● online
Keutamaan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Bulan Ramadan merupakan bulan penuh keistimewaan bagi umat Islam di pelbagai belahan penjuru bumi karena setiap amalan ibadah dan kebaikan dilipatgandakan berkali lipat. Pada bulan ini, selain ibadah puasa yang memang diwajibkan, terdapat ibadah lainnya yang lumrah dilakukan. Di antaranya shalat tarawih, witir, tadarus, dzikir, qiyamullail, serta lainnya. Namun, sering kali kita luput pada 10 hari terakhir bulan Ramadan. Padahal menurut jumhur ulama, pada 10 hari terakhir tersebut terdapat keutamaan dan kemuliaan yang lebih dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Ada Hubungan Erat dengan Nabi Muhammad Salallahu ‘Alahi Wassallam
Menurut Buya Yahya, pada dasarnya seluruh hari dan malam pada bulan Ramadan adalah mulia; dari awal hingga akhir segala pahala dilipatgandakan saat itu. Termasuk pada 10 malam terakhirnya. Akan tetapi, hal itu terasa lebih istimewa karena dihubungkan dengan manusia paling mulia yaitu Baginda Nabi Muhammad Salallahu ‘Alahi Wassallam.
“Disebutkan dalam sebuah hadits, beliau (Nabi Muhammad) kalau sudah masuk 10 akhir bulan Ramadan menyingsingkan lengan baju, menghidupkan malam-malamnya, keluarganya pun dibawa seperti saat Nabi beri’tikaf, istrinya juga melakukan,” ujar Buya Yahya.
Buya Yahya menambahkan, saat Nabi Muhammad Salallahu ‘Alahi Wassallam memuliakan 10 hari terakhir bulan Ramadan, seorang umat hendaknya mempelajari alasan dan jawaban mengapa Nabi melakukan itu. Banyak hikmah yang bisa dipetik tentang kegigihan Nabi dalam beribadah. Karena 10 hari ini sekaligus penanda bahwa sebentar lagi kita akan meninggalkan bulan Ramadan.
Buya Yahya memberikan perumpamaan, 10 terakhir bulan Ramadan ibarat orang tua yang mempunyai seorang anak dan sedang sekolah di luar negeri. Kala itu anaknya sedang berlibur di tanah air dan tiga hari lagi akan berangkat ke luar negeri kembali. Maka dalam sisa tiga hari itu orang tua biasanya akan menyiapkan segala kebutuhan anaknya, menyempatkan untuk terus bersama anaknya, dan meningkatkan kualitas kebersamaan dengan anaknya yang akan pergi kembali. Begitu juga dengan Ramadan yang merupakan sebuah fitrah.
Begitulah jika seorang hamba merasa rindu dengan Ramadan, menikmati saat-saat terakhir bulan Ramadan. Buya Yahya menegaskan, jika awal Ramadan sudah rajin, 10 hari terakhir hendaknya lebih ditingkatkan kembali jangan justru makin kendur. Intinya yang sudah kita lakukan hendaknya untuk terus ditingkatkan.
Jangan Hanya Mengkhususkan pada Malam Ganjilnya Saja 10
Pada pembahasan 10 malam terakhir bulan Ramadan ini, Buya Yahya memberi imbauan kepada kita agar jangan hanya mengistimewakan pada malam ganjilnya saja. Termasuk imbauan kepada DKM-DKM masjid hendaknya tidak membatasi jamaah dalam menghidupkan 10 akhir bulan Ramadan dengan tidak mengkhususkan malam-malam tertentu saja. Sebab tidak sedikit kita temui, ada masjid yang hanya menghidupkan 10 malam terakhir hanya pada malam-malam ganjilnya saja, sehingga pada malam genap orang tidak bisa mengikuti karena di masjid tersebut tidak melaksanakannya. Hal demikian itu menyebabkan kita tidak bisa menghidupkan 10 malam terakhir dengan utuh.
Dalam pungkasannya, Buya Yahya kembali mengingatkan kepada kaum muslimin hendaknya bisa menampakkan dan membuktikan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwasannya aku menyukai, mencintai, merindukan, dan bangga kepada bulan Ramadan dengan menghidupkan malam-malamnya. Sebagai orang yang beriman, hendaknya pula kita meningkatkan kerinduan ketika datangnya bulan Ramadan dan merasa sedih ketika Ramadan akan meninggalkan kita.
Sumber: Yotube Metro TV
Penulis: Ivan Arief Rachman, S.Pd.
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Keutamaan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Krisis karakter yang melanda generasi muda saat ini menjadi salah satu tantangan besar dalam dunia pendidikan. Kemajuan teknologi... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sedekah adalah salah satu amalan yang bisa dilakukan oleh setiap Muslim, baik dirinya kaya maupun fakir. Dalam Islam... selengkapnya
Mengutamakan Kepatuhan di atas Penghormatan Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Adakalanya orang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Judi atau yang dikenal sebagai maisir dalam konteks Islam, merupakan aktivitas yang dilarang keras karena dampaknya yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam ceramah yang dibawakan oleh Buya Yahya di acara Uswatun Hasanah, beliau menegaskan berbuat baik kepada orang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sebanyak 483 calon jamaah Umroh Munajat Kubro memadati ballroom Hotel Grage, Cirebon, dalam kegiatan Manasik Akbar yang berlangsung... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Memasuki bulan Maulid tahun 1445 Hijriah ini, semangat merayakan kelahiran Nabi Muhammad Saw semakin memuncak di... selengkapnya
ANGIN pagi di kaki langit timur menyusup ke celah-celah jendela kamarku yang menghadap barat daya. Di ujung horizon, mentari masih... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Apakah ada penulis yang mampu menyelesaikan tulisannya hanya dalam sekali duduk? Jika ada, bagaimana ia melakukannya? Apakah J.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Bahjah (STAIBA) merupakan Lembaga Pendidikan Tinggi dibawah naungan Yayasam Al-Bahjah... selengkapnya
Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000
Saat ini belum tersedia komentar.