Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Ahad & Hari Besar Tutup
Beranda » Blog » Ingin Ilmu Tetap Nyangkut? Amalkan Adab kepada Guru Berikut!

Ingin Ilmu Tetap Nyangkut? Amalkan Adab kepada Guru Berikut!

Diposting pada 30 Maret 2021 oleh Dzikri Imaddudin / Dilihat: 3.635 kali

Ingin Ilmu Tetap Nyangkut?

Amalkan Adab kepada Guru Berikut!

Oleh: Admin 2

Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)

PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Imam Zarnuji  dalam kitab Ta’lim Al-Muta’alim,  merupakan kitab yang akan membawa kita agar menjadi santri sejati dan penuntut ilmu yang sesungguhnya untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Dalam pasal “Mengagungkan Ilmu dan Ahli Ilmu”, yaitu para ulama.

Kamis (26/03/2021) Buya menyampaikan, “Ketahuilah wahai para santri dimana pun kalian berada. Sesungguhnya kalian para penuntut ilmu tidak mendapatkan ilmu. Dan  tidak akan bisa memanfaatkan ilmunya. Kecuali,  dengan mengagungkan ilmu, ahli ilmu, ulamanya, guru-guru yang mengajarkan ilmu tersebut, dan mengagungkan ustadznya serta memuliakannya.”

“Tidak akan sampai kepada ilmu, orang yang telah sampai itu (seorang alim tidak akan menjadi alim), kecuali dengan pengagungan, pemuliaan kepada guru. Dan tidak akan jatuh orang yang telah jatuh  dalam kehinaan (dia tahu itu haram, tetapi dilanggar). Kecuali, sebabnya karena meninggalkan pemuliaan, pengagungan kepada gurunya,” imbuh Buya.

Menurut Buya, kaidahnya secara umum guru tidak mencari penghormatan, karena yang dirindukan oleh seorang guru adalah dimuliakan oleh Allah, bukan dimuliakan oleh santri. Seorang guru tidak mengharapkan penghormatan dari santri. Akan tetapi, menghormati guru itu merupakan kepentingan santri agar mengucur ilmunya dan adanya keberkahan dalam ilmunya.

Kalau kita tidak menghormati guru, maka tidak akan mengucur ilmu yang dimiliki oleh guru sehingga dengan penghormatan inilah seorang murid akan melampaui gurunya.

Lalu, bagaimanakah cara menghormati seorang guru?

Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Jangan berjalan di depannya (jangan membelakangi guru), kecuali diminta oleh guru.
  2. Jangan duduk di tempat yang biasa diduduki oleh guru.
  3. Jangan memulai berbicara/pembicaraan di hadapan guru. Kecuali, mendapat izin terlebih dahulu dari guru.
  4. Jangan bertanya kepada guru sesuatu, saat tampak bahwa guru sedang cape. Cape di sini bukan berarti guru bosan atau cape mengajarkan ilmu. Akan tetapi, cape secara manusiawi yang membutuhkan istirahat. Misalnya, guru sudah mengajar berjam-jam. Akan tetapi, kita malah bertanya pada saat guru sedang beristirahat.

Buya juga berpesan, “Kalau menjadi guru, menjadi ulama, jangan mencari penghormatan. Mencari ilmu jangan salah niat karena ada perasaan enak ketika menjadi ulama dihormati murid.”

“Guru tidak minta penghormatan, mereka ingin dimuliakan oleh Allah, tetapi ini pendidikan bagi kita sebagai seorang murid. Maka, kita perlu menghormati, memuliakan guru kita demi mendapatkan ilmu dari Allah melalui guru kita.” Buya mengakhiri.

Kesimpulannya, sesungguhnya  seseorang yang menuntut ilmu itu hendaknya meminta ridho seorang guru, menjauhi murkanya guru, dan menjalankan perintah guru (kecuali perintah untuk bermaksiat). Ini semua merupakan kunci kesuksesan  dalam menuntut ilmu.

Wallahualam bissawab.

Ditulis oleh: Admin 2

Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)

Referensi: https://www.youtube.com/watch?v=zzkci_Kl59I

Bagikan ke

Ingin Ilmu Tetap Nyangkut? Amalkan Adab kepada Guru Berikut!

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Ingin Ilmu Tetap Nyangkut? Amalkan Adab kepada Guru Berikut!

Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: