Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Menyambut Kedatangan Murobbina Buya Yahya & Ummi Fairuz

Menyambut Kedatangan Murobbina Buya Yahya & Ummi Fairuz

Diposting pada 25 Februari 2023 oleh Redaksi / Dilihat: 3.073 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Haru dan bahagia pecah diantara para santri dan pejuang pada sore hari Jumat 3 Sya’ban 1444 H atau bertepatan dengan 24 Februari 2023 dalam acara penyambutan Buya Yahya dan Ummi Fairuz selepas sebulan lamanya tak bersua. Alhamdulillah akhirnya semua santri dan pejuang bisa berkumpul kembali bertatap muka bersama Buya dan Ummi. Satu bulan lalu Buya Yahya bersama Ummi Fairuz berangkat tepatnya tanggal 24 Januari 2023.

Buya Yahya dan Ummi Fairuz sebagaimana diketahui telah melaksanakan umroh ke tanah suci dan juga safari ke negeri seribu wali yakni Yaman. Dalam perjalanannya ke negeri Yaman, Buya Yahya menemui para guru beliau diantaranya Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun yakni Rektor Universitas Al-Ahghaff, Sayyidi Syeikh Muhammad Ali Ba’athiyah yakni Rektor Universitas Imam Syafii, dan Al-Habib Umar bin Hafidz yakni pengasuh Pondok Pesantren Darul Mustofa, Tarim Yaman.

 

Kedatangan Buya Yahya dan Ummi Fairuz ke Pondok Pesantren Al-Bahjah langsung disambut oleh seluruh santri, asatidz, dan pejuang Al-Bahjah. Dengan iring-iringan paskibra dan tim hadroh, Buya menuju ke aula utama untuk menyaksikan ungkapan-ungkapan kerinduan dari seluruh santri, asatidz dan pejuang.

 

Di aula utama, para santri, asatidz, dan pejuang berkumpul untuk mengungkapkan kerinduan nya kepada Buya dan Ummi melalui untaian puisi dan syair.

Salah seorang santri sedang membacakan puisi untuk Buya Yahya dan Ummi Fairuz

 

Berikut adalah salah satu ungkapan kerinduan dari salah satu santri Al-Bahjah yang dituangkan dalam untaian puisi

 

Untukmu Guru

Mata sayu adalah wajah kami yang kehilangan keelokannya disaat dirimu pergi

Padang gersang adalah hati kami yang enggan disirami dengan kebahagiaan

Guru…

Rinduku terlalu dalam, bahkan ketika seseorang mencoba menyebut namamu saja air mataku mengalir…

 

Rasanya menanyakan kabar saja tidak perlu, tapi yang dihati menggebu ingin bertemu

Baiklah, apa kabar guru? Rasanya waktu kepergianmu seakan jenjang kepahitanku dalam semessta ini

Aku tulis ini dengan perasaan haru, 

Ya mungkin saja karena rindu…

 

Guru aku tidak begitu fasih  dalam menafsirkna sebuah rasa

Yang aku tahu hanya rasa coklat, rasa asam, rasa manis, rasa pedas, dan rasa makanan lainnya

Aku ingin merasakan rasa cinta? tapi kata banyaknya orang rasa cinta tidaklah enak

Tapi kenapa semua orang terbuai oleh rasa cinta?

 

Apakah dirimu sendiri tau rasanya cinta? kalau tahu tolong cicipi aku rasa cinta.

Dan apakah dirimu tahu rasa rindu

Kalau tahu tolong berikan aku secangkr rindu

Duhh apalah aku yang ingin sekali mengatakan  kalau aku begitu rindu, tapi aku terlalu tabu mengenal rasa

Yasudahlah kalau begitu aku  katakan kalau aku rindu

Duhai guru…

 

Menanggapi berbagai ungkapan kerinduan dari para santrinya, Buya merasa terharu dan mendoakan semua nya yang hadir dan bergembira dalam pertemuan ini semoga bisa berkumpul bersama-sama kelak di padang mahsyar bersama dengan Baginda Nabi Muhammad Saw

“Yang beregembira dalam pertemuan ini, semoga menjadi salah satu yang terpanggil oleh Allah Swt di padang mahsyar kelak untuk berkumpul bersama Sayyidina Muhammad Saw.”

Semoga Guru kita tercinta Buya Yahya dan Ummi Fairuz beserta keluarga  senantiasa dalam kesehatan dan lindungan Allah Swt, dimudahkan segala urusannya khususnya urusan dakwahnya. dan semoga kelak Allah kumpulkan kita semua bersama Baginda Nabi Muhammad SAW di surga-Nya. Aamiin.

Tags: , ,

Bagikan ke

Menyambut Kedatangan Murobbina Buya Yahya & Ummi Fairuz

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
(Cerpen) Cahaya Santri, Warisan Sunan Gunung Jati
13 September 2025

LANGGAR tua itu berdiri di ujung kampung, sederhana dan hampir lapuk dimakan waktu. Namun setiap sore, suara ayat suci selalu... selengkapnya

Belum Terlambat, Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Setara Puasa 1 Tahun
10 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, umat Islam dianjurkan melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal. Ini merupakan... selengkapnya

Peradaban Islam dan Akar Orientalisme
12 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di era modern kita melihat kejayaan yang dimiliki Barat hampir mencakup semua sektor kehidupan. Namun, tak banyak yang... selengkapnya

Wanita Wajib Memperhatikan Auratnya
29 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Satu helai rambut saja, bagi wanita itu adalah aurat bagi. Begitu yang disampaikan Umi Fairuz Arrahbini dalam channel... selengkapnya

Literasi Keuangan: Sadar Finansial Hidup Aman di Masa Depan
13 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini kita sedang berada di zaman yang serba instan.  Ketika membutuhkan barang misalnya, kita cukup membuka gadget,... selengkapnya

Memiliki Anak Perempuan Adalah Anugerah
10 November 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sebagian orang beranggapan bahwa kedatangan anak laki-laki lebih dinanti dibandingkan anak perempuan. Sebab, anak laki-laki dipercaya lebih... selengkapnya

DOA AWAL DAN AKHIR TAHUN 1443 H
9 Agustus 2021

DOA AKHIR TAHUN بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اللّٰهُمَّ لَكَ الْـحَمْدُ أنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، ولَكَ الْحـَمْدُ لَكَ مُلْكُ... selengkapnya

Puisi-Puisi Muhammad Syawaludin Rasyid
25 Mei 2024

  Al-Quds   Seperti bayi yang menangis Butuh kasih sayang Dari orang tuamu   Al-Quds Di sana kau merana Meratapi... selengkapnya

Khutbah Idulfitri 1445 H
9 April 2024

Ramadan telah mengajarkan kita ketenangan hati, ketulusan jiwa dan kesabaran dalam berproses untuk mencapai kejayaan. Oleh karenanya, Ramadan bukan hanya... selengkapnya

Mensyukuri Nikmat Ramadan
6 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seorang mukmin yang dapat menikmati kemuliaan bulan Ramadan, adalah mereka yang senantiasa menghabiskan waktu dan kesempatannya dengan... selengkapnya

Menyambut Kedatangan Murobbina Buya Yahya & Ummi Fairuz

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: