Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Ramadan dan Kesempatan yang Tak Terulang

Ramadan dan Kesempatan yang Tak Terulang

Diposting pada 5 Februari 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 222 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan agar kita selalu bergegas menyambut rahmat dan ampunan-Nya. Termasuk tatkala kita bertemu dengan waktu-waktu mulia yang penuh dengan kebaikan. Dalam firman-Nya Allah mengatakan:

سَابِقُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ …. الآية

“Berlomba-lombalah kalian untuk mendapatkan ampunan dari Tuhan kalian…”

Rasulullah Salallahu ‘Alahi Wasaalam juga bersabda dalam haditsnya:

إِنَّ لِرَبِّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ فِي أَيَّامِ دَهْرِكُمْ نَفَحَاتٍ، فَتَعَرَّضُوا لَهَا، لَعَلَّ أَحَدَكُمْ أَنْ تُصِيبَهُ مِنْهَا نَفْحَةٌ لا يَشْقَى بَعْدَهَا أَبَدًا

“Sesungguhnya Tuhan kalian memiliki embusan-embusan rahmat pada hari-hari kehidupan kalian. Maka carilah dan raihlah embusan itu, semoga salah seorang di antara kalian mendapat satu embusan dari-Nya, sehingga ia tidak akan celaka setelah itu selamanya.”

Ramadan Bulan Penuh Rahmat

Hari ini kita masih berada di bulan yang mulia, yaitu bulan Sya’ban. Beberapa pekan setelah ini, insyaAllah kita akan dipertemukan dengan bulan yang lebih agung dan sangat dinantikan oleh orang-orang beriman, bulan yang membawa banyak kebaikan, yaitu Bulan Suci Ramadan. Bertemu kembali dengan bulan Ramadan adalah anugerah yang sangat besar. Betapa banyak saudara, keluarga, dan sahabat kita yang tidak Allah izinkan bertemu kembali dengan bulan yang mulia tersebut, karena mereka telah lebih dahulu berpulang kepada Allah. Maka kita berharap dan memohon kepada Allah agar kita kembali diberi kesempatan bertemu dengan Ramadan tahun ini, serta termasuk orang-orang yang beruntung; yang mampu meraih kebaikan di dalamnya, memperoleh rahmat dan ampunan-Nya, dan keluar dari Ramadan dalam keadaan bersih serta dosa-dosa kita diampuni oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sesungguhnya kerugian yang sebenarnya bukanlah ketika seseorang tidak sempat bertemu dengan bulan Ramadan. Namun kerugian yang lebih besar adalah ketika ia bertemu dengan Ramadan, tetapi tidak mendapatkan apa-apa darinya. Bahkan lebih merugi lagi orang-orang yang justru merusak kemuliaan bulan Ramadan.

Orang yang Sukses di Bulan Ramadan

Kesuksesan kita di bulan Ramadan bermula dari hati yang mengagungkan dan memuliakan bulan tersebut. Sebab hati adalah penggerak utama seluruh amal. Apabila hati memandang Ramadan sebagai bulan yang agung dan bernilai, maka anggota badan akan terdorong untuk memaksimalkan ketaatan di dalamnya.

Sebagaimana seseorang yang mengetahui nilai sebuah barang yang sangat berharga, tentu ia akan menjaga, merawat, dan mengerahkan segala upaya untuk mendapatkannya. Demikian pula Ramadan; jadikan Ramadan di mata kita sebagai bulan yang istimewa agar kita memperlakukannya secara istimewa. Hendaknya ibadah ditingkatkan, maksiat ditinggalkan, dan waktu dijaga agar tidak berlalu sia-sia. Jadikan Ramadan adalah bulan spesial bagi kita yang Allah khususkan bagi umat Nabi Muhammad Salallahu ‘Alahi Wassalam dengan keutamaan-keutamaan yang tidak diberikan pada bulan lainnya. Maka sudah sepantasnya ia kita spesialkan dan kita muliakan dengan hati yang penuh dengan pengagungan kepadanya. Allah Ta’ala berfirman:

ذَلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ

“Demikianlah, dan barang siapa mengagungkan syi‘ar-syi‘ar Allah, maka sesungguhnya hal itu termasuk ketakwaan hati.”

Orang yang Rugi di Bulan Ramadan

Bayangkan seandainya Ramadan tahun ini adalah Ramadan terakhir bagi kita. Seandainya Allah tidak lagi memberi kesempatan untuk bertemu dengannya di tahun depan. Tentu kita akan menjalaninya dengan penuh kesungguhan, rasa takut, penuh harap dan khawatir jika kesempatan emas ini tidak terulang kembali. Walaupun kita berharap dapat berjumpa dengan Ramadan di setiap tahun, namun seorang mukmin yang cerdas tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan yang mungkin tidak akan datang kembali.

Adapun orang yang memandang Ramadan seperti bulan-bulan lainnya, yang tidak menghadirkan pengagungan di dalam hatinya, maka ia tidak akan bisa memaksimalkan ibadah. Bahkan bisa jadi ia justru berani merusak kemuliaan Ramadan dengan meninggalkan kewajiban dan melakukan pelanggaran, padahal ia sedang berada di bulan yang paling mulia. Na‘ūdzu billāhi min dzālik. Inilah sebabnya Rasulullah Salallahu ‘Alahi Wasalam memperingatkan dengan keras:

رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ أَدْرَكَ رَمَضَانَ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ

“Sungguh celaka seseorang yang mendapati bulan Ramadan, lalu Ramadan berlalu darinya sebelum ia mendapatkan ampunan.”

Sangat disayangkan, ada satu fenomena yang sering kita jumpai di sekitar kita bahkan mungkin pada diri kita sendiri. Tidak sedikit dari kita yang justru lebih sibuk mempersiapkan datangnya Hari Raya, dibandingkan mempersiapkan diri untuk menyambut Ramadan itu sendiri. Dia sibuk dengan persiapan pakaian, makanan, dan berbagai urusan dunia yang telah direncanakan jauh-jauh hari. Sementara persiapan hati, tobat, perbaikan ibadah, dan kesiapan untuk memaksimalkan Ramadan justru sering terabaikan. Seolah-olah yang paling ditunggu adalah akhir Ramadan, bukan Ramadan itu sendiri. Kemenangan kita bukanlah hanya saat berhari raya, namun saat kita dapat menyelesaikan pendidikan di Ramadan, maka itulah kemenangan yang sesungguhnya dengan meraih ampunan Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagaimana disebutkan dalam Riwayat hadits bahwa barang siapa yang berpuasa Ramadan dan mendirikan malam-malam Ramadan dengan ibadah karena iman kepada Allah dan mengharap pahala dari-Nya maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Mulianya Bulan Ramadan

Ramadan bukan sekadar bulan yang kita lewati, tapi kesempatan yang sedang menunggu kesiapan hati kita. Ia datang membawa ampunan, namun hanya untuk hati yang siap menerimanya. Ia hadir dengan kemuliaan, namun hanya diraih oleh mereka yang memuliakannya. Jangan sampai Ramadan datang akan tetapi hanya lewat begitu saja sebagai rutinitas tahunan. Padahal disebutkan dalam riwayat hadits al Imam Tirmidzi dan al Imam Ahmad:

وينادي مناد: يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ، وَيَا بَاغِيَ الشّرِّ أقْصِرْ، وَللهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

“Setiap malam malaikat diperintah oleh Allah untuk menyeru kepada para hamba-hamba Allah: ‘Wahai yang merindukan kebaikan datanglah dan wahai yang menginginkan keburukan berhentilah, dan setiap malam Allah juga akan membebaskan hamba-hamba-Nya dari neraka.’”

Semoga Allah jadikan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang beruntung di bulan Ramadan, semoga Allah jadikan hati kita penuh pengagungan dan senantiasa memuliakan bulan Ramadan sehingga kita mudah untuk menghidupkan Ramadan dengan ibadah, dan semoga Allah bersihkan hati kita dari segala benci, dengki, dan dendam kepada sesama agar kita tidak terhalang dari mendapatkan kemuliaan bulan Ramadan.

 

Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd.

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Ramadan dan Kesempatan yang Tak Terulang

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok
28 Agustus 2021

Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok PUSTAKA AL-BAHJAH-SERBA-SERBI SANTRI-Tandzif atau dalam bahasa Indonesia berarti bersih-bersih merupakan kegiatan yang rutin... selengkapnya

Mengubah Luka Fisik maupun Batin Menjadi Pelajaran Berharga
24 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Luka fisik maupun luka batin merupakan pelajaran berharga untuk lebih mengenal diri kita sendiri, memperkuat hati, dan... selengkapnya

Hukum Sedekah Tapi Punya Utang yang Sudah Jatuh Tempo
6 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, banyak di antara kita yang memiliki utang, baik kepada individu maupun lembaga. Latar belakang... selengkapnya

Hukum Memandikan Jenazah Terhadap Lawan Jenis dalam Islam
27 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan sehari-hari, perbedaan pendapat antara satu orang dengan yang lain atau kelompok yang satu dengan yang lain... selengkapnya

Penerbit Pustaka Al-Bahjah Serahkan Dana Peduli Palestina Melalui Program “Palestina Memanggil”
18 November 2023

Bismillahirrahmaniirahim. Allhummah shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbini wasallim. Alhamdulillah, sejak tanggal 18 Oktober 2023 lalu hingga... selengkapnya

Liburan Usai, Suasana Berbeda: Dua Golongan Santri Saat Kembali ke Pesantren
6 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Liburan telah usai, sudah waktunya para santri kembali ke pondok untuk meneruskan perjuangan menuntut ilmu. Balik ke pondok... selengkapnya

Mengapa Anda Harus Menyambut Bulan Kelahiran Manusia Pilihan?
3 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pada tanggal 06 Muharram 1446 H/12 Juli 2024, podcast “Satu Hati” akan menggelar episode istimewa yang bertajuk... selengkapnya

Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 dan Bacaan Muraqqi Tarawih
18 Februari 2026

Berikut link jadwal imsakiyah Ramadan 1447 H. untuk Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon: Imsakiyah Ramadan 1447 H. Bagi sahabat yang... selengkapnya

Beberapa Aturan Tak Tertulis Berikut Harus Ditulis Agar Diingat dan Dilakukan
18 Desember 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pernahkan sahabat mendengar aturan yang tak tertulis? Aturan tak tertulis adalah aturan yang menjadi kesepakatan sosial dan... selengkapnya

Al-Bahjah Pusat Kukuhkan Pengasuh Pondok Pesantren Baru
28 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam upaya menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dan melanjutkan sinergitasnya, Pondok Pesantren Al-Bahjah Pusat mengukuhkan pengasuh baru. Acara... selengkapnya

Ramadan dan Kesempatan yang Tak Terulang

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: