● online
- English Practice "Practice Makes Perfect" Intermed
- Kitab Bidayatul Wushul 1
- INDAHNYA MEMAHAMI PERBEDAAN PARA ULAMA KARYA BUYA
- BUKU FIQIH HAID - Cerdas Memahami Darah Wanita
- Kitab Taqlid Wa Talfiq
- AQIDAH 50 KARYA BUYA YAHYA
- DZIKIR HARIAN MAJELIS AL-BAHJAH
- Fiqih Praktis Haji dan Umrah yang Mudah Dipahami
Banyak yang Belum Tahu, Istinja Cukup Pakai Tisu

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Tahukah kamu bahwa dalam Islam terdapat istilah istinja. Secara sederhana pengertian istinja adalah aktivitas bersuci setelah berhadas dari buang air besar. Banyak ulama menjelaskan definisi istinja ini, di antaranya dalam kitab klasik yang sering dikaji di pondok pesantren.
وَهُوَ مِنْ نَجَوْتُ الشَّيِئَ أَيْ قَطَعْتُهُ فَكَأَنَّ الْمُسْتَنْجِيَ يَقْطَعُ بِهِ الْآذَى عَنْ نَفْسِهِ
Istinja diambil dari kata ‘najautus syai’a ai ghatath’tuhu; (aku memutuskan sesuatu) karena seakan-akan orang yang melakukan istinja telah memutuskan sesuatu dari lubang keluar kotorannya. (Fathul Qorib 16)
Dari pengertian yang dijelaskan dalam kitab tersebut, istinja adalah kegiatan membersihkan badan setelah berhadas. Istinja menjadi penting karena kotoran yang dikeluarkan adalah termasuk benda najis, dan benda najis harus disucikan. Sebab, benda najis menjadi penghalang diterimanya ibadah, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan lainnya. Istinja sendiri memiliki ketentuan khusus, yakni menggunakan air yang suci, atau menggunakan batu dan semacamnya.
Seiring perkembangan zaman, membersihkan kotoran, baik itu istinja maupun buang air kecil dapat menggunakan tisu. Seperti halnya telah banyak tersedia di toilet umum bandara, rest area, bahkan di tempat nongkrong sudah banyak ditemukan. Namun masih sedikit orang yang tahu dan yakin bahwa bertistinja dan bersuci bisa hanya menggunakan tisu.
Banyak situasi dan kondisi yang menyebabkan istinja dengan tisu menjadi solusi praktis. Seperti ketika memiliki hobi luar ruangan saat mendaki yang mesti buang air besar namun tidak menemukan air yang banyak. Selain itu, istinja menggunakan tisu telah banyak dilakukan di negara-negara maju dan fasilitas-fasilitas publik yang modern.
Istinja menggunakan tisu boleh dan sah asalkan mengunakan tisu yang kering, bukan tisu basah. Sebab, tisu basah hanya akan menyebarkan najis dari kotoran itu sendiri bukan menghilangkannya. Dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin dijelaskan bahwasannya seseorang diperbolehkan beristinja atau bersuci menggunakan tisu.
يجوز الإستنجاء بأوراق البياض الخالي عن ذكر الله تعالى كما في الإيعاب
Diperbolehkan beristinja memakai kertas putih (tisu) yang tidak terdapat tulisan zikrullah, sebagaimana keterangan kitab Al-Irab.
Begitu juga dalam kitab Majmu’ Syarah Muhadzab dijelaskan bahwasannya bersuci menggunakan tisu itu boleh. Dalam penjelasan-penjelasan tersebut kita dapat menyimpulkan, bahwa bersuci (istinja) menggunakan tisu adalah diperbolehkan dengan catatan tidak terdapat tulisan yang berbentuk do’a, zikir, dan semacamnya. Dalam kitab lainnya juga menyebutkan bahwasannya bersuci tidak harus menggunakan air suci atau batu
ويجزء كل جاف طاهر كالورق
Setiap benda kering yang suci seperti lembaran daun bisa digunakan istinja.
Dalam hal ini tisu merupakan benda kering yang suci. Tisu bisa disamakan dengan daun yang tidak keras dan halus sehingga tidak membahayakan saat digunakan bersuci. Oleh karena itu, setelah kita mengetahui ilmu bersuci ini, maka ketika ingin bersuci dengan menggunakan tisu, baik karena situasi dan kondisi maupun karena terdapat fasilitas yang menyediakan hal yang demikian, janganlah merasa ragu dan bimbang. Namun yakin bahwa bersuci menggunakan tisu adalah satu kebolehan yang bahkan dapat menjadi kemaslahatan jika diamalkan.
Cara bersuci dan penjelasan terkait fiqih bersuci lainnya dapat sahabat baca lebih lengkap melalui buku pada tautan berikut: Thaharah Bersuci karya Buya Yahya.
Wallahu ‘Alam Bisshowab
Penulis: Mustofa Ali Maksum
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Banyak yang Belum Tahu, Istinja Cukup Pakai Tisu
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan salah satu masalah sosial yang terus menghantui masyarakat kita. Baru-baru ini,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Menjamu makan tamu adalah hal biasa, namun bagaimana jika yang dijamu jumlahnya mencapai puluhan ribu orang?... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Wajah moral anak bangsa belakangan ini tampaknya kian bopeng. Banyak pemberitaan yang membuat kita menitikkan air mata.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada zaman ini, kita sering kali menyaksikan orang berbuat kejahatan demi meraup keuntungan pribadi. Mereka bisa melakukan perbuatan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Setelah menunaikan ibadah haji, seorang muslim akan kembali ke tanah air dan tempat tinggalnya masing-masing. Adab... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Memahami ilmu rumah tangga merupakan kebutuhan setiap orang, baik bagi yang sudah menikah maupun belum. Termasuk mengetahui sebab-sebab... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Puji syukur kepada Allah Swt yang telah memberikan anugerah kemerdekaan kepada negeri dan bangsa ini sehingga saat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sebuah kamar sempit berukuran 3×4 meter, pada sudut kampung yang sunyi dari suara berita dunia, Umar menatap... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini Indonesia tak henti-hentinya dilanda berbagai musibah seperti gempa bumi, erupsi gunung berapi, banjir dan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Saat ini, banyak penyimpangan remaja yang disebabkan oleh tontonan anak muda yang semakin liar. Berkomunikasi dengan lawan... selengkapnya
Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 200 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000
Saat ini belum tersedia komentar.