● online
- English Practice "Practice Makes Perfect" Beginner
- RAMADHANIAT
- Motivasi Dakwah "Membawa kepada Kemuliaan dengan H
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Dari Isra Mi'raj Sampai W
- BUKU THAHARAH - BERSUCI - KARYA BUYA YAHYA
- English Practice "Practice Makes Perfect" Low Begi
- BUKU FIQIH HAID - Cerdas Memahami Darah Wanita
- KITAB MAULID AD DIBA'I
Berpeganglah pada Tali yang Kokoh

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ketika hati lelah, bingung, pikiran penuh, dan langkah terasa goyah, kita berusaha mencari pegangan akan sesuatu yang membuat hati tenang dan hidup terasa aman. Namun, tidak semua pegangan mampu bertahan ketika ujian datang. Sering kali manusia berharap terlalu besar kepada sesama manusia. Padahal, manusia bukan tempat bergantung yang sempurna. Ketika harapan itu tidak sesuai kenyataan, hati pun dipenuhi kekecewaan. Karena itulah, agar hidup tidak terus-menerus dipenuhi luka akibat berharap kepada manusia, kita perlu belajar menggantungkan hati hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:
وَمَنْ يُّسْلِمْ وَجْهَهٗٓ اِلَى اللّٰهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰىۗ وَاِلَى اللّٰهِ عَاقِبَةُ الْاُمُوْرِ ٢٢ ( لقمٰن/31: 22)
“Siapa yang berserah diri kepada Allah dan dia seorang muhsin, maka sungguh dia telah berpegang teguh pada buhul (tali) yang kukuh. Hanya kepada Allah kesudahan segala urusan.” (QS. Luqman/31:22)
Ayat ini mengajarkan bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari harta, manusia, ataupun pujian dunia. Kekuatan sejati lahir dari hati yang berserah diri kepada Allah, tetap berbuat baik, dan yakin bahwa semua urusan pada akhirnya akan kembali kepada-Nya.
Berserah Diri Bukan Berarti Menyerah
Terkadang, orang mengira tawakal berarti berhenti berusaha dan hanya pasrah menunggu hasil. Padahal, dalam ayat ini Allah menyebut dua hal sekaligus, yaitu menyerahkan diri kepada Allah dan tetap berbuat baik. Artinya, seorang hamba tetap melangkah, tetap berikhtiar, dan terus memperbaiki diri. Namun, hatinya sadar bahwa hasil akhir berada di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia tidak menggantungkan seluruh harapannya kepada manusia.
Saat berusaha dan berikhtiar, jangan biarkan hati terlalu melekat pada hasil ataupun pada manusia. Biarkan tubuh kita yang bekerja dan berusaha, sedangkan hati tetap bersandar kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebab, ketika hati terlalu bergantung pada dunia, kekecewaan akan mudah datang. Namun ketika hati bergantung kepada Allah, akan selalu ada ketenangan meski jalan yang dilalui tidak mudah. Berserah diri adalah ketika hati berkata: “Ya Allah, aku akan menjalani bagian yang bisa aku lakukan, dan aku percaya Engkau tidak akan meninggalkanku.”
Tali yang Kokoh
Allah menggambarkan iman dan tawakal seperti “buhul tali yang kokoh”. Bayangkan seseorang yang berada di tempat tinggi lalu berpegangan pada tali yang sangat kuat. Ia mungkin masih merasa takut, tetapi ia tidak jatuh karena ada pegangan yang menahannya. Begitulah hidup seorang mukmin. Ujian tetap ada, tangisan tetap ada, ecewa tetap terasa. Namun, ia tidak benar-benar runtuh karena hatinya terikat kepada Allah.
Saat manusia mengecewakan, Allah tetap ada.
Saat dunia berubah, Allah tetap sama.
Saat semua terasa tidak pasti, Allah tetap menjadi tempat paling aman untuk kembali.
Semua Akan Kembali kepada Allah
Penutup ayat di atas mengingatkan bahwa semua urusan akan kembali kepada Allah. Kadang kita terlalu sibuk memikirkan bagaimana pandangan manusia, bagaimana masa depan nanti, atau bagaimana akhir dari masalah yang sedang dihadapi. Padahal, Allah sudah menenangkan hati kita melalui ayat ini yaitu semua urusan pada akhirnya berada dalam kuasa-Nya.
Tidak ada air mata yang sia-sia.
Tidak ada doa yang tidak didengar.
Tidak ada kesabaran yang luput dari penilaian Allah.
Karena itu, saat hidup terasa berat, mungkin kita tidak selalu membutuhkan jawaban atas semua hal. Kadang kita hanya perlu kembali menggenggam “tali yang kokoh” yaitu iman, tawakal, dan keyakinan bahwa Allah tidak pernah salah mengatur hidup hamba-Nya.
Penulis: Rozal Putra
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Berpeganglah pada Tali yang Kokoh
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Keutamaan bulan Ramadan benar adanya. Banyak hadis-hadis Nabi, kisah orang-orang saleh, dan berbagai riwayat yang telah menyebutkannya.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan nikmat yang tak terhingga kepada makhluk-Nya, baik nikmat yang telah diberikan, sedang dirasakan,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Salah satu faktor yang memengaruhi pertumbuhan karakter seseorang adalah kawan. Sebab, seseorang bisa tumbuh menjadi baik atau tidak... selengkapnya
Musyawarah Kerja Divisi Dakwah dan Media LPD Al-Bahjah Cirebon Tahun Buku 2021 Media komunikasi dan informasi dewasa ini mengalami perkembangan... selengkapnya
Mimpi Bertemu Nabi (Sebuah Kebanggaan yang Tak Bisa Diungkapkan) Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD... selengkapnya
Gemerlap Harlah Al-Bahjah: Bersinergi untuk Negeri, Bermanfaat untuk Ummat PUSTAKA AL-BAHJAH-NEWS-Tidak terasa tahun ini Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah... selengkapnya
Hijrah Cahaya Tahun Baru Hijriah terbit seperti fajar keemasan, Menghadirkan harapan dalam tiap getar jiwa yang lapang. Hijrah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di beberapa desa, sering muncul perdebatan soal boleh tidaknya mengambil air dari sumur masjid untuk kepentingan pribadi, misalnya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Salah satu yang selalu diperbincangkan dalam sebuah pernikahan adalah mahar. Mahar dapat diartikan sebagai pemberian pihak laki-laki... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mengutip kisah Nabi Muhammad Saw ketika berdakwah di kota Thaif, kala itu beliau memulainya dengan datang ke... selengkapnya
Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+140 Menelusuri jejak kepemimpinan Islam pasca wafatnya Rasulullah Saw melalui… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPenerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Ukuran: 14 x 21 cm Tebal buku: 144 Halaman Sesungguhnya syariat Islam adalah syariat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSCATATAN PENTING ‼️ Open PO 1-15 Agustus 2026 Pengiriman bertahap 1-5 September 2026 Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Zahro Yahya J…. selengkapnya
Rp 43.000 Rp 59.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 300 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Buku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000
Saat ini belum tersedia komentar.