Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Terakhir dari Dua Tulisan)

Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Terakhir dari Dua Tulisan)

Diposting pada 23 December 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 99 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Merenung sebelum bertindak menjadi urgent di tengah-tengah hidup yang serba kompleks. Bahkan orang tua zaman dahulu sering kali mengingatkan kita untuk senantiasa “berpikir panjang dulu sebelum bertindak”. Sebab ketika melakukan sesuatu hanya sekadar dipikirkan secara pendek, sering kali tindakan tersebut hanya akan menghabiskan waktu dan tenaga semata, tanpa bermanfaat secara esensial.

Pada situasi yang lain, asal bertindak (baca: ugal-ugalan) sering kali hanya menghasilkan mudharat dibandingkan manfaat. Betapa banyak kebijakan, aturan, atau hal-hal semacamnya yang justru menimbulkan mudharat dibandingkan maslahat. Barangkali hal tersebut dicetuskan tidak berdasarkan perenungan yang panjang─atau merenung, tapi dengan pertimbangan yang salah.

Merenung juga sangat relevan untuk dilakukan seseorang tatkala ia mengalami kejumudan (baca: mumet). Jangan terlalu cepat mengambil tindakan, pikirkan terlebih dahulu. Banyak situasi yang kurang mendukung tatkala tindakan dilahirkan dalam keadaan kurang tepat. Seperti membuat keputusan ketika marah atau berjanji di saat sedang merasa senang. Padahal kedua situasi tersebut bisa sangat mungkin hanya bernilai baik pada saat itu saja, tetapi tidak pada waktu berikutnya.

Mencari Solusi dengan Merenung dan Refleksi

Ketika kita mengalami kepenatan, bahwa apa-apa yang telah kita lakukan terasa mentok, sehingga alih-alih merasa dewasa semakin gembira misalnya, tetapi nyatanya menjemukkan, jangan-jangan hal itu bukan karena kesalahan cara berlaku kita. Akan tetapi karena pola pikir kita saja yang sempit, sehingga pandangan kita mengenai usia dewasa itu seperti demikian. Kita lupa, seandainya melihat sejenak orang-orang yang ada di luaran sana, banyak yang jauh berada di bawah kita. Akan tetapi toh mereka tetap senang dan nyaman menjalaninya. Dari dua posisi tersebut kita dapat menyimpulkan dua hal; pertama, cara berpikir yang berbeda menghasilkan cara bersikap yang berbeda pula; kedua, refleksi atas diri sendiri dan memperluas perspektif memengaruhi dan meningkatkan pola pikir. Oleh karena itu, merenung dan refleksi sangat penting dalam membentuk pola pikir.

Proses perenungan dan refleksi dapat didefinisikan ke dalam berbagai konteks dan kebutuhan, termasuk di dalam pekerjaan. Pada perusahaan besar maupun kecil, pasti ia akan senantiasa dan harus memiliki sebuah program, atau paling tidak, sesuatu yang akan dikerjakan. Maka, menjadi sebuah keniscayaan jika dalam membuat program tersebut tidak melalui proses perencanaan. Pada berbagai kebutuhan sebuah program, biasanya mestilah ditentukan Key Performance Indikator (KPI) misalnya, atau analisis-analisis lainnya terlebih dahulu. Dalam hal ini, maka proses tersebut dapat disebut juga sebagai proses perenungan dan refleksi. Pada akhirnya, melalui proses tersebut, sebuah program akan memiliki tujuan dan ukuran yang lebih terarah dibandingkan tidak melakukan proses perenungan dan refleksi terlebih dahulu─betapa menyedihkannya banyak pekerja, baik atasan maupun bawahan, kerja hanya asal kerja: tidak diberikan hati.

Berubah untuk Menjadi Lebih Baik

Kesdaran untuk merenung sebelum bertindak sering kali diidentikkan dengan kecerdasan, dan kecerdasan selalu berdikotomi dengan kebodohan. Namun, kegiatan merenung bukanlah sesuatu yang eksklusif, ia milik semua orang yang menginginkannya. Pertanyaannya, seberapa orang yang merasa penting bahwa merenung sebelum bertindak itu adalah perlu? Oleh karena itu, orang yang tidak merenung sebelum bertindak─dan akhirnya menyesal─bukan berarti bodoh, tetapi memang tidak memiliki kesadaran bahwa perilaku, tindakan, atau keputusan yang tidak didasari dengan merenung bukanlah suatu kesalahan. Padahal sering kali merenung menjadi esensial untuk diterapkan dalam berbagai hal. Oleh karena itu, kesadaran untuk merenung adalah sesuatu hal yang mahal dan tidak semua orang bisa dan mau melakukannya.

Seandainya seseorang tidak mau sadar dan sudah merasa nyaman dengan pola pikirnya yang itu-itu saja, maka ia berada dalam kerugian. Islam pun memberikan sebuah pengajaran melalui hadist Nabi, bahwa manusia yang beruntung adalah manusia yang bisa lebih baik dari hari sebelumnya. Sebaliknya, manusia yang rugi adalah manusia yang tidak bisa berubah. Artinya manusia yang tidak ada perkembangan dari hari sebelumnya ke hari berikutnya. Adapun cara agar bisa berkembang dan menjadi lebih baik dari hari berikutnya adalah dengan merenung dan merefleksikan diri: mengambil jeda atau barangkali mundur selangkah untuk melesat lebih jauh dan tinggi lagi. Seseorang yang telah merasa dirinya mapan dan tidak mau berbenah atas pola pikirnya yang telah menjadi pakemnya, maka ia akan kehilangan masa depannya. Semoga kita semua diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kesadaran dan kemudahan untuk melakukan perenungan. Amin.

 

Penulis: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Terakhir dari Dua Tulisan)

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Hidup Diliputi Kebingungan, Tak Tentu Arah dan Tujuan? Mari Simak Nasihat Buya Yahya Berikut Ini
24 December 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Manusia adalah makhluk ciptaan Allah Swt yang paling mulia di muka bumi karena kesempurnaannya  melebihi makhluk... selengkapnya

Muliakan Anak Yatim Setiap Hari, Bukan Hanya di Bulan Muharram
23 July 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Bulan Muharram sering kali dikenal oleh masyarakat sebagai “Bulannya anak yatim”, khususnya pada tanggal 10 Muharram. Tradisi ini... selengkapnya

Mempertahankan Silaturahmi yang Kian Memudar
19 February 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Silaturahmi merupakan salah satu amaliyah yang semakin sulit bahkan mulai ditinggalkan pada era high tech seperti sekarang... selengkapnya

Pesan Perdamaian untuk Pemilu 2024
15 September 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Indonesia akan menghadapi pemilihan umum (pemilu) pada tahun 2024 mendatang. Pemilu sendiri merupakan sarana bagi rakyat... selengkapnya

Waspadalah! Ini 5 Tanda Orang Yang Akan Mati Su’ul Khotimah
17 May 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kita semua tentu berharap agar kelak di akhir hayat kita meninggal dalam keadaan yang baik (khusnul... selengkapnya

Cara Mendidik Anak sebagai Investasi Dunia dan Akhirat
21 May 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Anak adalah salah satu titipan Allah Swt yang paling berharga. Mereka adalah amanah yang harus kita jaga... selengkapnya

(Cerpen) Auman di Balik Semak
12 October 2025

PADA suatu hari, Hutan Alamara tidak lagi memantulkan ketenangan yang dulu menjadi jiwanya. Sungai yang pernah berkilau bagai kaca kini... selengkapnya

Beruntunglah Umat Islam, Dikaruniai Bulan Suci Ramadhan
5 April 2022

Pustaka Al-Bahjah Cirebon – Ramadhan akhirnya tiba. Satu bulan yang amat dirindukan oleh umat Islam di seluruh dunia, bulan penuh... selengkapnya

Problem Moral dan Masa Depan Bangsa
19 March 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Wajah moral anak bangsa belakangan ini tampaknya kian bopeng. Banyak pemberitaan yang membuat kita menitikkan air mata.... selengkapnya

Melek Literasi Digital Menuju Santri yang Berdaya Saing
10 May 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Teknologi digital telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Pesantren, yang sejak dulu menjadi tempat utama... selengkapnya

Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Terakhir dari Dua Tulisan)

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: