● online
Marhaban Ya Ramadhan: Ramadhan yang Dirindukan
Tak terasa kita sudah berada di hadapan bulan agung dan mulia. Bulan yang dirindukan kedatangannya oleh para kekasih Allah Swt, dan hanya kekasih Allah-lah yang merindukan bulan mulia ini. Yang tidak pernah merindukannya tidak akan pernah merasa perlu untuk menyambutnya, yang tidak rindu untuk menyambutnya tidak akan bisa memuliakannya, dan yang tidak memuliakannya tidak akan dimuliakan oleh Allah Swt.
Jangan ada yang tertinggal di antara kita di bulan suci Ramadhan dari rombongan orang-orang pilihan Allah Swt. Jangan tunda hari esok, akan tetapi sekarang, dan saat inilah waktunya kita untuk mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan.
Mengatur waktu kegiatan yang akan kita laksanakan di hari-hari Ramadhan, kapan kita bekerja dan kapan kita beribadah. Semua jadwal aktivitas harus kita buat atas dasar kerinduan kepada Allah Swt.
Mari kita sadari bahwa bulan Ramadhan adalah bulan mulia, bulan Allah Swt melipatgandakan pahala amal kebaikan yang kita lakukan. Yang tidak menyadari kedatangan dan kemuliaan bulan Ramadhan, ia akan keluar dari Ramadhan seperti orang yang tidak pernah memasuki bulan Ramadhan, tidak mendapatkan pengampunan dan kemuliaan dari Allah Swt. Itulah orang-orang celaka yang pernah disebutkan oleh Rasulullah Saw:
(ورَغِمَ أنفُ رجلٍ دخلَ علَيهِ رمضانُ ثمَّ انسلخَ قبلَ أن يُغفَرَ لَهُ (رواه الترمذي
Artinya: “Dan sungguh celaka seseorang yang telah memasuki bulan Ramadhan hingga berakhir, akan tetapi belum diampuni dosanya.” (HR. Tirmidzi)
Di saat kita sudah memasuki bulan Ramadhan, maka senantiasalah untuk menghadirkan kemuliaan Ramadhan di hati kita, dalam segala aktivitas kita. Kita perbanyak untuk bisa beri’tikaf di masjid. Jika kita tergolong orang yang sibuk dengan pekerjaan di pasar atau di kantor, jadikanlah sepanjang tugas/pekerjaan tersebut senantiasa dalam dzikir kepada Allah Swt.
Hal lain yang harus kita persiapkan untuk menyambut Ramadhan adalah persiapan hati yang lapang kepada sesama. Lebih khusus adalah kepada orang tua, suami, istri, kerabat dekat, dan tetangga. Kelapangan dada itu adalah kunci untuk mewujudkan keindahan kita dalam beribadah di bulan Ramadhan. Adanya rasa saling mencintai karena Allah Swt, baik itu antara suami istri, tetangga, atau yang lainnya. Hal tersebut akan mempermudah untuk melakukan amal baik bersama dalam kebersamaan.
Kedengkian hanya akan menghadirkan gunjingan dan kebencian yang akan menjadikan hidup ini tidak nyaman. Lapar dan dahaga di siang hari bulan Ramadhan, akan semakin terasa berat jika dibarengi dengan hati yang saling membenci dan bermusuhan. Alangkah tepatnya jika bulan Ramadhan kita jadikan bulan untuk memulai segala keindahan dan mengakhiri segala kebencian dan permusuhan.
Tags: Pustaka Al-Bahjah, Ramadhan Al-Bahjah, Ramadhanbertaburpahala
Marhaban Ya Ramadhan: Ramadhan yang Dirindukan
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak luput dari yang namanya komunikasi. Baik itu dengan pasangan, keluarga, teman kerja,... selengkapnya
Identitas Buku Judul: Silsilah Fiqih Praktis-Cerdas Memahami Darah Wanita Penulis: Buya Yahya Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Halaman: 177 Buku Silsilah Fiqih... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap muslim mesti tergugah untuk bisa melaksanakan qurban di keluarga atau kampungnya masing-masing. Akan tetapi, jika ada... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Rumah adalah tempat pertama untuk menumbuhkan akhlak, mental, dan kepribadian pada anak. Sebab di rumah anak belajar mencintai,... selengkapnya
Bismillahirrahmaniirahim. Allhummah shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbini wasallim. Alhamdulillah, sejak tanggal 18 Oktober 2023 lalu hingga... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kehidupan Bilal tak ubahnya dengan budak lainnya. Hari-harinya berlalu secara rutin tapi gersang, tidak memiliki sesuatu pada hari... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Ketika memasuki bulan Syawal, umat Islam diberikan kesempatan untuk meraih pahala yang besar dengan cara melaksanakan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pembaca yang dermawan, dalam ekosistem pendidikan yang terus berevolusi, para peserta didik SMAIQu Al-Bahjah kini berhadapan dengan... selengkapnya
Mungkin hidup ini berjalan tidak sesuai dengan pilihan kita, tetapi yakinlah kepada Allah Swt bahwa pilihan-Nya tidak akan pernah salah.... selengkapnya
Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000

Saat ini belum tersedia komentar.