Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Lakukan Ini Agar Anda Bisa Berkunjung ke Makkah dan Madinah

Lakukan Ini Agar Anda Bisa Berkunjung ke Makkah dan Madinah

Diposting pada 29 Juli 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 1.172 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Berkunjung ke Makkah dan Madinah merupakan impian yang dimiliki banyak orang. Makkah dan Madinah merupakan dua tempat suci yang pernah disinggahi Baginda Nabi Muhammad Saw. Tempat yang sering disebut dengan dua tanah suci (haramain) ini memiliki julukannya masing-masing, Makkah diberi julukan al-mukarramah (yang mulia/yang dihormati) dan Madinah diberi julukan al-munawwarah (yang diterangi cahaya). Begitu istimewanya kedua tempat ini sehingga wajar seorang mukmin rindu untuk berkunjung ke sana.

Keutamaan Makkah dan Madinah

Sebelum sampai ke Makkah dan Madinah, alangkah baiknya kita mengetahui juga keutamaan dua kota ini. Buya Yahya dalam bukunya yang berjudul Fiqih Haji dan Umrah yang Mudah Dipahami menjabarkan salah satu keistimewaan Makkah dan Madinah, yakni adanya Masjid al-Haram dan Masjid Nabawi. Diriwayatkan oleh Sayyidina Jabir bin Abdullah r.a., beliau berkata:

قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (( صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِيْ أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيْمَا سِوَاهُ، إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ، وَصَلَاةٌ فِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِئَةِ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيْمَا  سِوَاهُ )). (رواه أحمدوابن ماجه

Telah bersabda Rasulullah saw., ‘Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama 1.000 kali dibanding shalat di selainnya, kecuali Masjidilharam. Dan shalat di Masjidilharam lebih utama 100.000 kali dibanding shalat di selainnya.’” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Kabar gembira dari Rasulullah Saw. ini tidak kurang untuk memupuk kerinduan seorang mukmin dalam meraih pahala yang yang besar. Hingga wajar umat Islam berbondong-bondong datang ke dua masjid yang ada di Makkah dan Madinah ini. Tentunya dengan tetap memperhatikan aturan-aturannya.

Agar Sampai ke Makkah dan Madinah

  1. Rindu Allah Swt dan Nabi Muhammad Saw.

Hal pertama yang sangat mendasar dalam upaya untuk sampai ke kota Makkah dan Madinah dalam keadaan terbaik adalah dengan menanamkan kerinduan yang tepat di dalam hati. Dengan suksesnya rindu ini hati kita sudah sampai ke sana lebih dulu sebelum sampainya jasad. Ditegaskan oleh Buya Yahya,

“Sampai ke Makkah dan Madinah yang terpenting adalah sampainya hati, kerinduan yang ada di dalam hati kita”.

Buya mewanti-wanti agar jangan sampai perjalanan kita ke dua kota suci Makkah dan Madinah hanya sekadar rekreasi tanpa adanya perenungan yang muncul sebagai buah dari kerinduan yang terobati.

Bagaimanakah cara merindu dua tempat suci ini? Ini erat sekali hubungannya dengan alasan dan niat di dalam hati. Buya Yahya memberikan isyarat, hendaklah kita merindukan Allah Swt dan Rasul-Nya Saw. Senang memenuhi undangan Allah Swt, kerinduan kepada Allah Swt yang telah menjanjikan melalui lisan Baginda Nabi Saw. bahwasanya orang yang shalat di Masjidil Haram akan mendapatkan pahala berlipat-lipat, kesadaran bahwa kita akan bisa melihat Ka’bah yang dulu pernah dilihat Baginda Nabi Saw, juga bukit-bukit di Makkah yang  pernah melihat Baginda Nabi Saw, menjelajahi tapak tilas perjalanan hidupnya, dan sebagainya.

“Yang perlu kita hadirkan justru adalah kerinduan kita kepada Makkah dan Madinah sehingga jika suatu ketika Allah Swt. mengizinkan kita untuk berkunjung ke Makkah dan Madinah itu karena murni kerinduan kita, bukan karena sombong-sombongan.” Buya Yahya.

  1. Ikhtiar dan Doa

Ikhtiar yang sungguh-sungguh dan doa yang tulus merupakan tanda kerinduan yang sesungguhnya kepada Makkah dan Madinah. Kerinduan-kerinduan yang kita suburkan di dalam hati akan menjadi sebab kita terus berusaha untuk mencapai yang dirindukan. Juga diiringi dengan keseriusan dalam usaha dan ketulusan dalam panjatan doa. Buya Yahya berpesan,

“Dalam usaha itu tidak cukup berusaha dengan usaha zahir saja, tetapi (harus) zahir dan batin. Hati kita dan juga upaya-upaya zahir kita. Senantiasa memohonlah kepada Allah Swt dan berusahalah dengan rizki yang halal. Terbaik dari rizki kita untuk menuju kepada Allah Swt dan Baginda Nabi Saw.”

Tanda kerinduan ini tidak terbatas dengan usaha mengumpulkan pembiayaan saja. Melainkan apa yang mesti dilihat adalah proyeksi untuk akhirat. Karena itu, bagi orang yang rindu Makkah dan Madinah ketika mendengar kabar tentang amalan yang pahalanya menyerupai pahala ibadah haji dan umrah, ia akan bersemangat mengerjakan amalan itu. Tidak sampai di situ saja, ia juga akan bersemangat mengejar pahala-pahala ibadah lainnya. Itu semata-mata karena apa yang dilihatnya adalah akhirat.

 

Oleh: Iim Ainunnaim Muhammad

Referensi:

Buku Fiqih Haji dan Umrah yang Mudah Dipahami

Tausiyah Buya Yahya

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , , , , , ,

Bagikan ke

Lakukan Ini Agar Anda Bisa Berkunjung ke Makkah dan Madinah

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Allah Bersumpah dengan Pena: Simbol Ilmu, Amal, dan Medium Peradaban
8 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Selembar kertas tampak sederhana, rapuh, bahkan sering terabaikan. Namun di balik kesederhanaannya, ia adalah saksi bisu perjalanan ilmu,... selengkapnya

Susah Menangisi Dosa, Apakah Taubat Diterima?
14 Oktober 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Manusia adalah tempatnya salah dan dosa, tiada seorangpun manusia di dunia ini yang luput dari kesalahan... selengkapnya

Mewujudkan Generasi Qur’ani bagi Peradaban Islam
11 Desember 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Diskursus soal teori-teori peradaban yang umum kita ketahui selama ini identik dengan masa kebangkitannya para pemikir Eropa... selengkapnya

Liburan Usai, Suasana Berbeda: Dua Golongan Santri Saat Kembali ke Pesantren
6 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Liburan telah usai, sudah waktunya para santri kembali ke pondok untuk meneruskan perjuangan menuntut ilmu. Balik ke pondok... selengkapnya

Haramkah Menulis dan Membaca Cerita Fiksi?
17 September 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Cerita fiksi merupakan salah satu jenis karya sastra yang tulis oleh manusia dengan tujuan tidak hanya untuk... selengkapnya

Keutamaan dan Amalan 10 Hari Awal Bulan Dzulhijjah
6 Juni 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Dzulhijjah adalah bulan yang istimewa. Bulan yang termasuk ke dalam salah satu bulan haram, bulan yang... selengkapnya

Ketika Terlanjur Tahu Aib Orang Lain
13 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sudah menjadi keharusan untuk kita tidak usah mencari-cari kekurangan dan aib orang lain. Namun sekeras apa pun usaha... selengkapnya

Tanda-Tanda Jodoh yang Cocok Menurut Al-Qur’an
22 Juni 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana tanda-tanda jodoh menurut Al-Qur’an? Apa yang membuat seseorang bisa disebut sebagai jodoh yang... selengkapnya

Tips Menyikapi Suami Pendiam
16 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Setiap manusia memiliki karakter dan sifat masing-masing. Ada yang memiliki karakter dan sifat pendiam, ada juga... selengkapnya

Keterampilan Sains sebagai Bekal Anak dalam Menghadapi Tantangan Zaman
2 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada saat ini teknologi terus berkembang pesat seiring berkembangnya zaman. Negara-negara maju terus bersaing dalam menciptakan teknologi yang... selengkapnya

Lakukan Ini Agar Anda Bisa Berkunjung ke Makkah dan Madinah

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: