Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Menenun Cahaya Qur’ani di Tanah Cirebon: Jejak Langkah Pendidikan Formal Al-Bahjah

Menenun Cahaya Qur’ani di Tanah Cirebon: Jejak Langkah Pendidikan Formal Al-Bahjah

Diposting pada 1 Juni 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 966 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sebuah sudut yang hening namun penuh makna, tepatnya di Jl. Pangeran Cakrabuana No. 179 Cirebon, berdirilah sebuah mercusuar peradaban bernama Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah. Sejak pertama kali memancarkan sinarnya pada 10 Januari 2010, lembaga ini terus menaburkan benih-benih keilmuan di ladang iman dan akhlak. Ia lahir bukan dari ruang hampa, melainkan dari rahim kerinduan umat terhadap pendidikan yang tak hanya mencerdaskan akal, tapi juga menenangkan kalbu.

Laksana pohon yang mulai bertunas, Al-Bahjah tak sekadar berdiri untuk dikenang. Ia tumbuh, menebar cabang, meneduhkan banyak insan. Dari Pondok Salafiyah, Pondok Tahfidz, hingga gema dakwah lewat RadioQu; setiap langkahnya adalah kidung yang menjawab panggilan zaman.

Berdirinya Jenjang Sekolah Laksana Mata Air yang Menghidupkan

Tahun 2013 menjadi gerbang kelahiran Sekolah Dasar Islam Qur’ani (SDIQu). Kehadirannya bagaikan hujan yang jatuh di tanah gersang. Masyarakat menyambutnya dengan tangan terbuka dan mata penuh harap. Hanya dalam satu tahun, 200 anak didik membanjiri 10 ruang kelas, membuktikan bahwa haus akan pendidikan yang menyatukan ilmu dan iman tak pernah surut.

Tak lama berselang, pada tahun 2014, SMPIQu Al-Bahjah menyusul hadir menjelma mentari yang memberikan sinar kehidupan bagi sesuatu yang sedang tumbuh. Di masa-masa anak belum terlalu sibuk dengan hiruk-pikuk dunia, Al-Bahjah memilih menanamkan hafalan Al-Qur’an, hingga jiwa mereka tumbuh dalam lantunan kalam Ilahi.

Dari Secercah Kolam Menjadi Samudra Pendidikan

Siapa sangka, sebermula kolam kecil kini SMPIQu Al-Bahjah menjelma samudra yang menjadi tempat berlabuhnya bahtera-bahtera besar yang mengarungi pendidikan nasional. Kini, lebih dari sepuluh cabang SMPIQu Al-Bahjah berdiri megah di berbagai penjuru, mengakar kuat dengan fondasi rohani dan menjulang tinggi dengan panji ilmu.

Tak hanya SMPIQu, angin peradaban pun bertiup ke jenjang yang lebih tinggi. SMAIQu Sekolah Menengah Atas Islam Qur’ani turut menapaki jejaknya. Dalam kurun waktu yang relatif singkat, ia telah memiliki tiga cabang yang menjadi mercusuar pendidikan Qur’ani bagi remaja Qur’ani yang haus akan ilmu dan nilai-nilai kehidupan. Mereka dididik bukan hanya untuk cakap secara akademik, namun juga diasah jiwanya agar terpatri Al-Qur’an dalam laku hidup sehari-hari.

Transformasi luar biasa ini tak terlepas dari keistiqamahan sosok Buya Yahya, yang sejak awal menanamkan nilai bahwa pendidikan adalah ladang dakwah. Dalam catatan sejarahnya, tahun 2013 menjadi titik balik ketika Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah meresmikan SDIQu sebagai gerbang pertama pendidikan formal. Antusiasme masyarakat yang luar biasa menjadi bukti bahwa jalan ini adalah panggilan zaman.

Visi, Misi, dan Doa yang Menjelma Arah

Dengan visi: “Menjadi sekolah yang bisa menghadirkan pengemban Al-Qur’an yang berguna bagi diri, keluarga, dan bangsa”, Al-Bahjah melangkah tidak hanya dengan kurikulum, tapi juga dengan keikhlasan. Misi-misinya mengalir seperti sungai jernih:

  1. Membekali siswa dengan akhlak dan Qur’ani.
  2. Membiasakan hati mereka bersahabat dengan Al-Qur’an.
  3. Mengistiqamahkan shalat qiyamulail.
  4. Memberikan ilmu agama agar mereka bisa berjalan menapaki zaman tanpa kehilangan arah.
  5. Membersamai perkembangan dunia modern.

Harap dan Doa

Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, ia adalah taman rohani; tempat benih-benih manusia Qur’ani ditanam. Seperti yang dikatakan Imam Syafi’i: “Barang siapa yang tidak mencicipi pahitnya belajar, ia akan merasakan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.” Maka, Al-Bahjah adalah racikan manis-pahit pendidikan; disiplin yang lembut, ilmu yang berpeluk iman, dan teknologi yang bersujud pada wahyu.

Di tengah arus zaman yang deras, Al-Bahjah memilih menjadi bahtera bukan untuk melawan arus, tetapi untuk membawa jiwa-jiwa unggul menuju dermaga keberkahan. Ia tidak berambisi mencetak penguasa, tetapi pemimpin hati. Tidak sekadar menciptakan cendekiawan, tetapi cahaya bagi semesta.

 

Penulis: Husni A. Mubarok

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Menenun Cahaya Qur’ani di Tanah Cirebon: Jejak Langkah Pendidikan Formal Al-Bahjah

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Bolehkah Menggabungkan Puasa Rajab dan Qadha Ramadan?
15 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Di bulan ini, umat... selengkapnya

Keterampilan Sains sebagai Bekal Anak dalam Menghadapi Tantangan Zaman
2 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada saat ini teknologi terus berkembang pesat seiring berkembangnya zaman. Negara-negara maju terus bersaing dalam menciptakan teknologi yang... selengkapnya

Keutamaan dan Kesunnahan dalam Berbuka Puasa di Bulan Suci Ramadhan
8 April 2022

Pustaka Al-Bahjah Cirebon – Ketika sedang berpuasa, khususnya di bulan suci Ramadhan, hal yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam adalah waktu... selengkapnya

Buya Yahya Memberikan Peringatan Agar Hati-Hati di Bulan Syawal
22 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setelah menjalankan puasa di bulan Ramadan, kemudian kita masuk pada bulan Syawal. Ramadan sering disebut sebagai bulan... selengkapnya

Memutus Rantai Bullying di Lingkungan Pendidikan Indonesia
10 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dua pekan terakhir ini, publik kembali dihebohkan dengan adanya dua kasus perundungan yang terjadi di lingkungan lembaga... selengkapnya

Shalat Anda Tidak Khusyu, Apakah Sia-Sia?
17 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Shalat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim apapun keadaannya. Siapapun yang... selengkapnya

Musyawarah Kerja Divisi Dakwah dan Media LPD Al-Bahjah Cirebon Tahun Buku 2021
29 Desember 2021

Musyawarah Kerja Divisi Dakwah dan Media LPD Al-Bahjah Cirebon Tahun Buku 2021 Media komunikasi dan informasi dewasa ini mengalami perkembangan... selengkapnya

Menenun Cahaya Qur’ani di Tanah Cirebon: Jejak Langkah Pendidikan Formal Al-Bahjah
1 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sebuah sudut yang hening namun penuh makna, tepatnya di Jl. Pangeran Cakrabuana No. 179 Cirebon, berdirilah sebuah... selengkapnya

Hakikat Ketakwaan
3 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Takwa merupakan inti dari perintah Allah Swt kepada hamba-Nya. Di dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa ‘yang paling... selengkapnya

(Cerpen) Biarkan Aku Pergi
24 Januari 2026

AKU menulis ini bukan sebagai seseorang yang telah selesai dengan hidupnya, melainkan sebagai seseorang yang masih berjalan tersendat, ragu, dan... selengkapnya

Menenun Cahaya Qur’ani di Tanah Cirebon: Jejak Langkah Pendidikan Formal Al-Bahjah

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: