Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?

Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?

Diposting pada 9 September 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 543 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam adalah makhluk yang paling sempurna di muka bumi ini. Dzahirnya diciptakan dengan istimewa. Begitu juga akhlak beliau yang penuh dengan kesempurnaan. Tujuan dari itu semua adalah agar kita senantiasa mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Sebab, sudah menjadi kewajiban bagi setiap Muslim untuk mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wassalam. Sebagaimana difirmankan di dalam Al-Qur’an:

“Katakanlah (Muhammad), Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku. Maka niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.(QS. Ali Imran: 31)

Tujuan seorang Muslim mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam adalah untuk mendapatkan ridha Allah dan mendapat syafaat beliau kelak di hari kiamat. Karena pada saat seluruh umat manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar, mereka semua meminta pertolongan kepada para nabi-nabi mereka. Namun tidak ada satu pun nabi yang bisa memberikannya, kecuali Nabi kita Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Oleh sebab itu, mari tingkatkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Sebab, tidak akan sempurna iman seseorang sebelum Nabi Muhammad lebih dicintai daripada seluruh makhluk, termasuk dirinya sendiri. Seperti yang disabdakan Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam:

“Salah satu dari kalian tidak akan sempurna imannya kecuali aku (Nabi Muhammad) lebih ia cintai dari dirinya sendiri, hartanya, orang tuanya, anaknya, dan manusia seluruhnya.Lalu Sayyidina Umar berkata kepada Nabi Muhammad, Ya Rasulullah, engkau lebih aku cintai dari semua itu kecuali diriku sendiri. Maka Nabi menjawab, ‘Imanmu masih belum sempurna sebelum aku lebih kamu cintai dari diri kamu sendiri.’ Sayyidina Umar berkata, ‘Demi dzat yang menurunkan kitab kepadamu, engkau wahai Muhammad lebih aku cintai dari diriku sendiri.’ Nabi Muhammad menjawab, ‘Sekarang wahai Umar, telah sempurna imanmu.’

Di dalam hadits yang lain:

“Dikatakan kepada Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam, ‘Kapan aku dikatakan sebagai orang mukmin? Rasulullah menjawab, ‘Ketika seseorang mencintai Allah.’ Ditanyakan lagi kepada Rasulullah, ‘Kapan aku bisa mencintai Allah? Rasulullah menjawab, ‘Ketika engkau mencintai Rasulullah.’ Ditanyakan lagi kepada Rasulullah, ‘Kapan aku bisa dikatakan mencintai Rasulullah?’ Rasulullah menjawab, ‘Ketika engkau mengikuti langkahnya, mengamalkan sunnah-sunnahnya, dan mencintainya dengan sesuatu yang dicintai Nabi, membenci sesuatu yang dibenci oleh Nabi, ingatlah tidak punya iman seseorang yang tidak ada kecintaan kepada Nabi Muhammad. Ingatlah tidak punya iman seseorang yang tidak ada kecintaan kepada Nabi Muhammad. Ingatlah tidak punya iman seseorang yang tidak ada kecintaan kepada Nabi Muhammad.’”

Dari beberapa firman Allah hingga hadits Rasulullah seperti yang dijelaskan di atas, dapat kita ketahui, bahwa begitu pentingya kita sebagai mukmin untuk selalu mencintai Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Banyak hal yang dapat menjadi katalisator untuk kita lebih mencintai Nabi, seperti halnya pada bulan Rabiul Awwal yang sedang kita jalani saat ini, bulan Maulid yang sering kali diperingati dengan pembacaan kisah-kisah beliau. Selepas itu, dilanjutkan secara nyata dengan mengikuti akhlak-akhlak mulianya, menjalankan sunnah-sunnah, dan lain segala syariat yang diajarkannya kepada kita.

Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam dimulai dari diri kita sendiri, kemudian ditularkan kepada keluarga yang ada di samping kanan dan kiri kita. Agar mereka mengenal dan mengidolakan Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam, hingga pada akhirnya kita menjadi umat yang dicintai dan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam kelak di Padang Mahsyar. Amiiin Allahumma Amiiin.

 

Penulis: Muhammad Tis Asuh Sobirin

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Orang Yang Belum Akikah Tidak Boleh Berkurban, Benarkah?
31 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Tidak lama lagi kita akan memasuki bulan Dzulhijjah. Pada bulan ini terdapat ibadah agung yang disyariatkan... selengkapnya

Hukum Shalat dengan Mata Terpejam
26 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Khusyuk adalah ruh dari shalat. Ia bukan sekadar posisi tubuh atau ekspresi wajah, tetapi keadaan hati yang fokus,... selengkapnya

Pilih Menikah atau Mencari Ilmu?
11 Juni 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Saat ini, banyak penyimpangan remaja yang disebabkan oleh tontonan anak muda yang semakin liar. Berkomunikasi dengan lawan... selengkapnya

Merawat Hati di Tengah-Tengah Gempuran Teknologi Informasi
11 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Hati memiliki dua pintu utama, yaitu mata dan telinga. Segala informasi yang diterima hati melalui mata dan telinga... selengkapnya

Puasakan Hati di Bulan Suci
14 Maret 2024

  Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Potensi kotornya hati bisa datang kepada siapa saja dari kita sebagai manusia biasa. Mata dapat melihat... selengkapnya

Shalat Ditegakkan tetapi Kemungkaran Terus Dilakukan? (Dilihat dari Sudut Pandang yang Berbeda)
16 Maret 2021

Orang yang melaksanakan shalat pasti akan terhindar dari perbuatan jahat, keji dan mungkar. Sebaliknya, orang yang tidak melaksanakan shalat akan... selengkapnya

Bagan Mahram Laki-Laki dan Perempuan
17 Maret 2026

Sering kali tanpa disadari kita berjabat tangan, bersalaman, bahkan berinteraksi dengan lawan jenis tanpa mengetahui apakah ia termasuk mahram atau... selengkapnya

Cara Mendapatkan Pahala Haji dan Umrah Tanpa Berkunjung ke Makkah
6 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Banyak orang-orang muslim berbondong-bondong pergi ke Makkah dan Madinah untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Semua itu... selengkapnya

Doa Tak Kunjung Terkabul, Harus Bagaimana?
30 September 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sebelumnya, kita telah membahas kisah Nabi Zakariya dan bagaimana rumus agar doa terkabul, jika Anda belum... selengkapnya

Sinergi Pejuang Al-Bahjah Menyambut Maulid Akbar Nabi Muhammad Saw 1444 H
29 Agustus 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Dalam rangka memaksimalkan penyelenggaraan maulid akbar Nabi Muhammad Saw yang akan diselenggarakan pada Ahad, 6 Rabiul... selengkapnya

Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: