● online
Masalah dalam Bersedekah
Masalah dalam Bersedekah
Oleh: Admin 2
Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)

PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Sedekah, satu kata yang memiliki cakupan yang sangat luas. Kita banyak mendengar pembahsan-pembahasan tentang sedekah. Misalnya, bersedekah akan menjauhkan kita dari musibah. Bersedekah itu harus seperti seolah-olah tangan kiri kita tidak tahu. Bersedekah jangan menghardik orang yang disedekahi dan masih banyak lagi yang lainnya.
Adapun masalah mengenai sedekah ini bukan ikhlas atau tidak ikhlasnya. Sulit menilai keikhlasan yang tersembunyi di dalam hati. Akan tetapi, boleh atau tidak bolehnya sedekah itu dari barang dagangan yang tidak laku atau dari sesuatu yang kurang baik serta layak. Sebagaimana yang ditanyakan oleh seorang jemaah kepada Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) pada saat Majelis “Kajian Kitab Riyadhus Shalihin” Minggu (21/03/2021) yang kami kutip dari chanels Youtube Al-Bahjah TV.
“Jika saya jualan dengan sistem kulakan. Lalu, yang tidak terjual akan saya sedekahkan. Apakah itu diperbolehkan Buya? Apakah saya termasuk orang yang tidak ikhlas dalam bersedekah tersebut?” Tanya Jemaah.
Buya menjawab, “Ada cara bersedekah. Sebaik-baik derma adalah dari sesuatu yang baik dan yang paling kita cintai.”
Menurut Buya, walaupun bersedekah dengan sesuatu yang baik dan yang paling dicintai itu sesuatu hal yang berat. Akan tetapi, setidaknya kita bersedekah dengan barang yang layak dipakai oleh orang lain atau dimakan orang lain. Kalaupun itu ternyata juga tidak bisa, maka jangan sampai barang itu menjadi mubazir (tidak berguna). Dengan itu semua, kita masih dapat pahala sedekah, walaupun martabatnya tidak tinggi-tinggi amat. Akan tetapi, lumayan daripada orang yang pelit.
“Ada orang saking pelitnya itu mending rusak. Ada kekikiran, daripada diberikan ke orang lebih baik busuk. Itu kebusukan jiwa.”
Biarpun barang yang kita sedehkahkan itu tidak laku, bukan berarti menjadi barang yang tidak berguna. Akan tetapi, bagi orang lain barang tersebut bisa jadi menjadi hal yang berguna. Jangan menganggap remeh.
Buya juga mengingatkan, “Bahkan Nabi mengajarkan, ‘Bersedekahlah engkau walau hanya dengan separuh kurma!’”
Maka dari itu, berdasarkan hal tersebut di atas. Mari kita tingkatkan, jangan sampai bersedekah kepada orang lain dengan barang yang tidak laku saja. Akan tetapi, kita tambah dengan yang lebih bagus lagi, sedikit demi sedikit. Kemudian, hendaknya kita bersedekah jangan di saat barang dagangan kita tidak laku saja atau dengan barang sisa jualan tersebut. Akan tetapi, niatlah bersedekah semoga dagangan kita lancar, sehingga kita bisa membantu orang lain, fakir miskin dengan yang lebih banyak lagi.
Wallahualam bissawab.
Ditulis oleh: Admin 2
Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)
Referensi: https://www.youtube.com/watch?v=76UQFkTkI_I
Video lengkapnya: https://www.youtube.com/watch?v=PO0x7MsgKfs&t=0s
Masalah dalam Bersedekah
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Salah satu keindahan agama Islam adalah hadirnya Syariat yang berperan sebagai rambu-rambu dalam menjalani kehidupan. Ibarat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ramadan mestinya bukan hanya sekadar tradisi tahunan, bukan pula sebagai ajang kumpul buka puasa bersama semata, melainkan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pagi ini Sabtu, 23 Syawal 1444H/13 Mei 2023 Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah kembali menebar “jaring-jaring”... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Bahjah (STAIBA) yang merupakan salah satu bagian dari Divisi Formal Yayasan Al-Bahjah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pembaca yang dermawan, dalam ekosistem pendidikan yang terus berevolusi, para peserta didik SMAIQu Al-Bahjah kini berhadapan dengan... selengkapnya
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Siapa di antara Sahabat Pustaka yang gemar menulis? Ada informasi menarik dari Pustaka Al-Bahjah Kami membuka kesempatan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Masa muda idealnya diisi dengan segala macam produktivitas. Namun, godaan dapat membawa masa muda menjadi sia-sia.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriyah dan pintu gerbang memasuki bulan suci Ramadan. Bulan Sya’ban merupakan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setelah berusaha dengan maksimal tapi belum menghasilkan sesuatu yang diharapkan, maka jalani dan syukuri saja. Sebab, hidup tidak... selengkapnya
Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 200 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 95.000 Rp 149.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Tebal buku: viii+102 Kehidupan keras yang dilalui Nabi Muhammad Saw di masa kecil telah… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPenerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 256 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.