Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Lancar Menulis Sekali Duduk dengan Metode RUJAK

Lancar Menulis Sekali Duduk dengan Metode RUJAK

Diposting pada 2 Juli 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 902 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Apakah ada penulis yang mampu menyelesaikan tulisannya hanya dalam sekali duduk? Jika ada, bagaimana ia melakukannya? Apakah J. K. Rowling si penulis Harry Potter, Asma Nadia yang viral dengan novel sekaligus film Surga yang Tak Dirindukan? Atau Andrea Hirata lewat Laskar Pelangi-nya? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini rasanya membatin dalam benak setiap penulis terutama yang masih belajar. Bukan hanya itu, effort yang dikerahkan juga harus super ekstra agar tulisan bisa selesai dalam sekali duduk.

Menulis merupakan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan kemampuan menangkap data-data yang diperlukan untuk mendukung tulisan yang akan diselesaikan. Terkadang yang jadi kendala adalah kemauan dan suasana ‘buruk’ yang membuat penulis kesulitan untuk mengembangkan materi yang ingin disampaikan.

Para penulis kenamaan yang sudah malang melintang dalam dunia kepenulisan memberikan 3 langkah untuk menjadi seorang penulis. Tiga syarat tersebut yaitu menulis, menulis, dan menulis. Ya, tak ada cara lain untuk menjadi seorang penulis hebat selain dengan terus menulis. Selanjutnya, hal-hal pendukung lainnya bersifat teknis dan kondisional. Seperti suasana yang tenang, nyaman, dan lainnya sebagai pendukung untuk merampungkan tulisan. Namun sebelum menjadi penulis, alangkah baiknya cobalah untuk menjadi pendengar dan pembaca yang budiman. Aktivitas menulis akan semakin lancar jaya apabila seorang penulis mau memperkaya khazanah literasinya. Membaca dan mendengar adalah salah dua cara untuk menyelesaikan tulisannya.

Nah, selanjutnya saya akan menyingkap metode yang akan membantu para penulis untuk dapat menyelesaikan tulisannya dalam sekali duduk. Metode ini berasal dari pengalaman pribadi dengan menggunakan metode RUJAK. Maaf, ini bukan kumpulan buah-buahan segar yang disiram dengan kuah bumbu itu, melainkan RUJAK yang akan membantu memudahkan kita menulis dalam sekali duduk. Simak selengkapnya di bawah ini.

R: Riset Sebelum Menulis

Ya, riset, riset, dan riset. Riset secara sederhana adalah mencari dan menemukan berbagai data dan fakta yang diperlukan untuk mendukung dan memperkuat materi tulisan. Riset umumnya bisa dilakukan dengan berbagai cara, bisa dengan mewawancarai narasumber secara langsung atau bisa juga by phone. Data yang didapatkan dari hasil mewawancarai narasumber secara langsung disebut data primer. Data primer ini akan jadi acuan untuk menyusun tulisan yang valid dan kredibel. Selain metode wawancara, metode lainnya yang bisa digunakan yaitu kuesioner, angket, survey dan brainstorming juga termasuk ke dalam kumpulan data primer.

Selain itu, penulis juga membutuhkan data sekunder yang berasal dari sumber lain yang memang sudah tersedia seperti studi literatur dari buku-buku, situs web, dan dokumen lainnya. Intinya riset merupakan hal yang wajib dilakukan untuk menyelesaikan tulisan yang sudah kita rancang.

U: Ubah Isi Pikiran Langsung Menjadi Tulisan

Jangan terlalu terpaku dengan memikirkan diksi-diksi puitis atau melankolis, langsung saja apa yang terlintas dalam pikiran pindahkan ke dalam tulisan. Selain itu, langkah lain yang bisa juga dicoba adalah dengan mencatat terlebih dahulu istilah-istilah penting lalu merangkaikannya menjadi satu kalimat yang utuh. Hal ini akan membantu menyelesaikan tulisan dengan cepat tanpa repot-repot kembali scrolling tulisan dari awal.

J: Jangan Biarkan Jari-jemari Anda Terhenti, Cepat Cari Inspirasi

Sudah jadi rahasia umum bahwa adakalanya penulis mengalami writer’s block. Hal ini wajar karena menulis itu tak selalu mudah, untuk itu penulis perlu mencari langkah cepat agar tarian-tarian pena tak berhenti begitu saja.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan, di antaranya bisa dengan menenangkan diri, memejamkan mata, menarik napas dalam-dalam, istirahat sejenak, konsultasi dengan google, membaca buku yang berkaitan dengan tema yang kita tulis, mendengarkan musik, dan lainnya. Pokoknya lakukan apa pun yang bisa dilakukan untuk mengembalikan inspirasi menulis kita.

A: Artikel to The Point, Jangan Bertele-tele

Gunakan bahasa yang sederhana dan bebas, tapi tetap to the point.  Bagi penulis yang berniat tulisannya ‘tembus’ ke media online, poin pentingnya ialah tulisan yang dibuat harus disesuaikan dengan niche (karakteristik) dari media yang menjadi target.

Apabila media cetak atau media online yang jadi target tulisan identik dengan isu-isu anak muda, maka bahasa tulisan yang digunakan harus mudah dimengerti oleh anak muda. Jika media tersebut bernuansa agamis, tulisan yang akan kita kirimkan juga harus memuat unsur-unsur dakwah dan informatif di dalamnya. Artikel to the point menjadi penting agar pembaca atau redaksi memahami tulisan kita dengan lebih mudah.

K: Kalau Boleh, Jangan Berdiri Sampai Tulisan Benar-Benar Selesai.

Bagian yang ini lebih banyak mengandung unsur guyon daripada unsur serius. Secara logika cocoklogi ini memang tak salah, terus menulis hingga tulisan atau artikel selesai tanpa berdiri sekali pun. Hanya saja secara substansial kurang menjawab persoalan. Bagian terakhir ini memang saya sajikan agar para pembaca Rahimakumullah tidak terlalu serius. Jadi, sekadar intermezzo atau selayang pandang saja.

Metode RUJAK ini merupakan pengalaman pribadi saya selama menulis. Silakan dicoba bagi yang berkeinginan. Intinya cobalah menulis dengan style dan karakter yang sesuai dengan pribadi masing-masing. Sedikit demi sedikit para pembaca sekalian akan menemukan metode yang tepat.

 

Penulis: Muhammad Adib

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Lancar Menulis Sekali Duduk dengan Metode RUJAK

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Kontroversi Amalan di Hari ‘Asyura
5 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita dianjurkan bersyukur atas nikmat yang Allah berikan di sebagian waktu dengan melakukan amalan kebaikan di waktu tersebut.... selengkapnya

Rahasia di Balik Kenikmatan dan Ujian: Kunci Keberlimpahan
20 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan nikmat yang tak terhingga kepada makhluk-Nya, baik nikmat yang telah diberikan, sedang dirasakan,... selengkapnya

Hukum Menolak Ajakan Suami Berhubungan karena Kurangnya Nafkah
12 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan berumah tangga, hubungan suami dan istri bukanlah hubungan saling menuntut atau saling membebani, tetapi hubungan saling... selengkapnya

Pejuang Rasulullah: Sebuah Intropeksi Diri
30 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Semua orang bisa mengajak orang lain kepada kebaikan dengan apa pun yang mereka miliki. Karena itu, setiap orang... selengkapnya

Bolehkah Mendukung Iran yang Mayoritas Beraqidah Syiah?
16 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Akhir-akhir ini, dunia sedang terfokus pada peperangan yang terjadi di Timur Tengah. Yakni peperangan antara Israel yang didukung... selengkapnya

Tragedi Kanjuruhan, Bagaimana Umat Islam Menyikapinya?
8 Oktober 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Beberapa hari yang lalu telah terjadi musibah besar yaitu kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur... selengkapnya

Bolehkah Membaca Surah Al-Waqi’ah Setelah Asar?
13 Januari 2025

Sering kali kita mendengar anjuran untuk membaca surah Al-Waqi’ah setelah Asar. Sebenarnya, apakah ini diperbolehkan dalam Islam? Mari simak penjelasannya... selengkapnya

Lakukan 4 Hal Ini untuk Menjaga Silaturahmi, Nomor 1 Bisa Dilakukan Tanpa Harus Bertemu
6 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Menjaga silaturahmi merupakan salah satu hal yang penting yang tidak boleh kita abaikan begitu saja. Melalui Nabi Muhammad... selengkapnya

Haramkah Menulis dan Membaca Cerita Fiksi?
17 September 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Cerita fiksi merupakan salah satu jenis karya sastra yang tulis oleh manusia dengan tujuan tidak hanya untuk... selengkapnya

Cerpen: Kambing dan Terompah Pak Kiyai
9 Maret 2025

Pagi itu, suasana Pondok Al Khoirot terasa syahdu seperti biasanya. Lalu lalang santri bergegas menuju masjid untuk shalat Subuh berjamaah.... selengkapnya

Lancar Menulis Sekali Duduk dengan Metode RUJAK

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: