fbpx
Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka Setiap Hari pukul 08.00 s.d. pukul 16.00 Hari Besar Islam Tutup
Beranda » Blog » Shalat Anda Tidak Khusyu, Apakah Sia-Sia?

Shalat Anda Tidak Khusyu, Apakah Sia-Sia?

Diposting pada 17 November 2022 oleh Redaksi / Dilihat: 2.488 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Shalat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim apapun keadaannya. Siapapun yang berani meninggalkan shalat wajib maka akan mendapatkan hukuman yang berat dari Allah Swt.

Namun seringkali kita mengalami ketidakkhusyuan dalam melaksanakan shalat, lantas bagaimanakah jika kita mengalami hal yang demikian, apakah shalat kita tidak diterima dan sia-sia?

Menurut Buya Yahya, jangan sampai kita meninggalkan shalat gara-gara tidak khusyu. Karena antara khusyu dengan kewajiban mengerjakan shalat adalah dua hal yang berlainan. Seseorang tetap akan diterima shalatnya dan menerima pahala dari Allah Swt meskipun ia tidak khusyu dalam shalatnya. Yang terpenting adalah ia telah memenuhi syarat sah dan syarat wajib shalat.

“Jangan meninggalkan sholat gara-gara karena tidak bisa khusyu. Khusyu itu adalah pahala lain lagi. Kalau kita tidak khusyu pun sudah mendapat nilai dari Allah”.

Meski sama-sama diterima, namun Buya menjelaskan bahwa nilai yang didapat oleh orang yang shalatnya khusyu dengan yang kurang khusyu tentu berbeda, tergantung dengan kadar kekhusuannya, karena khusyu itu memiliki tingkatan dan martabat di hadapan Allah Swt.

“Hanya yang kurang adalah tentang martabat di hadapan Allah, khusyu itu bertingkat-tingkat. Maka sesuai dengan kadar kekhusyuan itu lah pangkatmu akan melambung. Kalau khusyuknya hanya dua menit ya melambungnya dua menit, kalau khusyu mu cuma satu rakaat lumayan, bahkan satu shalat tidak khusyu ya lumayan daripada yang tidak shalat”.

Buya melanjutkan bahwa khusyu itu sejatinya adalah pemberian dari Allah Swt, yang menghadirkan kekhusyuan adalah Allah Swt, dan tugas manusia adalah berusaha serta berikhtiar semaksimal mungkin untuk khusyu.

“Khusyu itu pemberian dari Allah, kalau gara-gara tidak khusyu nggak shalat, susah nggak ada yang shalat nantinya. Nanti kalau kita sudah berusaha, Allah akan berikan kekhusyuan. Nggak bisa tiba-tiba kita tenang dan khusyu.”

Terakhir, Buya menegaskan kepada seluruh umat Islam untuk tetap melaksanakan shalat meskipun ia masih sulit untuk khusyu. Kemudian terus berikhtiar untuk mencapai kekhusyuan, karena bisa jadi Allah Swt memberikan kekhusyuan bukan sekarang, namun di waktu yang akan datang.

“Tetap lakukan shalat biarpun anda belum khusyu, atau bahkan anda meyakini bahwa anda tidak khusyu. Kalau anda terus melakukan shalat maka Allah pasti tahu ‘ini hamba-Ku pengen khusyu’, anda mungkin akan diberi kekhusyukan bulan depan. Bahkan ada diantara orang shaleh berkata ‘aku menemukan lezatnya shalat itu setelah berjuang selama dua puluh tahun”.

Sumber : Al-Bahjah TV

Tags: , , ,

Bagikan ke

Shalat Anda Tidak Khusyu, Apakah Sia-Sia?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.

Shalat Anda Tidak Khusyu, Apakah Sia-Sia?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: