Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Terakhir dari Dua Tulisan)

Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Terakhir dari Dua Tulisan)

Diposting pada 23 Desember 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 329 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Merenung sebelum bertindak menjadi urgent di tengah-tengah hidup yang serba kompleks. Bahkan orang tua zaman dahulu sering kali mengingatkan kita untuk senantiasa “berpikir panjang dulu sebelum bertindak”. Sebab ketika melakukan sesuatu hanya sekadar dipikirkan secara pendek, sering kali tindakan tersebut hanya akan menghabiskan waktu dan tenaga semata, tanpa bermanfaat secara esensial.

Pada situasi yang lain, asal bertindak (baca: ugal-ugalan) sering kali hanya menghasilkan mudharat dibandingkan manfaat. Betapa banyak kebijakan, aturan, atau hal-hal semacamnya yang justru menimbulkan mudharat dibandingkan maslahat. Barangkali hal tersebut dicetuskan tidak berdasarkan perenungan yang panjang─atau merenung, tapi dengan pertimbangan yang salah.

Merenung juga sangat relevan untuk dilakukan seseorang tatkala ia mengalami kejumudan (baca: mumet). Jangan terlalu cepat mengambil tindakan, pikirkan terlebih dahulu. Banyak situasi yang kurang mendukung tatkala tindakan dilahirkan dalam keadaan kurang tepat. Seperti membuat keputusan ketika marah atau berjanji di saat sedang merasa senang. Padahal kedua situasi tersebut bisa sangat mungkin hanya bernilai baik pada saat itu saja, tetapi tidak pada waktu berikutnya.

Mencari Solusi dengan Merenung dan Refleksi

Ketika kita mengalami kepenatan, bahwa apa-apa yang telah kita lakukan terasa mentok, sehingga alih-alih merasa dewasa semakin gembira misalnya, tetapi nyatanya menjemukkan, jangan-jangan hal itu bukan karena kesalahan cara berlaku kita. Akan tetapi karena pola pikir kita saja yang sempit, sehingga pandangan kita mengenai usia dewasa itu seperti demikian. Kita lupa, seandainya melihat sejenak orang-orang yang ada di luaran sana, banyak yang jauh berada di bawah kita. Akan tetapi toh mereka tetap senang dan nyaman menjalaninya. Dari dua posisi tersebut kita dapat menyimpulkan dua hal; pertama, cara berpikir yang berbeda menghasilkan cara bersikap yang berbeda pula; kedua, refleksi atas diri sendiri dan memperluas perspektif memengaruhi dan meningkatkan pola pikir. Oleh karena itu, merenung dan refleksi sangat penting dalam membentuk pola pikir.

Proses perenungan dan refleksi dapat didefinisikan ke dalam berbagai konteks dan kebutuhan, termasuk di dalam pekerjaan. Pada perusahaan besar maupun kecil, pasti ia akan senantiasa dan harus memiliki sebuah program, atau paling tidak, sesuatu yang akan dikerjakan. Maka, menjadi sebuah keniscayaan jika dalam membuat program tersebut tidak melalui proses perencanaan. Pada berbagai kebutuhan sebuah program, biasanya mestilah ditentukan Key Performance Indikator (KPI) misalnya, atau analisis-analisis lainnya terlebih dahulu. Dalam hal ini, maka proses tersebut dapat disebut juga sebagai proses perenungan dan refleksi. Pada akhirnya, melalui proses tersebut, sebuah program akan memiliki tujuan dan ukuran yang lebih terarah dibandingkan tidak melakukan proses perenungan dan refleksi terlebih dahulu─betapa menyedihkannya banyak pekerja, baik atasan maupun bawahan, kerja hanya asal kerja: tidak diberikan hati.

Berubah untuk Menjadi Lebih Baik

Kesdaran untuk merenung sebelum bertindak sering kali diidentikkan dengan kecerdasan, dan kecerdasan selalu berdikotomi dengan kebodohan. Namun, kegiatan merenung bukanlah sesuatu yang eksklusif, ia milik semua orang yang menginginkannya. Pertanyaannya, seberapa orang yang merasa penting bahwa merenung sebelum bertindak itu adalah perlu? Oleh karena itu, orang yang tidak merenung sebelum bertindak─dan akhirnya menyesal─bukan berarti bodoh, tetapi memang tidak memiliki kesadaran bahwa perilaku, tindakan, atau keputusan yang tidak didasari dengan merenung bukanlah suatu kesalahan. Padahal sering kali merenung menjadi esensial untuk diterapkan dalam berbagai hal. Oleh karena itu, kesadaran untuk merenung adalah sesuatu hal yang mahal dan tidak semua orang bisa dan mau melakukannya.

Seandainya seseorang tidak mau sadar dan sudah merasa nyaman dengan pola pikirnya yang itu-itu saja, maka ia berada dalam kerugian. Islam pun memberikan sebuah pengajaran melalui hadist Nabi, bahwa manusia yang beruntung adalah manusia yang bisa lebih baik dari hari sebelumnya. Sebaliknya, manusia yang rugi adalah manusia yang tidak bisa berubah. Artinya manusia yang tidak ada perkembangan dari hari sebelumnya ke hari berikutnya. Adapun cara agar bisa berkembang dan menjadi lebih baik dari hari berikutnya adalah dengan merenung dan merefleksikan diri: mengambil jeda atau barangkali mundur selangkah untuk melesat lebih jauh dan tinggi lagi. Seseorang yang telah merasa dirinya mapan dan tidak mau berbenah atas pola pikirnya yang telah menjadi pakemnya, maka ia akan kehilangan masa depannya. Semoga kita semua diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kesadaran dan kemudahan untuk melakukan perenungan. Amin.

 

Penulis: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Terakhir dari Dua Tulisan)

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Buya Yahya Berikan Tip Agar Rumah Tangga Harmonis
13 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Adanya percekcokan dalam rumah tangga memang bikin hati perih. Tak sedikit pasangan yang mendapati kesulitan dalam membangun... selengkapnya

Hukum Pembayaran Zakat Fitrah Melalui Transfer Bank E Wallet dan QR Code Perspektif Hukum Islam
27 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap menjelang Idulfitri, umat Islam di seluruh dunia berbondong-bondong menunaikan zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri dan... selengkapnya

Menegur dengan Akhlak
12 Juni 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering merasa ingin segera menegur ketika melihat kesalahan orang lain. Entah kepada anak, pasangan,... selengkapnya

Mimpi Bertemu Nabi (Sebuah Kebanggaan yang Tak Bisa Diungkapkan)
18 Maret 2021

             Mimpi Bertemu Nabi (Sebuah Kebanggaan yang Tak Bisa Diungkapkan) Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD... selengkapnya

Malaikat-Malaikat yang Jarang Orang Ketahui
20 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Malaikat-malaikat yang sudah masyhur diketahui ada banyak. Kita sudah tidak asing lagi dengan Malaikat Jibril, Mikail, dan... selengkapnya

Hukum Sedekah Tapi Punya Utang yang Sudah Jatuh Tempo
6 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, banyak di antara kita yang memiliki utang, baik kepada individu maupun lembaga. Latar belakang... selengkapnya

Secangkir Teh yang Tak Pernah Usai (Cerpen)
29 Juli 2025

PAGI itu, embun masih menggantung malu-malu di ujung daun jambu pekarangan rumah. Cahaya mentari baru saja menyelinap dari balik genting... selengkapnya

Pacaran Tidak Ada di dalam Islam: Haruskah Barang Pemberian Mantan Dikembalikan?
20 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hidup adalah perjalanan yang penuh dengan ujian dan cobaan. Tidak jarang kita tergelincir dalam kesalahan yang mungkin... selengkapnya

Puisi-Puisi Husni Mubarok: Liris Mengiris (2)
29 Desember 2024

  Makkah   Di kejauhan jelajah terbentang luas, Di hati nurani, cinta tak terbatas. Perjalanan ke Makkah, tiada terlukiskan, Dalam... selengkapnya

Tidak Merasakan Vibes Nya Ramadhan? Jangan-Jangan Karena Ini
2 April 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sahabat Pustaka, bulan Ramadhan merupakan bulan panen raya hamba-hamba terkasih Allah Swt karena pada bulan ini... selengkapnya

Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Terakhir dari Dua Tulisan)

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: