Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Ahad & Hari Besar Tutup
Beranda » Blog » Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok

Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok

Diposting pada 28 Agustus 2021 oleh Dzikri Imaddudin / Dilihat: 2.268 kali

Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok

Santri LPD Al-Bahjah melaksanakan tandzif , (27/08/2021).

PUSTAKA AL-BAHJAH-SERBA-SERBI SANTRI-Tandzif atau dalam bahasa Indonesia berarti bersih-bersih merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh para santri di Pondok Pesantren Al-Bahjah. Setiap hari, sebelum melaksanakan rutinitas, santri diharuskan untuk melaksanakan tandzif terlebih dahulu, seperti yang tampak pada Jumat (27/08/2021) pagi.

Muhammad Reza, salah satu santri Al-Bahjah yang juga merupakan koordinator dari Santri Tafaqquh turut memberikan keterangan, bahwa pada dasarnya kegiatan tandzif ini dilakukan rutin 2 kali sehari, setiap pagi dan sore hari.

“Pagi hari biasanya dimulai dari pukul 06.00 sampai dengan pukul 06.20. Kemudian untuk sore harinya dari pukul 16.00 sampai dengan pukul 16.20.” ungkapnya.

Diketahui sistem tandzif di Pondok Pesantren Al-Bahjah dibagi perwilayah, dengan melibatkan seluruh santri dari kelas formal hingga nonformal. Dengan pembagian satu  ghurfah (kamar/ruangan) dipegang oleh beberapa santri (yang telah ditentukan oleh qism tandzif). Kemudian, yang menjadi penggerak adalah para muroqib-nya (pembimbing santri).

Sementara kewenangan kontroling, untuk kemudian menilai hasil kerja santri dilakukan oleh qism tandzif. Hal itu dirasa penting karena khususnya di kelas tafaqquh sistem tandzif saat ini dijadikan perlombaan dengan reward setiap satu pekan sekali.

“Jadi, sistemnya qism tandzif yang membuat program, lalu disampaikan kepada muroqib, muroqib-nya yang menggerakan dan mengatur anak-anak. Adapun qism tandzif nantinya bertugas untuk mengontrol secara umum, menilai kebersihannya setiap wilayah, dan memberikan penilaian dan penghargaan nantinya.” terang Reza.

Sistem reward (penghargaan) sendiri hanyalah opsi (pilihan) untuk memicu semangat para santri agar terus menjaga kebersihan lingkungan, dengan tujuan utama tetap berorientasi pada khidmah dan pengabdian kepada Pondok Pesantren Al-Bahjah, tempat berjuang dan mendaras ilmu.

“Selain tujuannya untuk menjaga kebersihan pondok pesantren, kegiatan tandzif juga mengajarkan kepada kita arti tentang khidmah (mengabdi) kepada pondok.” imbuhnya.

Melalui kegiatan tandzif yang dilakukan secara bersama-sama ini juga dapat menjadi sarana untuk menjaga kekompakan santri agar terus bisa bersama berjuang dalam kebaikan. Sebagaimana yang diutarakan santri SMPIQu Al-Bahjah, Hisyam Naufal Jahid yang mengaku bahwa teman adalah faktor utama dalam menjaga kebersihan.

“Di sini juga saya bersih-bersih karena faktor teman, jadi kebawa. Kalau di rumah ya jarang-jarang” ungkap Naufal.

Dalam momentum menyambut hari lahir (harlah) ke-12 Al-Bahjah yang jatuh pada tanggal 2 September mendatang, doa dan harapan pun terus dicurahkan kepada Pondok Pesantren Al-Bahjah, kepada Buya dan keluarga, kepada para pejuang kemuliaan, kepada para penuntut ilmu agar terus bisa menjadi cahaya penerang umat. Dirgahayu Al-Bahjah.

Bagikan ke

Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok

Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: