradaban. Dikotomi ini yang akhirnya memberikan tantangan besar dalam hal pengembangan sumber daya manusia (SDM). Salah satu solusi yang sering diabaikan tetapi memiliki potensi besar adalah literasi, khususnya literasi menulis. Menulis dianggap kegiatan jadul, kuno, dan barang tentu bukanlah suatu kebutuhan. Jadi buat apa menulis! Anggapan itulah yang menjadi keyakinan bagi masyarakat yang bermental sumber daya rendah. Padahal menulis adalah sarana untuk meningkatkan kualitas hidup.
Hidup yang berkualitas bukanlah untuk menjadi pembuktian kepada siapa pun. Hidup yang berkualitas adalah pekakas yang digunakan seseorang untuk bertindak, memecahkan masalah, berinovasi, berkembang, dan lain sebagainya. Secara praktis, menulis tidak memberikan hasil seketika ia menyelesaikan tulisannya. Tetapi yang dimaksud menulis dapat meningkatkan kualitas hidup adalah segala aktivitas yang dilakukannya berada dalam kendalinya. Hal tersebut sangat penting dalam dunia yang semakin kompleks, di mana kemampuan untuk berpikir kritis dan analitis menjadi keniscayaan.
Tantangan besar untuk memberikan keyakinan mengenai spesialnya menulis ini akan ditolak oleh masyarakat yang memiliki sumber daya yang rendah. Namun, bukan berarti dinding tebal itu tidak bisa dijebol dan dihancurkan. Upaya ini membutuhkan ekosistem dan lingkungan yang saling mendukung. Membuat orang tertarik untuk menulis─terlebih membaca─tidak bisa hanya dilakukan hanya dengan motivasi dan kata-kata, tetapi memerlukan ikhtiar maksimal dan keteguhan membangun sistem yang memadai. Strategi implementasinya bagaimana? Ada beberapa langkah yang mesti saling tertaut antara satu dengan yang lainnya, yaitu kurikulum sekolah yang inklusif, memasifkan program literasi melalui komunitas, penggunaan teknologi, pembinaan atau mentorship, dan tentu yang paling penting adalah kembali kepada identitas yang diemban setiap pelaku (sekolah, penerbit, perpustakaan, dan lain-lain). Dengan menulis, kita dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia, yang pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan SDM yang bermartabat. Menulislah!
Penulis: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Tags: kualitas hidup, menulis, SDM rendah
Selain Mengatasi SDM Rendah Menulis Juga Meningkatkan Kualitas Hidup
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Manusia adalah tempatnya salah dan dosa, tiada seorangpun manusia di dunia ini yang luput dari kesalahan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah Cirebon – Ramadhan akhirnya tiba. Satu bulan yang amat dirindukan oleh umat Islam di seluruh dunia, bulan penuh... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan suci Ramadan akan segera tiba. Bulan mulia yang membawa banyak keberkahan, rahmat, pengampunan, dan kebaikan yang... selengkapnya
BANTU AKU Dibutuhkan seluruh jiwa untuk memahami bahwa labuhan hati adalah mengerti hadir-Mu di setiap langkah hari seperti... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Tidak lama lagi kita akan memasuki akhir tahun baru masehi. Pada malam tahun baru ini, seringkali... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Peradaban manusia berkembang begitu cepat di berbagai bidang, termasuk di bidang teknologi. Salah satu contoh perkembangan teknologi yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Ibadah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering kali merasa kehilangan saat harus memutus hubungan dengan seseorang yang dulu pernah dekat, bahkan sangat spesial.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Luka fisik maupun luka batin merupakan pelajaran berharga untuk lebih mengenal diri kita sendiri, memperkuat hati, dan... selengkapnya
Tuhanku, Adakah Rencana Lain? Tuhanku, adakah ini kisah yang Kau tulis di langit? Saat langkah lain melesat, aku diam... selengkapnya
Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000
Saat ini belum tersedia komentar.