Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Mensyukuri Nikmat Ramadan

Mensyukuri Nikmat Ramadan

Diposting pada 6 April 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 959 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seorang mukmin yang dapat menikmati kemuliaan bulan Ramadan, adalah mereka yang senantiasa menghabiskan waktu dan kesempatannya dengan maksimal melakukan berbagai macam ibadah, karena sejatinya mereka telah mengetahui hakikat, manfaat, serta keutamaannya bulan Ramadan ini.

Bulan Ramadan adalah bulan yang banyak sekali keberkahan yang Allah Swt letakkan di dalamnya, baik keberkahan dari segi duniawi maupun ukhrowi. Seperti terjalinnya kembali silaturahmi, masjid-masjid yang dipenuhi dengan tadarus dan kajian agama, aktivitas jual beli yang meningkat, ajang saling berbagi terjadi di berbagai tempat, dan lain sebagainya. Semua ini dapat dinikmati serta disyukuri oleh orang yang mengerti manfaat serta keutamaan daripada bulan yang mulia ini. Lantas apa saja manfaat serta keutamaan yang ada di bulan Ramadan ini? Baca buku-buku karya Buya Yahya dan perbaharui pengetahuan Anda setiap harinya. Kunjungi tautan berikut: https://pustakaalbahjah.com/katalog

 

RAMADAN ADALAH MOMENTUM UNTUK MENINGKATKAN KETAQWAAN

Di bulan yang mulia ini, Allah Swt mewajibkan hamba-Nya untuk berpuasa selama satu bulan penuh, puasa yang memiliki arti menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkannya. Di dalam puasa juga, selain kita diperintahkan untuk menjauhi segala yang diharamkan, Allah Swt juga melarang hamba-Nya melakukan beberapa sesuatu yang di halalkan, seperti makan dan minum. Dengan tujuan memberikan kesempatan kepada hamba-Nya untuk meningkatkan ketaqwaan agar meningkat ke level selanjutnya serta meninggikan derajatnya di sisi Allah Swt.

Allah Swt berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah: 183).

 

BULANNYA MERAIH SYAFAAT

Tidak henti-hentinya Allah Swt memuliakan bulan ini dengan berbagai macam keberkahan, salah satunya yaitu Allah Swt turunkan Al-Qur’an pada malam Ramadan. Maka dari itu, patutlah bagi kita untuk memuliakan bulan ini dengan memperbanyak membaca dan men-tadabburi Al-Qur’an, karena di bulan ini juga Allah Swt lipatkan pahala bacaan serta jaminan syafaat dari Al-Qur’an tersebut. Sebagaimana disebutkan dalam hadist Nabi Muhammad Saw.

اَلصِّيَامُ وَاْلقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ يَقُوْلُ اَلصِّيَامُ أيْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتَ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فِيْهِ وَيَقُوْلُ اْلقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِالَّيْلِ فَشَفِّعْنِي فِيْهِ قَالَ فَيُشَفِّعَانِ

Artinya:

Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata: “Ya Rabbi, aku mencegahnya dari makan dan minum di siang hari”, Al-Qur’an juga berkata: “Aku mencegahnya dari tidur di malam hari, maka kami mohon syafaat buat dia.” Beliau bersabda: “Maka keduanya dibolehkan memberi syafaat.” (HR. Ahmad).

 

BULAN PENGAMPUNAN

Selama manusia hidup di muka bumi ini pasti tidak luput dari yang namanya dosa, kecuali para Nabi. Maka dengan datangnya bulan Ramadan ini hendaknya kita mengambil kesempatan sebanyak-banyaknya untuk meminta ampun kepada Allah Swt, baik atas dosa yang disengaja maupun tidak disengaja, sebagaimana hadist dari Baginda Nabi Muhammad Saw:

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

Artinya:

Jarak antara shalat lima waktu, shalat Jumat dengan Jumat berikutnya dan puasa Ramadan dengan Ramadan berikutnya merupakan penebus dosa-dosa yang ada di antaranya, apabila tidak melakukan dosa besar” (HR Muslim).

 

DILIPATGANDAKAN SEMUA KEBAIKAN

Dilipatgandakannya pahala setiap kebaikan yang dilakukan menandakan nyatanya sifat Maha Kasih-Nya. Allah Swt menginginkan setiap hambanya untuk maksimal berbuat kebaikan di bulan yang mulia ini agar mendapat pahala sebanyak-banyaknya dan diampuni segala dosanya.

ﺗُﻀَﺎﻋَﻒُ اﻟْﺤَﺴَﻨَﺔِ ﺑِﻌَﺸْﺮِ ﺃَﻣْﺜَﺎﻟِﻬَﺎ ﺇِﻟﻰَ ﺳَﺒْﻌُﻤِﺎﺋَﺔِ ﺿِﻌْﻒٍ ﺇِﻟﻰَ ﻣَﺎ ﺷَﺎءَ اﻟﻠﻪُ، ﻗﺎَﻝَ اﻟﻠﻪ: ﺇِﻻَّ اﻟﺼَّﻮْﻡُ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻟِﻲْ ﻭَﺃَﻧَﺎ ﺃَﺟْﺰِﻱْ ﺑِﻪِ

Semua amal baik akan dilipatgandakan pahalanya 10 kali lipat sampai 700 kali lipat sampai kelipatan yang dikehendaki oleh Allah Swt. Allah Swt bersabda dalam hadits qudsy: “Kecuali puasa, sesungguhnya puasa untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”

 

MEMPERBANYAK SEDEKAH

Sedekah merupakan sebuah amal ibadah yang sangat dianjurkan sekali di bulan Ramadan oleh Baginda Nabi Muhammad Saw. Rasulullah Saw bersabda dari riwayat Imam At-Tirmidzi.

أيُّ الصَّدَقَةِ أفْضَلُ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فَيْ رَمَضَانَ

Artinya:

Dari Anas r.a., sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Rasulullah Saw menjawab, “Sedekah di bulan Ramadan” (HR At-Tirmidzi).

Para sahabat melihat Baginda Nabi Muhammad Saw adalah seorang Nabi yang memilki sifat dan budi pekerti yang luhur karena gemar bersedekah. Tatkala memasuki bulan suci Ramadan, kemurahan hati beliau semakin terlihat dibandingkan dengan bulan-bulan di luar Ramadan.

كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم أجودَ الناسِ بالخيرِ ، وكان أجودَ ما يكون في شهرِ رمضانَ حتى ينسلِخَ

Artinya:

Rasulullah Saw adalah orang paling murah hati. Ia semakin murah hati di bulan Ramadan  (HR al-Bukhari dan Muslim).

 

MEMPERBANYAK IBADAH DI MALAM HARI

Tatkala paginya kita disibukan dengan aktivitas dan ibadah puasa, maka di malam harinya kita dianjurkan untuk menghidupkannya dengan ibadah shalat tarawih dan shalat malam lainya. Rasulullah Saw bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Pada hadits tersebut dijelaskan bahwa orang-orang yang memfokuskan diri beribadah kepada Allah Swt di bulan Ramadan dengan niat yang tulus dan mengharapkan pahala dari-Nya, maka dia akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu.

Semoga dengan mengetahui manfaat serta keutamaan daripada bulan yang mulia ini kita dapat melaksanakan rangkaian kebaikan dan ibadah yang terdapat di bulan ini dengan maksimal, sehingga menjadikan kita insan yang dapat kedudukan yang mulia di sisi Allah Swt. Aamin…

 

Oleh: Aufa Muhammad, Lc.

 

Jelajahi dunia ilmu dengan membaca buku-buku Penerbit Pustaka Al-Bahjah!

Dapatkan akses eksklusif ke beragam pengetahuan yang menginspirasi dari Penerbit Pustaka Al-Bahjah. Koleksi buku-buku karya Buya Yahya dan perdalam pengetahuan agama Anda. Dapatkan buku-buku terbaik kami dengan mengunjungi link Penerbit Pustaka Al-Bahjah sekarang juga!

Klik link: https://pustakaalbahjah.com/katalog

Tags: , ,

Bagikan ke

Mensyukuri Nikmat Ramadan

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Prioritas yang Harus Didahulukan Seorang Perempuan Setelah Menikah: Suami atau Orang Tua?
9 November 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sering kali muncul pertanyaan mengenai prioritas kepatuhan seorang istri dalam sebuah rumah tangga; apakah harus mendahulukan suami... selengkapnya

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H
18 Juli 2023

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H Awal tahun adalah saat untuk merencanakan dan memulai kebaikan dimasa yang akan... selengkapnya

Keutamaan Puasa Ramadan, Jalan menuju Ampunan dan Meraih Lailatul Qadar
17 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Puasa Ramadan merupakan salah satu ibadah paling agung dalam Islam. Ia bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi... selengkapnya

Penjelasan Buya Yahya Tentang Hukum Permainan Capit Boneka
14 Oktober 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Belakangan ini permainan mesin capit boneka marak sekali di masyarakat, banyak diantaranya yang berbondong-bondong memainkan mesin... selengkapnya

Pondok Pesantren: dari Cikal Bakal hingga Menjadi Benteng Peradaban
14 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pesantren adalah lembaga pendidikan yang menaungi para santri untuk belajar agama secara langsung kepada Kyainya. Dalam agama Islam... selengkapnya

Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Terakhir dari Dua Tulisan)
23 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Merenung sebelum bertindak menjadi urgent di tengah-tengah hidup yang serba kompleks. Bahkan orang tua zaman dahulu sering kali... selengkapnya

Pendaftaran Santri Baru Kelas Dewasa Putra atau Putri TAFAQQUH AL-BAHJAH Tahun Akademik 1443-1444 H
14 November 2021

Pendaftaran Santri Baru Kelas Dewasa Putra/Putri TAFAQQUH AL-BAHJAH Tahun Akademik 1443-1444 H Visi: “Mendahulukan Akhlaq & Mengembangkan Dakwah Rasulallah SAW.”... selengkapnya

Peduli Palestina, LAZ Al-Bahjah Salurkan Infak Kemanusiaan Tahap II Rp1,7 M Melalui BAZNAS RI
24 Februari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Bahjah menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina tahap II sebesar Rp1.746.285.736 melalui Badan Amil... selengkapnya

Mudah Mengingatkan dan Mudah Diingatkan dalam Kebaikan
22 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak luput dari yang namanya komunikasi. Baik itu dengan pasangan, keluarga, teman kerja,... selengkapnya

Meminta Tanpa Mengeluh: Adab Berdoa Nabi Ayyub
14 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Doa sering dimaknai dengan permohonan atau permintaan dengan penuh harapan dan pujian kepada Tuhan. Dalam agama Islam,... selengkapnya

Mensyukuri Nikmat Ramadan

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: