Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Cara Menjadi Muslimah Mulia dengan Ilmu dan Akhlak

Cara Menjadi Muslimah Mulia dengan Ilmu dan Akhlak

Diposting pada 1 Oktober 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 657 kali / Kategori:

“Perempuan tidak perlu menuntut ilmu terlalu tinggi. Kalau ujung-ujungnya hanya mengurusi sumur, dapur, dan kasur.”

Anggapan seperti itu harus diluruskan. Kita adalah umat Nabi Muhammad Saw yang patut mencontoh apa-apa yang sudah dibahas dan diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw agar sukses dunia dan akhirat. Kita sebagai umat harus mengenal Nabi dengan pengenalan sesungguhnya, supaya dalam menjalani kehidupan, aktivitas, dan apa yang kita pikirkan senantiasa berada dalam koridor syariat. Akan tetapi mengenal saja tidak cukup, kita juga harus mengetahui seluruh aspek kehidupan yang Nabi jalani. Seperti bagaimana ketika Nabi menjadi seorang pemimpin, imam, sahabat, dan lainnya.

Kemudian, apa hubungannya dengan Muslimah? Sebab dalam sejarah, Nabi memiliki istri yang istimewa dan menjadi teladan bagi seluruh wanita sehingga dengan mengenal istrinya, kita pun bisa lebih mengenali Nabi.

Salah satu yang harus dikenali, yakni dalam mengarahkan masalah menuntut ilmu, Nabi tidak pernah pilih kasih. Baik laki-laki maupun perempuan sama-sama berhak menuntut ilmu dan belajar bersama Nabi. Bahkan dengan datangnya syariat Nabi Muhammad Saw, perempuan ditempatkan di tempat yang tinggi lagi mulia sehingga masalah ketaatan kepada Allah Swt tidak dibedakan, hanya berbeda dalam aturannya saja. Begitu juga masalah keilmuan, Nabi tidak pernah memberikan larangan kepada wanita untuk mencari ilmu.

Kisah istri-istri Nabi yang diceritakan oleh Ummi Fairuz Ar-Rahbini memberi gambaran, bahwa perempuan itu penting untuk menuntut ilmu. Seperti Sayyidah Aisyah r.a. yang Nabi ajari menjadi wanita serba bisa yang kelak akan melanjutkan perjuangan dakwah Islam. Dari cerita di atas, jelas menjawab pendapat yang mengatakan bahwa perempuan tidak penting menuntut ilmu. Anggapan semacam itu dikatakan oleh orang yang belum mengenal Nabi secara utuh. Padahal faktanya, hal tersebut bertolak belakang dengan Nabi yang justru senang jika wanita memiliki ilmu.

Keilmuan yang dimiliki oleh para wanita ini juga kelak akan berguna ketika mempunyai seorang anak. Karena ibu yang baik bukan hanya ibu yang bisa mengurus anak, tetapi juga ibu yang dapat mengajarkan akhlak, adab, dan bisa mengenalkan Allah Swt dan Nabi Saw. Ini menjadi kunci agar anak menjadi saleh-salehah.

Lantas bagaimana jika ilmu ini akan membuat wanita menjadi sombong? Jangan pukul rata anggapan ini ke semua wanita, hanya beberapa wanita yang memiliki watak seperti ini. Ummi Fairuz Ar-Rahbini menambahkan,

“Syariat memang membimbing para wanita untuk berilmu, tapi juga di satu sisi syariat tidak melupakan wanita untuk berakhlakul karimah.” ujarnya.

Oleh karenanya, ilmu dan akhlak merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan. Ini juga berlaku untuk para laki-laki. Dan rasio perbandingan antara ilmu dan akhlak harus lebih banyak akhlak. Sebab, akhlak yang akan mengarahkan ilmu agar benar-benar membawa manfaat untuk umat. Ilmu yang tidak dibarengi dengan akhlak akan menjadikan ilmu itu sesuatu yang dijual untuk mencari dunia dan menjadikan seseorang tersesat. Pada akhirnya, ilmu dan akhlak yang dimiliki wanita dan laki-laki akan menjadikannya orang yang bermanfaat bagi umat Nabi Muhammad Saw.

Wallahu A’lam Bishowab

 

Penulis: Ayuning Dharma Malik

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

Cara Menjadi Muslimah Mulia dengan Ilmu dan Akhlak

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Dengan Zakat Urusan Kita Akan Dimudahkan, Begini Niatnya
8 April 2024

Zakat, salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan penting, bukan hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang... selengkapnya

Keutamaan Puasa Ramadan, Jalan menuju Ampunan dan Meraih Lailatul Qadar
17 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Puasa Ramadan merupakan salah satu ibadah paling agung dalam Islam. Ia bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi... selengkapnya

Bulan Suro Adalah Bulan Keramat, Benarkah?
18 Juli 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pada sebagian masyarakat indonesia, terdapat sebuah keyakinan bahwa bulan Suro atau Muharram adalah bulan keramat. Pada... selengkapnya

Hikmah di Balik Pemilihan Jazirah Arab sebagai Tempat Turunnya Dakwah Islam
11 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Akal sehat yang dianugerahkan Allah Swt kepada manusia merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk menuntun manusia kepada... selengkapnya

Ramadan dan Kesempatan yang Tak Terulang
5 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan agar kita selalu bergegas menyambut rahmat dan ampunan-Nya. Termasuk tatkala kita bertemu dengan... selengkapnya

Pesan Sayyidi Syeikh Muhammad Ba’athiyah di Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Jamblang 
7 Desember 2022

  Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Jamblang Ahad 10 Jumadil Awal 1444 H/4 Desember 2022 telah... selengkapnya

Keutamaan dan Kesunnahan dalam Berbuka Puasa di Bulan Suci Ramadhan
8 April 2022

Pustaka Al-Bahjah Cirebon – Ketika sedang berpuasa, khususnya di bulan suci Ramadhan, hal yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam adalah waktu... selengkapnya

Bijak dalam Bertindak (Utamakan Klarifikasi, Kesampingkan Emosi)
14 September 2021

Bijak dalam Bertindak (Utamakan Klarifikasi, Kesampingkan Emosi) Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA... selengkapnya

Hati-Hati! Jangan Jadi Laki-Laki Dayyuts, Ini Ancamannya di Akhirat Kelak
27 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Salah satu golongan orang yang akan masuk neraka adalah laki-laki dayyuts. Siapakah laki-laki dayyuts ini? Ummi... selengkapnya

Haramkah Menulis dan Membaca Cerita Fiksi?
17 September 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Cerita fiksi merupakan salah satu jenis karya sastra yang tulis oleh manusia dengan tujuan tidak hanya untuk... selengkapnya

Cara Menjadi Muslimah Mulia dengan Ilmu dan Akhlak

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: