● online
Pesan Perdamaian untuk Pemilu 2024

Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah) saat menyampaikan pesan perdamaian untuk pemilu 2024.
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Indonesia akan menghadapi pemilihan umum (pemilu) pada tahun 2024 mendatang. Pemilu sendiri merupakan sarana bagi rakyat untuk mengimplementasikan kedaulatannya. Namun, hal yang tidak bisa kita pungkiri ialah pemilu dapat menjadi medan dan panggung untuk setan menggoda manusia. Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah) menyampaikan bahwa suasana saling menggunjing, saling membenci, dan adu domba akan semakin mudah tampak.
Rumus Perdamaian Pemilu 2024
Untuk menghadapi keadaan ini, Buya Yahya dalam banyak kesempatan menyerukan pesan perdamaian bagi seluruh masyarakat Indonesia. Berikut ini pesan beliau kepada ummat:
“Ada hal yang perlu kami sampaikan. Pertama, kepada tim sukses atau pendukung, cukup Anda sanjung dan Anda sebut kebaikan calon presiden Anda tanpa mencaci calon presiden yang lain. Kedua, jika ada orang mencaci calon presiden Anda, Anda jangan terpancing lalu Anda membalas dengan cacian.”
Hal senada juga disampaikan oleh beliau,
“Hai tim sukses! Cukuplah sanjung bosmu tanpa bohong. Cukup sebut program bosmu, kau sebar seluas-luasnya. Gak usah mencaci orang lain. Beres. Sebab mencaci akan mengundang cacian,” tegas Buya.
Beliau menambahkan,
“Misalnya, Anda punya calon A, karena Anda sering mempelajarinya maka Anda tau dong kebaikan dia. Saya gak tau. Sementara saya punya calon B, saya yang tau. Ya sudah, selesai. Cukup saya sanjung bos saya tanpa harus mencaci orang yang Anda sanjung.”
Buya juga menyapaikan bahwa kedua hal di atas merupakan rumus perdamaian dalam pemilu 2024 mendatang, dimana semua orang tentu mengharapkannya terutama saat menghadapi perbedaan pilihan. Pesan beliau saat menghadapi perbedaan pilihan ialah tidak perlu mencari-cari kejelekan calon di sebelah, sebab itu hanya akan mengundang pertikaian. Apalagi jika sampai terjadi saling caci-mencaci, menurut beliau, caci-mencaci hanya akan memperkeruh suasana.
“Permasalahannya adalah gara-gara biasa mencaci, di bawah itu pendukung berantem sebab bosnya dicaci. Yang (bikin) repot itu yang mencaci. Kalau (sudah) mencaci maka dia (balas) mencaci, sehingga terjadi saling mencaci. Kalau sudah begitu, gak layak semua mimpin!” tegas Buya.
Padahal, bisa saja antara calonnya sendiri akur, tapi para pendukung mereka masih gaduh. Buya berpesan agar para pendukung calon mana pun tidak saling melempar cacian dan kebencian satu sama lain. Karena cacian hanya akan melahirkan cacian lainnya dan tidak menjadikan ummat ini indah.
“Bisa saja antara calonnya yang di atas mereka akur, tapi gara-gara yang mencaci ini yang di bawah masih berantem,” jelas Buya.
Terkait cacian dan makian sendiri, Buya Yahya juga pernah memberikan cara menyikapinya. Untuk membacanya, silakan klik di sini.
Manfaat Perdamaian dalam Pemilu
Jika kedua rumus di atas berhasil diterapkan, perbedaan pilihan dalam pemilu 2024 tidak akan menjadikan ummat kacau. Kedamaian dapat tercipta dengan mudah dan negara tetap tenteram. Buya Yahya menyampaikan,
“Kalau ini sudah terwujud, suasana bisa tetap terjaga enak. Sholat jamaah tetap asyik. Masih bisa minum teh bersama. Grup WA tetap nyaman.”
“Jika ini Anda lakukan maka insyaallah akan indah. Sehingga berbeda pilihan tidak menjadikan kita bermusuhan,” tambah Buya.
Terakhir, Buya Yahya mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menyelenggarakan pemilu tahun 2024 dengan penuh perdamaian tanpa saling membenci, saling mencaci, dan saling menjelek-jelekkan satu sama lain. Buya berpesan,
“Mari kita menjadi juru damai di negeri ini untuk perdamaian dan kedamaian, khususnya di pemilu atau pemilihan presiden 2024. Ayok kita laksanakan dengan penuh keindahan.”
Demikian Buya Yahya menyampaikan pesan perdamaian untuk pemilu mendatang. Semoga pemilu 2024 mendatang dapat terealisasikan sebagaimana ajakan beliau. Dan semoga Allah Swt jauhkan kita semua dari perilaku saling membenci, saling mencaci, dan saling menjelek-jelekkan orang lain. Aamiin.
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
Tags: Buya Yahya, Pemilihan Umum, Pemilihan Umum 2024, Pemilu, Pemilu 2024, Pesan Perdamaian, Pustaka Al-Bahjah
Pesan Perdamaian untuk Pemilu 2024
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering kali mendengar dari sebagian orang bahwa menulis itu mudah. Hanya menggoreskan tinta di atas kertas, mengetikannya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Terdapat satu hadis Nabi Muhammad Sallahu ‘Alaihi Wassalam yang kurang lebih isinya orang beriman itu baik-baik saja keadaannya.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Memiliki seorang ibu merupakan anugerah yang luar biasa sehingga berbakti kepadanya memiliki arti penting bagi seorang anak.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Telah dibahas sebelumnya bahwa wirid merujuk pada amalan zikir dan ibadah (termasuk sunah muakkadah dan ghairu muakkadah)... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Malam Nisfu Sya’ban merupakan malam dimana amal kita diangkat kelangit. Pada malam ini satu hal yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pada akhir tahun 2023 ini, SMAIQu Al-Bahjah Pusat Cirebon kembali meraih prestasi gemilang pada acara Ekspose... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dikisahkan ada seseorang ahli ibadah yang bernama Barseso. Di setiap harinya ia selalu melakukan shalat hingga 1000... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Islam memiliki banyak peristiwa penting yang berperan dalam perkembangan agama, salah satunya peristiwa Isra’ Mi’raj. Pada malam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Akhir-akhir ini kita seringkali mendapatkan pemberitaan tentang kasus pelecehan seksual yang yang umumnya menimpa kaum perempuan.... selengkapnya
Ramadan telah mengajarkan kita ketenangan hati, ketulusan jiwa dan kesabaran dalam berproses untuk mencapai kejayaan. Oleh karenanya, Ramadan bukan hanya... selengkapnya
Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000

Saat ini belum tersedia komentar.