Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Ketika Hati Sudah Kotor, yang Dicari dari Orang Lain Hanyalah Keburukannya

Ketika Hati Sudah Kotor, yang Dicari dari Orang Lain Hanyalah Keburukannya

Diposting pada 29 April 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 83 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Hati merupakan bagian sensitif dari diri manusia. Melaluinya kita bisa merasakan ketenangan, keindahan, dan kegembiraan hidup. Begitu juga sebaliknya, jika hati sudah sakit, kotor, dan dipenuhi penyakit hati, maka hidup kita akan penuh dengan kesusahan, kegundahan, dan kesendirian. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk bisa memilah segala hal yang dimungkinkan bisa masuk dan memengaruhi hatinya.

Selain sensitif, hati juga dapat menjadi cerminan dari diri manusia. Jika seseorang memiliki perilaku yang lembut, tutur kata yang indah, dan mudah berprasangka baik, maka itulah tanda bahwa hatinya baik. Hati yang baik akan membuat kita lembut dan teduh memandang dunia. Hati yang teduh membuat kita sulit untuk menemukan kekurangan orang lain. Semua itu terjadi karena hati kita telah terjaga. Namun, ketika hati telah kotor maka kita menjadi sulit untuk merasakan semua itu. Hati yang kotor menjadikan kita tidak tenang, sulit memandang orang lain dengan pandangan kasih sayang, mudah berkomentar buruk, dan gampang berburuk sangka.

Salah satu sebab hati kita mudah lelah dan kotor adalah kita suka membongkar aib dan kesalahan orang lain. Jika seseorang mempunyai perilaku seperti itu, maka pada hakikatnya dia telah memasukkan benih-benih penyakit ke dalam hatinya. Ketika perilaku tersebut sudah menjadi kebiasaan, maka dia akan memiliki mata yang suka mencari-cari kesalahan dan aib orang lain. Tidak ada satu pun yang terlewat dari pandangannya kecuali telah ternilai buruk. Jika saudaranya atau tetangganya mendapatkan keberkahan dan kelimpahan rezeki dari Allah, maka dia memandang semua itu sebagai sebuah kesalahan. Dia akan menganggap bahwa mereka tidak pantas mendapatkan semua itu, sebab baginya dialah orang yang paling berhak menerimanya. Bahkan kalaupun dia mendapatkan sedikit dari rezeki tersebut, dia akan menganggap bahwa itu adalah kewajiban dari saudara atau tetangganya. Hal tersebut tiada lain karena kita memiliki hati yang kotor. Tetapi, akan berbeda apabila kita memiliki hati yang bersih. Ketika mengetahui tetangga atau saudara mendapatkan keluasan rezeki dari Allah, maka kita akan mudah bahagia dengan kabar tersebut walaupun kita tidak mendapatkan sedikit pun dari rezeki yang mereka peroleh. Selain terhindar dari dosa, hati yang bersih akan membuat kita senang dan tenang dalam menjalani hidup.

Beriringan dengan semua itu, ketika kita tidak sengaja melihat kejelekan orang lain maka kita bisa mencontoh akhlak mulia yang telah diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alahi Wasallam. Sebuah akhlak yang membuat hati kita terjaga dari sebab-sebab penyakit hati. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh guru kita Buya Yahya,

“Jika kita melihat kejelekan seseorang, maka pastikan sebagai orang beriman bahwa Anda sedih sebab orang tersebut adalah umat Baginda Nabi Muhammad. Kalau kita tidak merasa sedih (melihat umat Baginda Nabi Muhammad) melakukan kejelekan, maka itulah tanda bahwa iman kita telah keropos.”

Baginda Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alahi Wasallam diutus sebagai rahmat bagi semesta alam. Atas dasar itulah, seharusnya sebagai umat Baginda Nabi Muhammad kita juga bisa menjadi rahmat bagi orang-orang di sekitar kita. Jika tidak merasa sedih dengan kesalahan yang dilakukan oleh umat Baginda Nabi Muhammad, maka kita harus bertanya pada diri sendiri, benarkah kita cinta kepada Rasulullah?

Jika kita cinta kepada Umat Baginda Nabi Muhammad, maka kita juga akan cinta kepada segala hal yang dicintai oleh Baginda Nabi Muhammad. Kita tahu bahwa Rasulullah sangat mencintai hambanya. Tidak ada satu pun dari kehidupan Rasulullah selain memikirkan kebaikan dan keselamatan umatnya. Karenanya, ketika kita tidak merasa sedih dan malah senang dengan kesalahan yang dilakukan orang lain, maka cinta kita adalah cinta yang palsu. Bahkan semua itu bisa menjadi tanda bahwa Baginda Nabi Muhammad tidak ada di dalam hati kita.

Oleh karena itu, mari kita menjaga diri kita dari segala hal yang bisa membuat hati kotor. Jika kita menemukan saudara atau orang yang ada di sekitar kita melakukan kesalahan, kita harus merasa sedih, dan berusaha mengingkari kesalahan yang telah dia lakukan. Setelah itu, mari kita ajak dia kembali kepada Allah dengan segala hal yang bisa kita usahakan. Bersamaan dengan itu, kita juga berusaha untuk menutupi kesalahan yang telah dia lakukan. Hati yang baik tumbuh karena kita sering memasukkan kebaikan ke dalam diri kita. Begitu juga sebaliknya, jika kita senang dekat dengan hal-hal yang kotor dan diharamkan oleh Allah maka itu akan menjadi sebab hati kita kotor.

Ingat! Salah satu ciri hati yang bersih adalah kita mudah berprasangka baik dengan orang lain. Akan tetapi, ketika hati kita telah kotor, untuk memandang orang lain dalam kebaikan pun akan sangat sulit oleh kita.

 

Penulis: Fahmi Sidik Marunduri

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Ketika Hati Sudah Kotor, yang Dicari dari Orang Lain Hanyalah Keburukannya

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Teks Khutbah Iduladha dan Muraqqi 1445 H Majelis Al-Bahjah
17 Juni 2024

  Berikut kami hadirkan teks khutbah Iduladha 1445 H/2024 M. Silakan mendownload dan menyebarkannya melalui tautan yang ada di bawah... selengkapnya

Dari Kuningan Menuju Yaman
17 November 2021

Dari Kuningan Menuju Yaman PUSTAKA AL-BAHJAH-INSPIRASI- Ijaz Ahmad Jawahirulhaq, seorang santri STAIBA (Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Bahjah) angkatan pertama, berbagi... selengkapnya

Memungut Hikmah di Bulan Rajab: Perjalanan dari Akal menuju Hati
31 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Bulan Rajab sering kali hadir menyapa kita dengan suasana yang tenang namun penuh wibawa. Di tengah deru kehidupan... selengkapnya

Petugas Keamanan Al-Bahjah Cirebon Menutup Jalan di Area Masjid Oemar untuk Sementara Waktu
16 Maret 2021

Cirebon, Pustaka Al-Bahjah News-Petugas Keamanan LPD AL-Bahjah Cirebon Menutup Jalan untuk Sementara Waktu pada Saat Shalat Berjamaah Sedang Berlangsung di... selengkapnya

KEBERSAMAAN DIVISI DAKWAH DAN MEDIA DALAM MERAIH IMPIAN BERSAMA
5 Januari 2022

KEBERSAMAAN DIVISI DAKWAH DAN MEDIA DALAM MERAIH IMPIAN BERSAMA Rasa semangat merupakan hal yang sangat penting dalam hidup seseorang guna... selengkapnya

Patungan Kurban Satu Kambing Oleh Satu Kelas Ternyata Bisa Sah, Begini Caranya
6 Juni 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon- Patungan kurban adalah gabungan beberapa orang dalam pengumpulan dana untuk membeli hewan kurban. Umumnya fenomena patungan kurban... selengkapnya

Kekuatan Lantunan Azan: Sebuah Kisah Nyata
28 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hari itu, kelelahan menyelimuti tubuhku setelah seharian penuh bergulat dengan berbagai tugas dan kewajiban. Rasanya tak ada... selengkapnya

Psikologi di Balik Selalu Berpura-pura “Menjadi yang Tersakit”
11 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Secara tak sadar kita sering mendengar cerita atau curhatan seseorang yang tampak terus-menerus disakiti, merasa tidak pernah dipahami,... selengkapnya

Hukum Memasang Kanopi Rumah yang Menjorok ke Tanah Milik Fasilitas Umum
16 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sekitaran kompleks perumahan, sering kita jumpai rumah yang di beberapa bagiannya berbatasan langsung dengan selokan kecil atau... selengkapnya

Penerbit Pustaka Al-Bahjah Serahkan Dana Peduli Palestina Melalui Program “Palestina Memanggil”
18 November 2023

Bismillahirrahmaniirahim. Allhummah shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbini wasallim. Alhamdulillah, sejak tanggal 18 Oktober 2023 lalu hingga... selengkapnya

Ketika Hati Sudah Kotor, yang Dicari dari Orang Lain Hanyalah Keburukannya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: