fbpx
Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka Setiap Hari pukul 08.00 s.d. pukul 16.00 Hari Besar Islam Tutup
Beranda » Blog » Sunah Nabi Saw Ini Jadi Resep Utama dalam Beretika Plus Menyehatkan

Sunah Nabi Saw Ini Jadi Resep Utama dalam Beretika Plus Menyehatkan

Diposting pada 9 Maret 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 80 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam bermasyarakat, keharmonisan bertetangga dengan menerapkan kehidupan bersosial sangatlah dibutuhkan. Jika bertetangga tanpa mengutamakan etika yang baik, maka tidak mustahil kerenggangan akan terjadi, bahkan permusuhan. Naudzubillah. Sebagaimana yang kita saksikan di berita-berita melalui media televisi atau yang kita baca di koran maupun media online, tidak sedikit terjadi gesekan antartetangga sehingga hak-hak satu sama lain menjadi terabaikan, terzalimi, bahkan sampai terjadi pertumpahan darah. Itu semua tidak lain muaranya adalah karena tidak menjunjung etika yang luhur, yang tentunya bersumber dari ajaran Nabi Saw.

Junjungan yang mulia Baginda Nabi Muhammad Saw memberikan pesan-pesan yang sangat dibutuhkan oleh umat manusia dalam menjalani kehidupan. Tidak hanya masalah halal haram, akan tetapi dalam beretika juga Nabi Saw ajarkan melalui sunah-sunahnya, termasuk dalam etika bertetangga atau bermasyarakat, Nabi Saw memberikan pesan dan contoh yang sangat lengkap. Mulai dari hal yang sangat mudah, hingga hal yang berat untuk kita amalkan.

Dalam salah satu sabdanya, Nabi Saw memberikan amaliah sunah yang sangat mudah untuk kita amalkan, yaitu senyum.

تَبَسُّمُكَ فِيْ وَجْهِ أَخِيْكَ لَكَ صَدَقَةٌ

Artinya: Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah bagimu.” (HR. Tirmidzi)

 

Senyum adalah hal yang mudah untuk kita lakukan kepada saudara/kerabat/rekan kita. Tidak hanya bernilai pahala sedekah. Namun, senyum menjadi suatu etika yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sosial. Senyum menimbulkan energi positif tersendiri bagi orang yang melihatnya. Seseorang yang emosionalnya sedang kurang baik, bisa meredam jika menghadapi orang yang murah senyum.

Dalam penelitian kesehatan, senyum menjadi metode yang ampuh untuk menumbuhkan hormon endorfin, yaitu hormon yang muncul di saat seseorang mengalami kebahagiaan. Dengan hormon ini, kekebalan dan kesehatan tubuh menjadi meningkat. Manfaat lainnya adalah; mudah terhindar dari stres; mood yang stabil; menurunkan tekanan darah tinggi; sakit menjadi mudah sembuh; dan bahkan membuat awet muda. Sekali lagi, ini adalah manfaat yang ditinjau dari sisi medis saja, sedangkan niat utama kita tentu haruslah lillahi ta’ala, karena mengikuti sunahnya Nabi Saw.

Amaliah sunah ini sangatlah mudah kita lakukan kapan pun dan di mana pun. Sebagai contoh ketika bertemu dengan rekan kita, maka jangan sampai kita bermuka masam. Ingatlah selalu Nabi Saw yang memerintahkan kita untuk senyum. Jika senyum kita tulus, insyaallah ini berefek dalam mengharmoniskan hubungan kita terhadap sesama. Di saat kita ingin senyum, tetapi susah karena orang yang di hadapan kita bukanlah orang yang baik, maka segeralah ingat Nabi Saw yang beliau dikenal sebagai orang yang murah senyum. Ingatlah saat itu, bahwa dengan kita mengamalkan sunahnya, maka kita akan mudah untuk berkumpul bersamanya di surga kelak. Amiiin.

Wallahu a’lam bisshowab.  

Penulis: Mas Fahim

Tags: ,

Bagikan ke

Sunah Nabi Saw Ini Jadi Resep Utama dalam Beretika Plus Menyehatkan

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Sunah Nabi Saw Ini Jadi Resep Utama dalam Beretika Plus Menyehatkan

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: