Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Hikmah di Balik Sebuah Musibah: Membuat Lebih Kuat dan Bijak dalam Menghadapinya

Hikmah di Balik Sebuah Musibah: Membuat Lebih Kuat dan Bijak dalam Menghadapinya

Diposting pada 23 Januari 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 952 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sebagian orang berpikir bahwa musibah yang terjadi merupakan sebuah azab yang diturunkan oleh Allah Suhanallahu wa Ta’ala, dan sebagian lagi berpikir ini merupakan ujian dari Allah Suhanallahu wa Ta’ala, yang mana kita harus sabar dan tawakal dalam menghadapinya. Akan tetapi, pasti selalu ada hikmah di balik sebuah musibah, yang membuat kita lebih kuat dan bijak dalam menghadapinya. Tak satu pun peristiwa yang terjadi di dunia ini melainkan membawa hikmah di dalamnya.

Ada beberapa hikmah yang dapat kita petik ketika kita mengalami sebuah musibah, di antara.

Mengingat Allah Suhanallahu wa Ta’ala

Banyak hal yang membuat kita kembali mengingat Allah. Salah satunya yaitu ketika kita mendapatkan sebuah musibah. Di saat musibah melanda, kita sering kali menyebut kalimat Allahu Akbar dan kalimat syahadat “Lailahailallah Muhammadur Rasulullah” yang memberi isyarat bahwa Allah lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kita pasti percaya bahwa segala musibah yang terjadi seperti meletusnya gunung, tanah longsor, serta angin puting beliung, dan lain sebagainya merupakan atas kehendak Allah Suhanallahu wa Ta’ala. Begitu juga dengan musibah banjir yang sering terjadi. Kita tidak bisa mengendalikan gunung agar tidak meletus, begitu pun dengan musibah lainnya, dan hal tersebut mengingatkan kita akan kekuasaan-Nya. Mungkin kita sering lupa atau bahkan jarang mengingat Allah. Namun dengan musibah yang terjadi kita disadarkan untuk terus mengingat-Nya.

Introspeksi Diri

Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang kita lakukan, baik di tempat kerja atau di rumah. Banyak juga hal yang kita pikirkan yang cukup membuat kita pusing, seperti memikirkan ekonomi, keluarga, dan tantangan masa depan. Tapi pernahkah kita meluangkan waktu untuk mengintrospeksi diri?

Koreksilah diri kalian sebelum kalian dihisab dan berhiaslah (dengan amal saleh) untuk pagelaran agung (pada hari kiamat kelak)”.

Itulah nasihat dari sahabat Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam yaitu Umar bin Khattab Radiayallahu Anhu terkait introspeksi atau muhasabah diri. Dengan adanya musibah ini mari kita bersama-sama untuk mengintrospeksi diri, untuk meningkatkan kesadaran kita akan kesalahan yang telah kita perbuat dan bergegas untuk memperbaikinya.

Dunia Hanya Sementara

Bencana alam merupakan salah satu bentuk keterbatasan kehidupan di dunia. Berbanding terbalik dengan kehidupan di akhirat yang abadi. Bencana alam mengingatkan kita bahwa bumi bisa rusak karena suatu musibah, kehidupan manusia akan menemukan batasnya, dan kita akan dihadapkan pada akhir dunia yaitu hari kiamat yang mana pada saat itu alam semesta akan hancur lebur.

Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS Ghafir: 39)

Pada ayat tersebut menjelaskan bahwasanya dunia merupakan tempat yang serba terbatas dan fana. Bencana-bencana yang terjadi hari ini adalah pengingat bagi kita bahwa kita masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri sebelum ajal menjemput kita.

Menjaga Lingkungan

Tidak ada asap kalau tidak ada api, begitu juga dengan musibah. Tidak ada musibah banjir, tanah longsor, kekeringan, kebakaran, dan lain sebagainya yang tanpa ada sebab. Selain karena faktor alam beberapa bencana juga bisa terjadi karena ulah manusia.

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS Ar-Rum: 41)

Melalui ayat tersebut, Allah Suhanallahu wa Ta’ala memperingatkan manusia bahwa kerusakan dan bencana alam yang terjadi di muka bumi adalah ulah tangan mereka sendiri. Dan banyak dari kita yang belum sadar bahwa kebiasaan buruk seperti buang sampah sembarangan yang kita anggap kecil bisa berdampak besar bagi lingkungan kita. Dengan adanya musibah ini, kita di ingatkan untuk senantiasa menjaga lingkungan dan diberi kesadaran bahwa bumi merupakan sebaik-baiknya tempat tinggal bagi manusia sebelum ia kembali kepada-Nya.

 

Penulis: Moh. Minanur Rohman

Penyunting: Idan Sahid

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

Hikmah di Balik Sebuah Musibah: Membuat Lebih Kuat dan Bijak dalam Menghadapinya

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Mewujudkan Generasi Qur’ani bagi Peradaban Islam
11 Desember 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Diskursus soal teori-teori peradaban yang umum kita ketahui selama ini identik dengan masa kebangkitannya para pemikir Eropa... selengkapnya

Kisah Barseso Seorang Ahli Ibadah yang Terlena Tipu Daya Setan
15 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dikisahkan ada seseorang ahli ibadah yang bernama Barseso. Di setiap harinya ia selalu melakukan shalat hingga 1000... selengkapnya

KEBERSAMAAN DIVISI DAKWAH DAN MEDIA DALAM MERAIH IMPIAN BERSAMA
5 Januari 2022

KEBERSAMAAN DIVISI DAKWAH DAN MEDIA DALAM MERAIH IMPIAN BERSAMA Rasa semangat merupakan hal yang sangat penting dalam hidup seseorang guna... selengkapnya

Orang Yang Belum Akikah Tidak Boleh Berkurban, Benarkah?
31 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Tidak lama lagi kita akan memasuki bulan Dzulhijjah. Pada bulan ini terdapat ibadah agung yang disyariatkan... selengkapnya

Mengutamakan Kepatuhan di atas Penghormatan
28 Maret 2021

Mengutamakan Kepatuhan di atas Penghormatan Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Adakalanya orang... selengkapnya

Cara Mendapatkan Pahala Haji dan Umrah Tanpa Berkunjung ke Makkah
6 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Banyak orang-orang muslim berbondong-bondong pergi ke Makkah dan Madinah untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Semua itu... selengkapnya

Menyambut Bulan Mulia
28 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan suci Ramadan akan segera tiba. Bulan mulia yang membawa banyak keberkahan, rahmat, pengampunan, dan kebaikan yang... selengkapnya

Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah
18 September 2024

  Dzikrullah Luasnya bumi terhampar Indahnya langit terbentang Megahnya pegunungan kokoh ditinggikan Matahari pun dihangatkan   Apalagi yang perlu diragukan?... selengkapnya

Sebuah Puisi: Balada Rindu Sang Bilal
12 Mei 2024

  Balada Rindu Sang Bilal (Oleh: Husni A. Mubarak)   Andai datang burung-burung surga padanya Bilal bin Rabah tetap memeras... selengkapnya

Dari Pikiran Menuju Perbuatan: Sebuah Rantai Kebaikan dan Keburukan
19 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali tidak menyadari bahwa segalanya bermula dari satu titik kecil yang tak terlihat;... selengkapnya

Hikmah di Balik Sebuah Musibah: Membuat Lebih Kuat dan Bijak dalam Menghadapinya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: