Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Hikmah di Balik Sebuah Musibah: Membuat Lebih Kuat dan Bijak dalam Menghadapinya

Hikmah di Balik Sebuah Musibah: Membuat Lebih Kuat dan Bijak dalam Menghadapinya

Diposting pada 23 Januari 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 972 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sebagian orang berpikir bahwa musibah yang terjadi merupakan sebuah azab yang diturunkan oleh Allah Suhanallahu wa Ta’ala, dan sebagian lagi berpikir ini merupakan ujian dari Allah Suhanallahu wa Ta’ala, yang mana kita harus sabar dan tawakal dalam menghadapinya. Akan tetapi, pasti selalu ada hikmah di balik sebuah musibah, yang membuat kita lebih kuat dan bijak dalam menghadapinya. Tak satu pun peristiwa yang terjadi di dunia ini melainkan membawa hikmah di dalamnya.

Ada beberapa hikmah yang dapat kita petik ketika kita mengalami sebuah musibah, di antara.

Mengingat Allah Suhanallahu wa Ta’ala

Banyak hal yang membuat kita kembali mengingat Allah. Salah satunya yaitu ketika kita mendapatkan sebuah musibah. Di saat musibah melanda, kita sering kali menyebut kalimat Allahu Akbar dan kalimat syahadat “Lailahailallah Muhammadur Rasulullah” yang memberi isyarat bahwa Allah lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kita pasti percaya bahwa segala musibah yang terjadi seperti meletusnya gunung, tanah longsor, serta angin puting beliung, dan lain sebagainya merupakan atas kehendak Allah Suhanallahu wa Ta’ala. Begitu juga dengan musibah banjir yang sering terjadi. Kita tidak bisa mengendalikan gunung agar tidak meletus, begitu pun dengan musibah lainnya, dan hal tersebut mengingatkan kita akan kekuasaan-Nya. Mungkin kita sering lupa atau bahkan jarang mengingat Allah. Namun dengan musibah yang terjadi kita disadarkan untuk terus mengingat-Nya.

Introspeksi Diri

Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang kita lakukan, baik di tempat kerja atau di rumah. Banyak juga hal yang kita pikirkan yang cukup membuat kita pusing, seperti memikirkan ekonomi, keluarga, dan tantangan masa depan. Tapi pernahkah kita meluangkan waktu untuk mengintrospeksi diri?

Koreksilah diri kalian sebelum kalian dihisab dan berhiaslah (dengan amal saleh) untuk pagelaran agung (pada hari kiamat kelak)”.

Itulah nasihat dari sahabat Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam yaitu Umar bin Khattab Radiayallahu Anhu terkait introspeksi atau muhasabah diri. Dengan adanya musibah ini mari kita bersama-sama untuk mengintrospeksi diri, untuk meningkatkan kesadaran kita akan kesalahan yang telah kita perbuat dan bergegas untuk memperbaikinya.

Dunia Hanya Sementara

Bencana alam merupakan salah satu bentuk keterbatasan kehidupan di dunia. Berbanding terbalik dengan kehidupan di akhirat yang abadi. Bencana alam mengingatkan kita bahwa bumi bisa rusak karena suatu musibah, kehidupan manusia akan menemukan batasnya, dan kita akan dihadapkan pada akhir dunia yaitu hari kiamat yang mana pada saat itu alam semesta akan hancur lebur.

Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS Ghafir: 39)

Pada ayat tersebut menjelaskan bahwasanya dunia merupakan tempat yang serba terbatas dan fana. Bencana-bencana yang terjadi hari ini adalah pengingat bagi kita bahwa kita masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri sebelum ajal menjemput kita.

Menjaga Lingkungan

Tidak ada asap kalau tidak ada api, begitu juga dengan musibah. Tidak ada musibah banjir, tanah longsor, kekeringan, kebakaran, dan lain sebagainya yang tanpa ada sebab. Selain karena faktor alam beberapa bencana juga bisa terjadi karena ulah manusia.

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS Ar-Rum: 41)

Melalui ayat tersebut, Allah Suhanallahu wa Ta’ala memperingatkan manusia bahwa kerusakan dan bencana alam yang terjadi di muka bumi adalah ulah tangan mereka sendiri. Dan banyak dari kita yang belum sadar bahwa kebiasaan buruk seperti buang sampah sembarangan yang kita anggap kecil bisa berdampak besar bagi lingkungan kita. Dengan adanya musibah ini, kita di ingatkan untuk senantiasa menjaga lingkungan dan diberi kesadaran bahwa bumi merupakan sebaik-baiknya tempat tinggal bagi manusia sebelum ia kembali kepada-Nya.

 

Penulis: Moh. Minanur Rohman

Penyunting: Idan Sahid

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

Hikmah di Balik Sebuah Musibah: Membuat Lebih Kuat dan Bijak dalam Menghadapinya

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Hukum Cat yang Menghalangi Anggota Wudu: Apakah Shalatnya Sah?
1 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Wudu merupakan syarat sah shalat yang harus dipenuhi setiap Muslim. Tanpa suci dari hadas besar maupun kecil, maka... selengkapnya

Habib Novel Alaydrus Bongkar Cara Masuk Surga Dengan Modal Senyuman
30 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Senyuman merupakan sebuah hal lumrah dalam kehidupan manusia. Senyum mencerminkan rasa senang dan bahagia terhadap sesuatu... selengkapnya

Yang Membuat Kita Masih Bertahan Bukan Karena Kita Kuat, Tapi Karena Allah
20 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernahkah kita merenung, tentang seberapa jauh perjalanan ini yang akhirnya mampu membawa kita sampai titik sekarang? Tentang berapa... selengkapnya

Apa Itu Najis ‘Ainiyah dan Hukmiyah?
2 Juli 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam ilmu fiqih, tata cara bersuci (thaharah) sangat bergantung pada sifat dan wujud najis. Oleh karena itu, penting... selengkapnya

Buya Yahya: Santuni Anak Yatim Langsung ke Rumah Mereka
30 Juli 2023

Buya Yahya, pengasuh LPD Al-Bahjah memberikan tausiyah tentang cara yang lebih baik dalam menyantuni anak yatim dan piatu. Menurut Buya... selengkapnya

Hukum Shalat Jumat Ketika Bertepatan dengan Hari Raya (Oleh: Buya Yahya)
5 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada tahun-tahun tertentu, kita menemukan hari raya bertepatan dengan hari Jumat. Bersamaan dengan itu, muncul pertanyaan apakah melaksanakan... selengkapnya

Buya Yahya Menjawab: Bagaimana Menyikapi Adanya Dugaan Kecurangan Hasil Pemilu?
19 Februari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Masyarakat Indonesia telah melangsungkan Pesta Demokrasi 5 tahun sekali yang digelar pada tanggal 14 Februari 2023. Setelah... selengkapnya

Orang Tua yang Telah Meninggal Masih Bisa Mendapatkan Pahala dengan Cara Ini
1 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap amal kebaikan yang kita lakukan, baik berupa sedekah maupun berbagi ilmu, akan memberikan pahala langsung kepada... selengkapnya

Hati-Hati, Jangan Sampai Menjadi Bagian dari 3 Orang yang Celaka
1 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ramadan merupakan bulan yang sangat istimewa, bulan ini diagungkan oleh Allah Swt Yang Maha Tinggi. Allah Swt... selengkapnya

Peradaban Islam dan Akar Orientalisme
12 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di era modern kita melihat kejayaan yang dimiliki Barat hampir mencakup semua sektor kehidupan. Namun, tak banyak yang... selengkapnya

Hikmah di Balik Sebuah Musibah: Membuat Lebih Kuat dan Bijak dalam Menghadapinya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: