Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Masalah dalam Bersedekah

Masalah dalam Bersedekah

Diposting pada 22 Maret 2021 oleh Dzikri Imaddudin / Dilihat: 3.341 kali

Masalah dalam Bersedekah

Oleh: Admin 2

Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)

PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Sedekah, satu kata yang memiliki cakupan yang sangat luas. Kita banyak mendengar pembahsan-pembahasan tentang sedekah. Misalnya, bersedekah akan menjauhkan kita dari musibah. Bersedekah itu harus seperti seolah-olah tangan kiri kita tidak tahu. Bersedekah jangan menghardik orang yang disedekahi dan masih banyak lagi yang lainnya.

                Adapun masalah mengenai sedekah ini bukan ikhlas atau tidak ikhlasnya. Sulit menilai keikhlasan yang tersembunyi di dalam hati. Akan tetapi, boleh atau tidak bolehnya sedekah itu dari barang dagangan yang tidak laku atau dari sesuatu yang kurang baik serta layak. Sebagaimana yang ditanyakan oleh seorang jemaah kepada Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) pada saat Majelis  “Kajian Kitab Riyadhus Shalihin” Minggu (21/03/2021) yang kami kutip dari chanels Youtube Al-Bahjah TV.

                 “Jika saya jualan dengan sistem kulakan. Lalu, yang tidak terjual akan saya sedekahkan. Apakah itu diperbolehkan Buya? Apakah saya termasuk orang yang tidak ikhlas dalam bersedekah tersebut?” Tanya Jemaah.

Buya menjawab, “Ada cara bersedekah. Sebaik-baik derma adalah dari sesuatu yang baik dan yang paling kita cintai.”

                Menurut Buya, walaupun bersedekah dengan sesuatu yang baik dan yang paling dicintai itu sesuatu hal yang berat. Akan tetapi, setidaknya kita bersedekah dengan barang yang layak dipakai oleh orang lain atau dimakan orang lain.  Kalaupun itu ternyata juga tidak bisa, maka jangan sampai barang itu menjadi mubazir (tidak berguna). Dengan itu semua, kita masih dapat pahala sedekah, walaupun martabatnya tidak tinggi-tinggi amat. Akan tetapi, lumayan daripada orang yang pelit.

              “Ada orang saking pelitnya itu mending rusak. Ada kekikiran, daripada diberikan ke orang lebih baik busuk. Itu kebusukan jiwa.”

                Biarpun barang yang kita sedehkahkan itu tidak laku, bukan berarti menjadi barang yang tidak berguna. Akan tetapi, bagi orang lain barang tersebut bisa jadi menjadi hal yang berguna. Jangan menganggap remeh.

Buya juga mengingatkan, “Bahkan Nabi mengajarkan, ‘Bersedekahlah engkau walau hanya dengan separuh kurma!’”

                Maka dari itu, berdasarkan hal tersebut di atas. Mari kita tingkatkan, jangan sampai bersedekah kepada orang lain dengan barang yang tidak laku saja. Akan tetapi, kita tambah dengan yang lebih bagus lagi, sedikit demi sedikit. Kemudian, hendaknya kita bersedekah jangan di saat barang dagangan kita tidak laku saja atau dengan barang sisa jualan tersebut. Akan tetapi, niatlah bersedekah semoga dagangan kita lancar, sehingga kita  bisa membantu orang lain, fakir miskin dengan yang lebih banyak lagi.

Wallahualam bissawab.

Ditulis oleh: Admin 2

Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)

Referensi: https://www.youtube.com/watch?v=76UQFkTkI_I

Video lengkapnya: https://www.youtube.com/watch?v=PO0x7MsgKfs&t=0s

Bagikan ke

Masalah dalam Bersedekah

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Islam yang Asing
28 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Islam yang asing merupakan sebuah keniscayaan yang terjadi pada abad ke-21, abad di mana generasi Z, Alfa, dan... selengkapnya

Pejuang Rasulullah: Sebuah Intropeksi Diri
30 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Semua orang bisa mengajak orang lain kepada kebaikan dengan apa pun yang mereka miliki. Karena itu, setiap orang... selengkapnya

Amanah dalam Berutang, Hak-Hak Pemberi Pinjaman, dan Adab yang Seharusnya Dijaga oleh Kedua Belah Pihak
22 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Utang piutang adalah salah satu bentuk muamalah yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Islam, kegiatan ini... selengkapnya

(Puisi) Kesunyian, Kesepian, dan Kesendirian
20 September 2025

Kesunyian Di menara doa yang tinggi, aku duduk menahan gema hatiku sendiri. Langkah-langkah manusia menjauh, riuh dunia perlahan lenyap, meninggalkanku... selengkapnya

Surat Cinta Untukmu Ya Rasulallah
1 Maret 2023

Karya : Ummi Fairuz Ar- Rahbini   Lebih bagus dari mu ya Rasulullah Sungguh mata ini tak pernah melihatnya Lebih... selengkapnya

Mendefinisikan Ulang Moralitas
19 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Agama Islam sering kali disebut agama rahmatan lil alamin, agama untuk keselamatan alam semesta. Tak pelak pula, Baginda... selengkapnya

Kunci Kebahagiaan Keluarga dengan Teladan Mulia
5 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di momen hari Iduladha ini mari kita belajar dari kisah keteladanan dari seorang hamba kekasih Allah, Kholilurrohman Nabi... selengkapnya

Seruni: Kejujuran di Tepi Jalan
30 Maret 2024

Aku tak menyangka jika kegemaranku bermain di perpustakaan umum dekat tempat tinggalku dapat mengantarkanku ke menara gading. Sungguh itu di... selengkapnya

5 Keutamaan Menunaikan Shalat Tepat Waktu
7 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Di tengah segala kesibukan dan dinamika kehidupan, shalat harus tetap menjadi prioritas utama. Dari terbitnya fajar hingga... selengkapnya

Wahai Para Orang Tua, Cara Membimbing Anak-Anak Itu Bukan dengan Kemarahan
24 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernahkah Anda merasa jengkel saat melihat tingkah laku anak-anak yang menurut Anda aneh, tidak penting, bahkan dianggap mengganggu?... selengkapnya

Masalah dalam Bersedekah

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: