● online
- BUKU THAHARAH - BERSUCI - KARYA BUYA YAHYA....
- BUKU PENGANTAR BAHASA ARAB....
- Maqoshid Syariah....
- AQIDAH 50 KARYA BUYA YAHYA....
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Dari Isra Mi'raj Sampai W....
- Kitab Bidayatul Wushul 1....
- BUKU FIQIH HAID - Cerdas Memahami Darah Wanita....
- Kosakata (Almufrodat) Sehari-Hari....
Bolehkah Mendukung Iran yang Mayoritas Beraqidah Syiah?

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Akhir-akhir ini, dunia sedang terfokus pada peperangan yang terjadi di Timur Tengah. Yakni peperangan antara Israel yang didukung oleh sekutunya yaitu Amerika Serikat melawan Iran: negara dengan mayoritas penganut Syiah. Di media sosial, ramai masyarakat Indonesia yang mendukung perlawanan Iran. Akan tetapi, banyak juga yang tidak mendukungnya karena negara tersebut mayoritas menganut aqidah Syiah.
Salah satu alasan orang yang mendukungnya karena Iran membela saudara seiman kita yakni Palestina. Sedangkan yang tidak mendukung beranggapan walaupun Iran membela Palestina, kita jangan mendukungnya karena aqidahnya yang berbeda. Artinya, kelompok ini menganggap jika mendukung Iran berarti sama saja kita mendukung aqidah Syiah yang menyimpang dari ajaran Islam. Dalam situasi seperti ini, bagaimana sikap kita selaku Islam Ahlusunnah? Apakah kita boleh mendukung langkah Iran karena membela Palestina ataukah ada batasan terhadap golongan yang berbeda aqidah?
Bentuk Dukungan atas Dasar Kemanusiaan
Dalam hal ini Buya Yahya memberikan jawaban yang sangat bijak. Siapa pun yang menyuarakan dan membela Palestina atas kedzaliman yang dilakukan Israel harus kita dukung bersama. Bukan berarti ikut keyakinan orang yang berbeda dengan kita, namun kita mendukung perlawanannya sebagai bentuk dukungan kemanusiaan.
“Siapa pun yang ingin membela Palestina saat ini, maka tentu kita harus dukung bersama. Sekarang dukungan bukan dari yang mengaku Islam saja. Di luar Islam pun banyak dukungan untuk orang Palestina.”
Masih menurut Buya Yahya, kita perlu menyuarakan kepada masyarakat di seluruh dunia tentang kejahatan yang dilakukan Israel. Bahwa kedzaliman yang dilakukan oleh Israel itu harus dihentikan.
“Apakah nanti muncul orang dari Iran, atau nanti dari Inggris, atau nanti dari Cina. Selagi untuk menghancurkan kedzaliman kepada kemanusiaan, mereka adalah pejuang dunia. Jangan sampai gara-gara berbeda keyakinan menjadikan kita tidak tahu ada musuh bersama yang membahayakan dunia. Ini urusan tentang kemanusiaan.”
Selain itu, penting untuk kita panjatkan doa untuk masyakat Palestina agar senantiasa diberi kekuatan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Termasuk memberikan dukungan berupa donasi untuk kebutuhan, serta melakukan boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi ikut membantu mempersenjatai Israel.
Masyarakat dunia yang kini mengecam tindakan Israel yang melakukan genosida di Palestina dan membela Iran adalah orang-orang yang hidup hatinya. Maka jangan kaget jika bertemu dengan yang berbeda keyakinan dengan kita lalu membela Palestina, karena berbicara urusan kemanusiaan. Buya Yahya menambahkan:
“Sekarang orang berbondong-bondong membela, bukan hanya orang Islam saja. Mereka orang punya nurani itu. Nurani. Batin nuraninya hidup. Ini bukan tentang urusan agama. Walaupun di sana ada unsur agama ada. Tapi hati nurani hidup.”
Menyikapi Seorang Muslim yang Tidak Memiliki Hati Nurani
Buya menjelaskan terkait sebagian orang yang mengaku Muslim namun menjadikan penderitaan yang dialami rakyat Palestina sebagai guyonan, bahkan ada yang secara terang-terangan membela apa yang dilakukan Israel. Beliau pun mengingatkan apabila ada kaum muslimin yang simpati terhadap orang yang menjadikan Palestina sebagai bahan ejekan dan menganggap bahwa tidak terjadi sebuah pelanggaran yang dilakukan Israel adalah orang yang bermasalah. Tidak memiliki hati nurani.
“Anda itu, tidak merasa risih dengan orang-orang semacam itu, ada masalah dalam diri Anda. Masa Anda melihat orang yang tertawa di balik musibah kok masih tenang-tenang saja. Saya tidak bicara kepada mereka yang tidak memiliki hati nurani. Saya bicara kepada Anda yang mengaku mempunyai hati nurani. Apa perasaan Anda?”
Sebagai penutup, Buya Yahya berpesan bahwa seorang Muslim memiliki tingkatan yang lebih tinggi. Selain urusan kemanusiaan, membantu Palestina adalah hubungan keimanan kita dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Selanjutnya mengimbau agar kaum muslimin senantiasa berusaha sekuat tenaga untuk membantu saudara kita di Palestina dengan segala kemampuan yang dimiliki secara maksimal serta tidak mempermasalahkan golongan yang berbeda dalam membela Palestina karena itu tugas bersama dalam misi kemanusiaan.
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
Penulis: Ivan Arief Rachman, S.Pd.
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Bolehkah Mendukung Iran yang Mayoritas Beraqidah Syiah?
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Shalat fardhu merupakan sebuah kewajiban seorang muslim yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apapun, termasuk saat... selengkapnya
Hakikat Warid Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Jika asing dengan istilah warid, Anda mungkin tidak akan asing dengan istilah wirid. Keduanya berasal... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sombong merupakan sebuah sifat tercela dimana seseorang memandang orang lain lebih rendah dan hina, dan hanya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kurban merupakan salah satu sunah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Berkurban dilakukan dengan menyembelih berbagai hewan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Masalah waswas kerap dihadapi banyak orang tanpa pandang bulu. Satu hal yang pasti menurut Imam Al-Ghazali, orang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Menjelang hari raya, sering kita jumpai praktik penukaran uang baru di tempat-tempat tertentu. Banyak orang menukarkan uang dengan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Malam Nisfu Sya’ban merupakan malam dimana amal kita diangkat kelangit. Pada malam ini satu hal yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pernahkan sahabat mendengar aturan yang tak tertulis? Aturan tak tertulis adalah aturan yang menjadi kesepakatan sosial dan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ada seorang kawan yang ingin dicarikan pendamping. Berbagai cara ditempuhnya untuk menemukan pujaan hati. Meminta bantuan kepada sanak... selengkapnya
Judul Buku: Fiqih Qurban Penulis: BuyaYahya Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Tebal Buku: ix+82 halaman Buku Fiqih Qurban Karya Buya Yahya... selengkapnya
Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 200 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPenerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMaulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+252 Di tengah penolakan kaum Quraisy, Allah mengangkat Nabi Muhammad… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPenerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 256 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSIlmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Tebal buku: viii+102 Kehidupan keras yang dilalui Nabi Muhammad Saw di masa kecil telah… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.