Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?

Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?

Diposting pada 9 September 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 472 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam adalah makhluk yang paling sempurna di muka bumi ini. Dzahirnya diciptakan dengan istimewa. Begitu juga akhlak beliau yang penuh dengan kesempurnaan. Tujuan dari itu semua adalah agar kita senantiasa mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Sebab, sudah menjadi kewajiban bagi setiap Muslim untuk mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wassalam. Sebagaimana difirmankan di dalam Al-Qur’an:

“Katakanlah (Muhammad), Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku. Maka niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.(QS. Ali Imran: 31)

Tujuan seorang Muslim mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam adalah untuk mendapatkan ridha Allah dan mendapat syafaat beliau kelak di hari kiamat. Karena pada saat seluruh umat manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar, mereka semua meminta pertolongan kepada para nabi-nabi mereka. Namun tidak ada satu pun nabi yang bisa memberikannya, kecuali Nabi kita Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Oleh sebab itu, mari tingkatkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Sebab, tidak akan sempurna iman seseorang sebelum Nabi Muhammad lebih dicintai daripada seluruh makhluk, termasuk dirinya sendiri. Seperti yang disabdakan Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam:

“Salah satu dari kalian tidak akan sempurna imannya kecuali aku (Nabi Muhammad) lebih ia cintai dari dirinya sendiri, hartanya, orang tuanya, anaknya, dan manusia seluruhnya.Lalu Sayyidina Umar berkata kepada Nabi Muhammad, Ya Rasulullah, engkau lebih aku cintai dari semua itu kecuali diriku sendiri. Maka Nabi menjawab, ‘Imanmu masih belum sempurna sebelum aku lebih kamu cintai dari diri kamu sendiri.’ Sayyidina Umar berkata, ‘Demi dzat yang menurunkan kitab kepadamu, engkau wahai Muhammad lebih aku cintai dari diriku sendiri.’ Nabi Muhammad menjawab, ‘Sekarang wahai Umar, telah sempurna imanmu.’

Di dalam hadits yang lain:

“Dikatakan kepada Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam, ‘Kapan aku dikatakan sebagai orang mukmin? Rasulullah menjawab, ‘Ketika seseorang mencintai Allah.’ Ditanyakan lagi kepada Rasulullah, ‘Kapan aku bisa mencintai Allah? Rasulullah menjawab, ‘Ketika engkau mencintai Rasulullah.’ Ditanyakan lagi kepada Rasulullah, ‘Kapan aku bisa dikatakan mencintai Rasulullah?’ Rasulullah menjawab, ‘Ketika engkau mengikuti langkahnya, mengamalkan sunnah-sunnahnya, dan mencintainya dengan sesuatu yang dicintai Nabi, membenci sesuatu yang dibenci oleh Nabi, ingatlah tidak punya iman seseorang yang tidak ada kecintaan kepada Nabi Muhammad. Ingatlah tidak punya iman seseorang yang tidak ada kecintaan kepada Nabi Muhammad. Ingatlah tidak punya iman seseorang yang tidak ada kecintaan kepada Nabi Muhammad.’”

Dari beberapa firman Allah hingga hadits Rasulullah seperti yang dijelaskan di atas, dapat kita ketahui, bahwa begitu pentingya kita sebagai mukmin untuk selalu mencintai Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Banyak hal yang dapat menjadi katalisator untuk kita lebih mencintai Nabi, seperti halnya pada bulan Rabiul Awwal yang sedang kita jalani saat ini, bulan Maulid yang sering kali diperingati dengan pembacaan kisah-kisah beliau. Selepas itu, dilanjutkan secara nyata dengan mengikuti akhlak-akhlak mulianya, menjalankan sunnah-sunnah, dan lain segala syariat yang diajarkannya kepada kita.

Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam dimulai dari diri kita sendiri, kemudian ditularkan kepada keluarga yang ada di samping kanan dan kiri kita. Agar mereka mengenal dan mengidolakan Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam, hingga pada akhirnya kita menjadi umat yang dicintai dan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam kelak di Padang Mahsyar. Amiiin Allahumma Amiiin.

 

Penulis: Muhammad Tis Asuh Sobirin

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Cara Perempuan Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial (1)
15 Oktober 2025

(Bagian kesatu dari dua tulisan) Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sahabat Muslimah, masih ingatkah dengan platform friendster? Buat yang belum tahu, friendster adalah... selengkapnya

Bala Tentara Allah Datang di Saat yang Tepat (Cerpen)
4 Agustus 2024

Sang surya mulai menampakkan sinarnya pertanda hari mulai merangkak siang. Teguh duduk termangu di teras rumahnya. Matanya mendelik ke arah... selengkapnya

Tanda Allah Cinta kepada Kita
27 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sudah sering mendengar kata cinta. Pengungkapannya pun banyak ditampakkan dalam berbagai bentuk oleh manusia. Ada yang menjelma... selengkapnya

Dari Pikiran Menuju Perbuatan: Sebuah Rantai Kebaikan dan Keburukan
19 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali tidak menyadari bahwa segalanya bermula dari satu titik kecil yang tak terlihat;... selengkapnya

Wanita Wajib Memperhatikan Auratnya
29 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Satu helai rambut saja, bagi wanita itu adalah aurat bagi. Begitu yang disampaikan Umi Fairuz Arrahbini dalam channel... selengkapnya

Muslimah sebagai Penopang Peradaban
7 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Peran muslimah dalam sejarah peradaban Islam selalu menempati posisi istimewa. Islam tidak pernah memandang perempuan sebagai sekadar pelengkap,... selengkapnya

Pada Malam Nisfu Sya’ban Semua Orang Diampuni, Kecuali Dua Golongan ini
24 Februari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Syaban adalah bulan yang diperhatikan oleh Nabi secara khusus. Perhatian Nabi kepada bulan Sya’ban disebabkan karena... selengkapnya

Fiqih mesin Cuci: Panduan Praktis Mencuci Pakaian Menggunakan Mesin Cuci Sesuai Syariat Islam
17 Juli 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Mesin cuci merupakan salah satu alat yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat untuk membersihkan pakaian.... selengkapnya

Orang Tua yang Telah Meninggal Masih Bisa Mendapatkan Pahala dengan Cara Ini
1 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap amal kebaikan yang kita lakukan, baik berupa sedekah maupun berbagi ilmu, akan memberikan pahala langsung kepada... selengkapnya

5 Ciri Kalimat Efektif Beserta Contohnya
27 Desember 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Seorang penulis hendaknya memperhatikan daya baca pembaca sasarannya. Dalam hal ini penulis harus menempatkan diri sebagai... selengkapnya

Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: