● online
Tren War Takjil dengan Nonis: Gambaran Keharmonisan di Bulan Ramadan

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Di tengah gemerlap bulan Ramadan, saat suasana kota terasa penuh kehangatan dan kebersamaan, pemandangan yang lazim terlihat adalah keramaian di sekitar lapak takjil. Takjil merupakan panganan atau minuman sebagai hidangan kecil untuk berbuka puasa. Sebagai pelepas dahaga yang pertama kalinya dimakan saat berbuka, tak heran jika orang-orang mencari panganan atau minuman yang menjadi favoritnya, maka kemudian panganan dan minuman itu lantas menjadi buruan banyak orang yang bersiap untuk berbuka puasa. Namun, di balik antusiasme tersebut, terdapat cerita menarik yang menggambarkan solidaritas dan persaingan unik yang terjadi dalam berebut beli takjil, yakni tren berebut takjil dengan nonis (non-Islam). Seperti cerita salah seorang netizen pada unggahan TikTok pada akun @ig_didi_w8 (16/3).
“Nanti paskah gantianlah kita borong semua telur, terserah kalian paskah mau pakai kinderjoy,” tulisnya yang disertai dengan komentar-komentar penuh gelak tawa dan kerukunan.
Di tempat yang lain, pada salah satu sudut pasar tradisional, terlihat kerumunan orang mengantre di depan sebuah warung takjil. Mereka beragam, dari pekerja kantoran yang baru pulang menjelang waktu berbuka hingga ibu-ibu yang menunggu untuk membeli takjil bagi keluarganya. Dan yang menarik perhatian adalah kehadiran beberapa nonis yang berdiri di antara para pembeli tersebut. Ya, non-Islam yang biasanya dikenal sebagai pembeli makanan-makanan fast food toko-toko terkenal, juga ikut meramaikan pasar takjil selama bulan Ramadan. Takjil yang dijajakan oleh para pedagang cukup beragam, mulai dari kolak, es buah, hingga jajanan tradisional lainnya. Namun, persaingan untuk mendapatkan takjil tersebut tidaklah mudah. Ketika pembeli berdatangan, terlihat adegan yang menggambarkan persaingan antara mereka yang memang beragama Islam dan nonis.
Tak ayal, perburuan takjil tersebut disiasati oleh kedua pihak dengan berbagai macam. Termasuk yang dilakukan oleh para nonis maupun mereka yang beragama Islam, yakni datang dan memborong takjil sedari siang. Tak hanya itu, beberapa nonis berusaha menarik perhatian pedagang dengan mengenakan jilbab sebagaimana orang Islam pada umumnya. Hal ini dilakukan agar pedagang mau memberikan dagangan takjilnya itu kepada nonis. Sebab, tak sedikit pembeli dari kalangan umat Islam memprotes para pedagang yang lebih banyak memberikan jajakan takjilnya kepada nonis daripada mereka.
Namun, di tengah persaingan tersebut, terdapat momen kebersamaan dan solidaritas yang terjalin. Di tengah hiruk-pikuk pasar takjil, tergambarlah gambaran kehidupan sehari-hari yang penuh dengan dinamika dan kompleksitas. Persaingan antara pedagang takjil, pembeli dari umat Islam, dan nonis menjadi bagian yang tak terpisahkan dari suasana pasar Ramadan. Tentu, di balik persaingan tersebut, terdapat nilai-nilai persaudaraan, kebaikan hati, dan kebersamaan yang tetap terjaga.
Seiring berjalannya waktu, pasar takjil akan terus menjadi ajang pertemuan yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dengan berbagai latar belakang. Meskipun dalam berebut beli takjil terjadi persaingan, namun semangat solidaritas dan persaudaraan tetap membawa makna yang mendalam di tengah kehidupan sehari-hari. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga sepanjang tahun.
Jelajahi dunia ilmu dengan membaca buku-buku Penerbit Pustaka Al-Bahjah!
Dapatkan akses eksklusif ke beragam pengetahuan yang menginspirasi dari Penerbit Pustaka Al-Bahjah. Koleksi buku-buku karya Buya Yahya dan perdalam pengetahuan agama Anda. Dapatkan buku-buku terbaik kami dengan mengunjungi link Penerbit Pustaka Al-Bahjah sekarang juga!
Klik link: https://pustakaalbahjah.com/katalog
Tren War Takjil dengan Nonis: Gambaran Keharmonisan di Bulan Ramadan
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Setiap organisasi selalu membutuhkan regenerasi demi keberlanjutan jalannya roda keorganisasian. Itulah yang juga dilakukan oleh Lembaga... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sedekah adalah salah satu amalan yang bisa dilakukan oleh setiap Muslim, baik dirinya kaya maupun fakir. Dalam Islam... selengkapnya
Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok PUSTAKA AL-BAHJAH-SERBA-SERBI SANTRI-Tandzif atau dalam bahasa Indonesia berarti bersih-bersih merupakan kegiatan yang rutin... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pembahasan mengenai perempuan dan cinta tidak bisa dipisahkan, keduanya seperti saudara kembar. Artinya, memiliki kesamaan antara satu... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon- Kegiatan belajar mengajar merupakan salah satu ikhtiar untuk mendapatkan ilmu. Namun bagaimana jika antara guru dengan... selengkapnya
Peletakan Batu Pertama Gedung Media Center Al-Bahjah Sebagai Simbol Kemajuan Dakwah Upaya untuk menyebarkan dakwah di tengah-tengah masyarakat tentunya memerlukan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Wajah moral anak bangsa belakangan ini tampaknya kian bopeng. Banyak pemberitaan yang membuat kita menitikkan air mata.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Fase menuju pernikahan menjadi momok mengerikan bagi para pemuda yang khawatir akan masa depannya. Akhir dari masa... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Memasuki dunia pernikahan nyatanya tidak seindah seperti yang dibayangkan. Setiap Muslimah memiliki jalan rumah tangganya masing-masing. Banyak hal... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ketika hati lelah, bingung, pikiran penuh, dan langkah terasa goyah, kita berusaha mencari pegangan akan sesuatu yang membuat... selengkapnya
Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500
Saat ini belum tersedia komentar.