fbpx
Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka Setiap Hari pukul 08.00 s.d. pukul 16.00 Hari Besar Islam Tutup
Beranda » Blog » Setan Dibelenggu Saat Ramadhan , Mengapa Masih Ada Orang Yang Berbuat Dosa?

Setan Dibelenggu Saat Ramadhan , Mengapa Masih Ada Orang Yang Berbuat Dosa?

Diposting pada 27 Maret 2023 oleh Redaksi / Dilihat: 761 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Bulan Ramadhan  merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan dan pengampunan. Pada bulan ini, umat Islam diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk  meraih pahala yang telah Allah lipat gandakan. Hingga ada sebuah riwayat yang mengatakan apabila bulan Ramadhan  datang, pintu-pintu surga akan dibukakan, dan pintu-pintu neraka akan ditutup, serta setan-setan akan dibelenggu.

Namun, meskipun setan telah dibelenggu pada bulan Ramadhan  ini, mengapa tetap ada saja orang yang bermaksiat dan berbuat dosa?

Menurut Buya Yahya, yang membawa manusia kepada dosa dan kemaksiatan pada bulan Ramadhan  bukanlah setan lagi, tetapi hawa nafsu yang ada dalam diri manusia.

“Hawa nafsu yang sudah disiapkan setan dari dulu jauh sebelum Ramadhan . Hawa nafsu yang sudah menjadi kebiasaan, dan akal juga sudah terbiasa dengan kemaksiatan.”

Bahkan menurut Buya justru godaan setan itu lebih mudah diatasi ketimbang mengatasi hawa nafsu. Seandainya setan tidak dibelenggu pun, cukup dengan kalimat audzubillahiminasyaitonirrojim kita bisa terbebas dari godaan setan.

“Akan hengkang tunggang langgang, akan mengecil hingga hilang.”

Sehingga meskipun setan sudah dibelenggu akan tetapi hawa nafsu  yang ada dalam diri kita belum kita perangi maka tetap saja orang melakukan kemaksiatan

“Maka memerangi hawa nafsu adalah cara lain untuk memerangi kemaksiatan.”

Lihat juga:

Makna dibelenggunya setan di bulan Ramadhan

Lantas apa bedanya godaan setan dengan hawa nafsu?

Makna godaan setan itu intinya adalah bagaimanapun caranya yang terpenting manusia masuk kedalam neraka. Tidak bisa masuk melalui pintu satu maka setan akan mencari celah dari pintu yang lain.

Misalnya setan menggoda seorang muslim untuk tidak melakukan shalat, namun rupanya godaan setan tersebut tidak mempan, sang muslim tersebut malah sholat semakin banyak. Kemudian setan lantas menggodanya lagi agar timbul rasa riya dalam hati sang muslim tersebut karena banyak melakukan sholat, sehingga banyaknya shalat yang orang tersebut lakukan didasari oleh rasa riya.

Sedangkan hawa nafsu itu akan terus mencecar pada dosa yang itu-itu saja, ia akan berputar-putar dalam bayangan perbuatan dosa tersebut. Meskipun sudah diarahkan pada hal yang lain namun akan terus membayangi pikiran manusia.

Misalnya seseorang yang sudah terbiasa melakukan zina, pikiran dan kehendak ingin berzina pasti akan terus membayangi pikiran orang tersebut meskipun ia telah berusaha untuk mengalihkannya pada hal yang lain.

“Hawa nafsu inilah yang menggerakan manusia meskipun setan telah dibelenggu.”

Maka mari kita terus menerus memerangi hawa nafsu yang ada dalam diri kita. Kita jadikan rasa lapar dan haus sebagai sarana berlatih untuk meredam gejolak nafsu untuk berbuat dosa. Sehingga kelak ketika Ramadhan  telah usai, Allah Swt mengangkat derajat kita menjadi diri yang lebih baik.

Sumber: Youtube Al-Bahjah TV

Tags: , , ,

Bagikan ke

Setan Dibelenggu Saat Ramadhan , Mengapa Masih Ada Orang Yang Berbuat Dosa?

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Setan Dibelenggu Saat Ramadhan , Mengapa Masih Ada Orang Yang Berbuat Dosa?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: