fbpx
Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka Setiap Hari pukul 08.00 s.d. pukul 16.00 Hari Besar Islam Tutup
Beranda » Blog » Kekuatan Mukjizat Al-Qur’an: Kalam Ilahi yang Tidak Tertandingi

Kekuatan Mukjizat Al-Qur’an: Kalam Ilahi yang Tidak Tertandingi

Diposting pada 4 Mei 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 149 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mukjizat dalam tradisi agama Islam telah diwakili dengan penuh keagungan oleh Al-Qur’an Al-Karim. Al-Qur’an tidak hanya dipandang sebagai kumpulan kata-kata, melainkan sebagai wahyu Ilahi yang mengungkapkan kekuasaan dan kebenaran Allah ﷻ kepada umat manusia. Al-Qur’an menjadi bukti ketinggian kenabian Nabi Muhammad ﷺ  dan manifestasi kekuasaan Allah Swt.

Dalam konteks Al-Qur’an, mukjizat dapat dipahami sebagai fenomena luar biasa yang tak terjangkau oleh akal manusia, menantang mereka yang meragukan kenabian Nabi untuk menciptakan sesuatu yang serupa, namun mereka tidak mampu. Hal ini tercermin dalam ayat-ayat suci yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ

Pertama-tama, mari kita lihat bagaimana Al-Qur’an dipandang sebagai kalam Ilahi yang unik dalam keindahan bahasanya. Al-Qur’an tidak hanya disebut sebagai “bacaan sempurna” melainkan juga sebagai kalam yang memancarkan cahaya dan kebijaksanaan Ilahi. Kekuatan bahasa Al-Qur’an, dengan keindahan struktur dan susunan hurufnya, merupakan tantangan bagi siapa pun yang ingin menandinginya.

Dalam berbagai ayat, Allah ﷻ menantang bangsa Arab, yang ahli dalam sastra dan retorika, untuk menciptakan sesuatu yang setara dengan Al-Qur’an. Namun, tak satu pun dari mereka yang mampu menyamai keagungan Al-Qur’an, baik dalam makna, struktur, maupun keindahannya. Ini menegaskan bahwa Al-Qur’an bukanlah karya manusia, melainkan wahyu Ilahi yang mukjizatnya tidak dapat disaingi.

Selain keindahan bahasa, Al-Qur’an juga menunjukkan mukjizatnya melalui struktur dan susunan yang sangat terorganisir. Para ulama sepakat bahwa Al-Qur’an memiliki kesatuan yang kokoh, mirip struktur tubuh manusia yang setiap bagian saling menguatkan. Setiap huruf dan kata memiliki peran penting dalam membentuk kesatuan Al-Qur’an yang utuh dan kuat.

Analogi tentang kemampuan manusia dalam menciptakan berbagai benda dari debu dan partikel tanah menunjukkan perbedaan yang tajam dengan Al-Qur’an. Meskipun menggunakan bahasa yang sama dengan manusia, Al-Qur’an memiliki kedalaman makna dan keindahan struktur yang mengungkapkan uniknya wahyu Ilahi.

Kemukjizatan Al-Qur’an juga tercermin dalam ketidakmampuan manusia untuk menciptakan sesuatu yang serupa, baik dari segi keindahan bahasa, hukum syariat, maupun berita gaibnya. Allah ﷻ berfirman dalam Q.S. Al-Isra: 88,

قُل لَّئِنِ ٱجۡتَمَعَتِ ٱلۡإِنسُ وَٱلۡجِنُّ عَلَىٰٓ أَن يَأۡتُواْ بِمِثۡلِ هَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانِ لَا يَأۡتُونَ بِمِثۡلِهِۦ وَلَوۡ كَانَ بَعۡضُهُمۡ لِبَعۡضٖ ظَهِيرٗا  ٨٨

Katakanlah: Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al-Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain.

Hal ini menguatkan keyakinan bahwa Al-Qur’an adalah kalam Allah ﷻ yang abadi dan tak tercemar oleh penciptaan manusia. Amir Faishol Fath menyatakan bahwa ulama sepakat tentang mukjizat susunan Al-Qur’an yang membentuk kesatuan yang kokoh, mirip struktur tubuh manusia di mana setiap bagian saling menguatkan. Setiap huruf memiliki peran penting dalam membentuk struktur Al-Qur’an yang kokoh. Sayyid Quthub memperkuat pandangan tersebut dengan menafsirkan pembuka Surah Al-Baqarah yang dimulai dengan “Alif lam mim”. Tafsirnya memberikan pemahaman mendalam tentang keindahan dan kekokohan struktur Al-Qur’an.

Dalam konteks mukjizat Al-Qur’an, wahyu Ilahi ini tidak hanya menjadi bukti kenabian Nabi Muhammad ﷺ , melainkan juga menjadi tuntunan dan sumber ilmu bagi umat manusia. Dengan keagungan dan keunikan yang tidak tertandingi, Al-Qur’an tetap menjadi mukjizat terbesar dalam sejarah Islam, membawa cahaya dan petunjuk bagi seluruh umat manusia.

 

Penulis: Deni Abdul Sho’im, M.Ag

 

Sumber:

Al-Qur`an Al-Karim

Fath, Amir Faishol. The Unity Of Al-Quran. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2010.

Qurthubiy, Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad. Ensiklopedia Mukjizat & Khasiat Al-Quran diterjemahkan oleh Pardan Syafrudin dari judul At-Tidzkar Fì Afdhali Al-Adzkar. Jakarta: PT Lentera Abadi, 2009.

Shihab, M. Quraish. Mukjizat Al-Qur`an “Ditinjau dari Aspek Kebahasaan, Isyarat Ilmiah, dan Pemberitaan Gaib. Bandung: Mizan, t.th..

——-. Mukjizat Al-Qur`an “Ditinjau dari Aspek Kebahasaan, Isyarat Ilmiah, dan Pemberitaan Gaib. Bandung: Mizan, t.th..

——-. Wawasan Al-Qur`an “Tafsir Maudhu’i Atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan, 1996.

Thalbah, Hisam. et al., Ensiklopedia Mukjizat Al-Quran dan Hadis Edisi ke-4, diterjemahkan oleh Syarif Hade Masyah, et al, dari judul Al I’jaz Al Ilmi Fi Al-Quran wa Al-Sunna., t.tp. : PT. Sapta Sentosa, 2010.

Zuhayliy, Wahbah. alTafsîr al-Munîr fî al-‘aqîdah wa al-Syarî’ah wa al-Manhaji. Damaskus: Dâr al-Fikr, 2009.

Tags: , , ,

Bagikan ke

Kekuatan Mukjizat Al-Qur’an: Kalam Ilahi yang Tidak Tertandingi

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Kekuatan Mukjizat Al-Qur’an: Kalam Ilahi yang Tidak Tertandingi

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: