Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Tafsir Alam: Ketika Alam Tak Lagi Diam

Tafsir Alam: Ketika Alam Tak Lagi Diam

Diposting pada 16 Februari 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 139 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Akhir-akhir ini telah terjadi berbagai bencana yang terjadi di negeri ini, terutama longsor dan banjir. Menurut berbagai sumber hal tersebut salah satunya disebabkan oleh alih fungsi hutan. Sebagaimana yang kita tahu, hutan sangat berpengaruh terhadap ekosistem yang ada di dalamnya bahkan juga manusia dan tempat tinggalnya. Praktis ketika peran hutan dihilangkan, maka keseimbangan lingkungan akan terganggu dan dampak yang paling mengerikan adalah terjadinya bencana alam.

Pohon-pohon hutan mempunyai akar yang dapat mengikat tanah, air, dan batu. Namun kini berganti dengan tanaman lain yang biodiversitasnya lebih rendah. Jika daerah hutan semakin hari semakin habis dan pohon-pohon digantikan dengan jenis yang lain maka munculnya bencana-bencana yang lebih besar di negeri ini hanya tinggal menunggu waktu.

Sebagai seorang makhluk yang diberi akal pikiran, kita harus menahan hawa nafsu yang ada dalam diri. Alangkah bijaknya jika kita ber-muhasabah atas kesalahan yang kita lakukan. Khawatirlah dengan ibadah yang kita lakukan itu tidak diterima sebab kita tidak mencintai alam yang merupakan ciptaan-Nya. Kondisi sekarang mencerminkan bahwa kita gagal dalam merawat alam. Sebaliknya, alih-alih merawatnya kita justru merusaknya demi keuntungan segelintir semata.

Pemerintah yang memiliki kewenangan besar dalam hal ini harus mengevaluasi ulang setiap program apabila dalam pelaksanaan bertentangan dengan prinsip kelestarian alam. Jangan beri izin bagi program yang secara jelas akan merusak alam dan segala kebijakan harus mutlak berpihak bagi kepentingan alam. Selain itu, penebangan hutan secara liar, baik yang dilakukan secara kelompok maupun perorangan harus ditindak tegas tanpa pandang bulu. Yang tak kalah penting adalah melakukan reboisasi, menanam kembali bibit pohon di hutan-hutan yang sudah gundul. Semoga kita semua menjadi makhluk Tuhan dan warga negara yang memiliki rasa cinta dan sayang terhadap ciptaan-Nya, yaitu alam yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan hajat manusia ini.

 

Penulis: Ivan Arief Rachman, S.Pd.

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Tafsir Alam: Ketika Alam Tak Lagi Diam

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Menjaga Lingkungan dalam Perspektif Islam: Hifzh Al-Biah dan Hifzh Al-Nafs
10 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Banjir yang melanda berbagai wilayah di Indonesia akhir-akhir ini menjadi pengingat nyata akan pentingnya menjaga lingkungan (hifzh... selengkapnya

Diksi Dua Wajah: Menegur dan Menyinggung di Grup, Tapi Giliran Ada Butuh Baru Japri
26 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Zaman ini telah melahirkan sebuah peradaban baru, yaitu peradaban jempol dan tanda centang biru. Teknologi terus melesat seperti... selengkapnya

Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Terakhir dari Dua Tulisan)
23 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Merenung sebelum bertindak menjadi urgent di tengah-tengah hidup yang serba kompleks. Bahkan orang tua zaman dahulu sering kali... selengkapnya

Pada Malam Nisfu Sya’ban Semua Orang Diampuni, Kecuali Dua Golongan ini
24 Februari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Syaban adalah bulan yang diperhatikan oleh Nabi secara khusus. Perhatian Nabi kepada bulan Sya’ban disebabkan karena... selengkapnya

Saat Kontak Mata Hilang, Makna Pembicaraan Terbuang
6 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sejak manusia mengenal istilah saling menyapa dalam sejarah peradaban, kontak mata atau tatap muka menjadi hal yang bermakna... selengkapnya

Menyelami Manhaj sebagai Cahaya Dakwah dan Penebar Hikmah
28 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Manhaj dalam bahasa Arab, berarti jalan atau metode. Dalam konteks Islam merujuk pada metode memahami dan mengamalkan ajaran... selengkapnya

Mengenal Ilmu Tasawuf; Membersihkan Hati dan Menjernihkan Jiwa Serta Membangun Akhlak dan Adab
17 November 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Saudaraku sekalian, sebagai orang yang beriman kita telah mengenal rukun Islam dan rukun iman yang telah masyhur.... selengkapnya

Tak Ada Ruang bagi Perundung
18 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Akhir-akhir ini marak terjadi kasus perundungan, baik di lingkungan Sekolah Dasar hingga ke perguruan tinggi. Data resmi dari... selengkapnya

Menjaga Lisan di Era Digital
3 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini kita hidup di zaman yang disebut sebagai era digital. Zaman yang memungkinkan setiap orang dapat menggenggam... selengkapnya

Ramadan dan Kesempatan yang Tak Terulang
5 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan agar kita selalu bergegas menyambut rahmat dan ampunan-Nya. Termasuk tatkala kita bertemu dengan... selengkapnya

Tafsir Alam: Ketika Alam Tak Lagi Diam

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: