● online
- Fiqih Bepergian Solusi Shalat di Perjalanan
- English Practice "Practice Makes Perfect" Intermed
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Kekhalifahan, Keluarga Na
- AQIDAH 50 KARYA BUYA YAHYA
- KITAB MAULID AD DIBA'I
- Motivasi Dakwah "Membawa kepada Kemuliaan dengan H
- Buku Aqidah - Hadits Jibril
- Sam'iyyat - Beriman Kepada yang Gaib
Keutamaan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Bulan Ramadan merupakan bulan penuh keistimewaan bagi umat Islam di pelbagai belahan penjuru bumi karena setiap amalan ibadah dan kebaikan dilipatgandakan berkali lipat. Pada bulan ini, selain ibadah puasa yang memang diwajibkan, terdapat ibadah lainnya yang lumrah dilakukan. Di antaranya shalat tarawih, witir, tadarus, dzikir, qiyamullail, serta lainnya. Namun, sering kali kita luput pada 10 hari terakhir bulan Ramadan. Padahal menurut jumhur ulama, pada 10 hari terakhir tersebut terdapat keutamaan dan kemuliaan yang lebih dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Ada Hubungan Erat dengan Nabi Muhammad Salallahu ‘Alahi Wassallam
Menurut Buya Yahya, pada dasarnya seluruh hari dan malam pada bulan Ramadan adalah mulia; dari awal hingga akhir segala pahala dilipatgandakan saat itu. Termasuk pada 10 malam terakhirnya. Akan tetapi, hal itu terasa lebih istimewa karena dihubungkan dengan manusia paling mulia yaitu Baginda Nabi Muhammad Salallahu ‘Alahi Wassallam.
“Disebutkan dalam sebuah hadits, beliau (Nabi Muhammad) kalau sudah masuk 10 akhir bulan Ramadan menyingsingkan lengan baju, menghidupkan malam-malamnya, keluarganya pun dibawa seperti saat Nabi beri’tikaf, istrinya juga melakukan,” ujar Buya Yahya.
Buya Yahya menambahkan, saat Nabi Muhammad Salallahu ‘Alahi Wassallam memuliakan 10 hari terakhir bulan Ramadan, seorang umat hendaknya mempelajari alasan dan jawaban mengapa Nabi melakukan itu. Banyak hikmah yang bisa dipetik tentang kegigihan Nabi dalam beribadah. Karena 10 hari ini sekaligus penanda bahwa sebentar lagi kita akan meninggalkan bulan Ramadan.
Buya Yahya memberikan perumpamaan, 10 terakhir bulan Ramadan ibarat orang tua yang mempunyai seorang anak dan sedang sekolah di luar negeri. Kala itu anaknya sedang berlibur di tanah air dan tiga hari lagi akan berangkat ke luar negeri kembali. Maka dalam sisa tiga hari itu orang tua biasanya akan menyiapkan segala kebutuhan anaknya, menyempatkan untuk terus bersama anaknya, dan meningkatkan kualitas kebersamaan dengan anaknya yang akan pergi kembali. Begitu juga dengan Ramadan yang merupakan sebuah fitrah.
Begitulah jika seorang hamba merasa rindu dengan Ramadan, menikmati saat-saat terakhir bulan Ramadan. Buya Yahya menegaskan, jika awal Ramadan sudah rajin, 10 hari terakhir hendaknya lebih ditingkatkan kembali jangan justru makin kendur. Intinya yang sudah kita lakukan hendaknya untuk terus ditingkatkan.
Jangan Hanya Mengkhususkan pada Malam Ganjilnya Saja 10
Pada pembahasan 10 malam terakhir bulan Ramadan ini, Buya Yahya memberi imbauan kepada kita agar jangan hanya mengistimewakan pada malam ganjilnya saja. Termasuk imbauan kepada DKM-DKM masjid hendaknya tidak membatasi jamaah dalam menghidupkan 10 akhir bulan Ramadan dengan tidak mengkhususkan malam-malam tertentu saja. Sebab tidak sedikit kita temui, ada masjid yang hanya menghidupkan 10 malam terakhir hanya pada malam-malam ganjilnya saja, sehingga pada malam genap orang tidak bisa mengikuti karena di masjid tersebut tidak melaksanakannya. Hal demikian itu menyebabkan kita tidak bisa menghidupkan 10 malam terakhir dengan utuh.
Dalam pungkasannya, Buya Yahya kembali mengingatkan kepada kaum muslimin hendaknya bisa menampakkan dan membuktikan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwasannya aku menyukai, mencintai, merindukan, dan bangga kepada bulan Ramadan dengan menghidupkan malam-malamnya. Sebagai orang yang beriman, hendaknya pula kita meningkatkan kerinduan ketika datangnya bulan Ramadan dan merasa sedih ketika Ramadan akan meninggalkan kita.
Sumber: Yotube Metro TV
Penulis: Ivan Arief Rachman, S.Pd.
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Keutamaan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mengantuk adalah sifat manusia yang dapat dialami oleh setiap orang. Rasa kantuk ini bisa disebabkan oleh berbagai... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Perayaan maulid Nabi Muhammad saw semarak di mana-mana. Namun, sebenarnya apa tujuan dari perayaan maulid Nabi... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Rabu 6 Jumadil Ula 1444 H atau bertepatan dengan 30 November 2022, Guru Mulia Sayyidi Syeikh... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sabar dan syukur merupakan dua kata yang umum diucapkan, namun pada hakikatnya sangat sulit untuk dipraktikkan. Lisan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Cinta adalah karunia yang Allah berikan kepada seluruh manusia. Cinta dapat membuat manusia saling menyayangi, menghargai, dan berbuat... selengkapnya
Di hari yang agung ini mari kita menjadi orang yang berani berkurban dan berjuang melawan hawa nafsu, ego, dan kesombongan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sombong merupakan sebuah sifat tercela dimana seseorang memandang orang lain lebih rendah dan hina, dan hanya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sahabat Pustaka, mandi junub merupakan kewajiban seorang muslim ketika ia memiliki berhadas besar seperti, keluar mani,... selengkapnya
Cirebon, Pustaka Al-Bahjah News-Petugas Keamanan LPD AL-Bahjah Cirebon Menutup Jalan untuk Sementara Waktu pada Saat Shalat Berjamaah Sedang Berlangsung di... selengkapnya
Sering kali tanpa disadari kita berjabat tangan, bersalaman, bahkan berinteraksi dengan lawan jenis tanpa mengetahui apakah ia termasuk mahram atau... selengkapnya
Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 256 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000
Saat ini belum tersedia komentar.