Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?

Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?

Diposting pada 9 September 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 494 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam adalah makhluk yang paling sempurna di muka bumi ini. Dzahirnya diciptakan dengan istimewa. Begitu juga akhlak beliau yang penuh dengan kesempurnaan. Tujuan dari itu semua adalah agar kita senantiasa mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Sebab, sudah menjadi kewajiban bagi setiap Muslim untuk mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wassalam. Sebagaimana difirmankan di dalam Al-Qur’an:

“Katakanlah (Muhammad), Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku. Maka niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.(QS. Ali Imran: 31)

Tujuan seorang Muslim mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam adalah untuk mendapatkan ridha Allah dan mendapat syafaat beliau kelak di hari kiamat. Karena pada saat seluruh umat manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar, mereka semua meminta pertolongan kepada para nabi-nabi mereka. Namun tidak ada satu pun nabi yang bisa memberikannya, kecuali Nabi kita Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Oleh sebab itu, mari tingkatkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Sebab, tidak akan sempurna iman seseorang sebelum Nabi Muhammad lebih dicintai daripada seluruh makhluk, termasuk dirinya sendiri. Seperti yang disabdakan Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam:

“Salah satu dari kalian tidak akan sempurna imannya kecuali aku (Nabi Muhammad) lebih ia cintai dari dirinya sendiri, hartanya, orang tuanya, anaknya, dan manusia seluruhnya.Lalu Sayyidina Umar berkata kepada Nabi Muhammad, Ya Rasulullah, engkau lebih aku cintai dari semua itu kecuali diriku sendiri. Maka Nabi menjawab, ‘Imanmu masih belum sempurna sebelum aku lebih kamu cintai dari diri kamu sendiri.’ Sayyidina Umar berkata, ‘Demi dzat yang menurunkan kitab kepadamu, engkau wahai Muhammad lebih aku cintai dari diriku sendiri.’ Nabi Muhammad menjawab, ‘Sekarang wahai Umar, telah sempurna imanmu.’

Di dalam hadits yang lain:

“Dikatakan kepada Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam, ‘Kapan aku dikatakan sebagai orang mukmin? Rasulullah menjawab, ‘Ketika seseorang mencintai Allah.’ Ditanyakan lagi kepada Rasulullah, ‘Kapan aku bisa mencintai Allah? Rasulullah menjawab, ‘Ketika engkau mencintai Rasulullah.’ Ditanyakan lagi kepada Rasulullah, ‘Kapan aku bisa dikatakan mencintai Rasulullah?’ Rasulullah menjawab, ‘Ketika engkau mengikuti langkahnya, mengamalkan sunnah-sunnahnya, dan mencintainya dengan sesuatu yang dicintai Nabi, membenci sesuatu yang dibenci oleh Nabi, ingatlah tidak punya iman seseorang yang tidak ada kecintaan kepada Nabi Muhammad. Ingatlah tidak punya iman seseorang yang tidak ada kecintaan kepada Nabi Muhammad. Ingatlah tidak punya iman seseorang yang tidak ada kecintaan kepada Nabi Muhammad.’”

Dari beberapa firman Allah hingga hadits Rasulullah seperti yang dijelaskan di atas, dapat kita ketahui, bahwa begitu pentingya kita sebagai mukmin untuk selalu mencintai Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Banyak hal yang dapat menjadi katalisator untuk kita lebih mencintai Nabi, seperti halnya pada bulan Rabiul Awwal yang sedang kita jalani saat ini, bulan Maulid yang sering kali diperingati dengan pembacaan kisah-kisah beliau. Selepas itu, dilanjutkan secara nyata dengan mengikuti akhlak-akhlak mulianya, menjalankan sunnah-sunnah, dan lain segala syariat yang diajarkannya kepada kita.

Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam dimulai dari diri kita sendiri, kemudian ditularkan kepada keluarga yang ada di samping kanan dan kiri kita. Agar mereka mengenal dan mengidolakan Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam, hingga pada akhirnya kita menjadi umat yang dicintai dan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam kelak di Padang Mahsyar. Amiiin Allahumma Amiiin.

 

Penulis: Muhammad Tis Asuh Sobirin

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Tanda Allah Cinta kepada Kita
27 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sudah sering mendengar kata cinta. Pengungkapannya pun banyak ditampakkan dalam berbagai bentuk oleh manusia. Ada yang menjelma... selengkapnya

Orang Tua Juga Bisa Durhaka kepada Anak
24 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam Islam, relasi orang tua dan anak sering dibahas dalam kerangka birr al-walidayn, yang menekankan kewajiban anak untuk... selengkapnya

Mensyukuri Nikmat Ramadan
6 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seorang mukmin yang dapat menikmati kemuliaan bulan Ramadan, adalah mereka yang senantiasa menghabiskan waktu dan kesempatannya dengan... selengkapnya

Pesan Mulia Buya Yahya Bagi Para Freshgraduate: Perluas Cara Pandang Dalam Bekerja!
12 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Masa-masa awal ketika kita baru saja menyelsaikan pendidikan (freshgraduate) merupakan salah satu masa yang krusial bagi... selengkapnya

Peran Wanita Tangguh Dibalik Kisah Agung Ibadah Qurban
21 Mei 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering mendengar kisah agung disyariatkannya ibadah qurban. Namun tahukan bahwa di balik kisah agung tersebut ada peran... selengkapnya

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H
18 Juli 2023

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H Awal tahun adalah saat untuk merencanakan dan memulai kebaikan dimasa yang akan... selengkapnya

Ikhtiar dan Keikhlasan dalam Mencari Jodoh
25 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam perjalanan mencari jodoh, mungkin kita pernah bertanya-tanya, “Apakah jodoh yang telah Allah tetapkan untuk kita akan... selengkapnya

Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (3)
29 September 2024

  Menunggu   Barangkali tap tip jiwa sama-sama lupa Barangkali tap tip jiwa sama-sama tuli Barangkali tap tip jiwa sama-sama... selengkapnya

Hukum Shalat Jumat Ketika Bertepatan dengan Hari Raya (Oleh: Buya Yahya)
5 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada tahun-tahun tertentu, kita menemukan hari raya bertepatan dengan hari Jumat. Bersamaan dengan itu, muncul pertanyaan apakah melaksanakan... selengkapnya

Menjaga Pandangan dan Pendengaran: Dua Pintu yang Bisa Merusak Hati
29 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada zaman sekarang, setiap orang dapat mengakses apa pun dengan bebas melalui peranti teknologi. Tidak sedikit pula melalui... selengkapnya

Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: