Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Haruskah Kita Mencuci Telur Ayam Sebelum Memasaknya?

Haruskah Kita Mencuci Telur Ayam Sebelum Memasaknya?

Diposting pada 21 Desember 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 3.106 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Telur ayam menjadi salah satu makanan yang selalu ada di setiap warung makan, hajatan, atau bahkan sekadar di acara kecil-kecilan. Telur ayam hampir dikonsumsi oleh semua kalangan, baik muda maupun tua, miskin maupun kaya. Selain kaya akan protein, telur ayam juga praktis dimasak dalam bentuk apa pun, entah ceplok, dadar, atau lainnya. Telur ayam benar-benar menjadi makanan sejuta umat. Itulah yang menjadi alasan telur ayam banyak digemari. Tapi terkadang yang menjadikan pertanyaan, apakah telur ayam yang akan kita konsumsi tersebut harus dicuci terlebih dahulu?

Secara kasat mata, telur ayam yang sering emak kita beli di warung atau pasar itu terkadang masih ada kotoran ayam yang menempel di cangkangnya. Terlebih ketika kita memikirkan betapa jijiknya telur tersebut saat keluar dari alat produksi sang ayam. Rasa-rasanya seandainya memikirkannya kita akan mencucinya. Apa lagi ketika cangkang telurnya masih terdapat kotoran ayam yang menempel. Selain untuk menjaga kebersihan, tentu merasa jijik jika bahan makanan yang akan dikonsumsi tersebut bercampur dengan kotoran.

Dalam syariat Islam, kotoran yang terdapat pada telur ayam tersebut dapat dikatakan sebagai najis. Terutama dalam mazhab Imam Syafi’i mengatakan kotoran yang berasal dari hewan, baik yang halal dimakan maupun yang tidak adalah najis, termasuk kotoran ayam di cangkang telur. Lain halnya yang dikatakan oleh mazhab Imam Maliki yang menyatakan kotoran binatang yang halal itu suci. Hal demikian hanya berlaku untuk orang yang memiliki waswas dan memang dalam kondisi yang darurat saja. Misalnya ketika sedang melaksanakan hajatan atau acara besar, ketika telur dicuci satu-satu akan menghabiskan waktu.

Namun, bukan berarti kondisi di atas bisa dilakukan di hari-hari biasanya. Jika mayoritas dari kita menggunakan mazhab Imam Syafi’i maka hendaknya cucilah telur ayam itu sampai bersih. Kadang, kenajisan kotoran tersebut sudah dipahami dalam benak seseorang, tetapi karena ia malas untuk membersihkannya sehingga tidak mengindahkan hal tersebut. Jangan sampai yang kita lakukan tidak mengikuti ketentuan mazhab, salah satunya mencuci telur.

Hal yang lebih penting daripada itu, ketika kita mendapati seseorang tidak mencuci telurnya janganlah secara panatik kita cemoohkan dan cela sesukanya. Sebab, itulah keindahan dalam memahami perbedaan pendapat para ulama.

Wallahu A’lam Bishowab

Penulis: Ayuning Dharma Malik

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , , ,

Bagikan ke

Haruskah Kita Mencuci Telur Ayam Sebelum Memasaknya?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
10 Cara Menghargai Masa Remaja
14 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Masa remaja adalah salah satu fase paling menarik dalam kehidupan seseorang. Masa tersebut adalah waktu di mana... selengkapnya

Kebangsaan dalam Perspektif Islam
11 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Negara Indonesia yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam dan terbesar di bandingkan negara lainnya, tidak dapat serta merta... selengkapnya

Review Buku – Oase Iman
20 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Buku “Oase Iman: Refleksi Problematika Umat” merupakan salah satu buku terbaru karya Buya Yahya. Tidak seperti... selengkapnya

Cara Mendapatkan Pahala Haji dan Umrah Tanpa Berkunjung ke Makkah
6 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Banyak orang-orang muslim berbondong-bondong pergi ke Makkah dan Madinah untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Semua itu... selengkapnya

Rapat Koordinasi (Bahu-Membahu dengan Potensi Diri untuk Nabi yang Dicintai)
8 Oktober 2021

Rapat Koordinasi (Bahu-Membahu dengan Segala Potensi Diri untuk Nabi yang Dicintai) PUSTAKA AL-BAHJAH-FLASH BACK-Sebuah kegiatan akbar yang sangat ditunggu-tunggu, yaitu... selengkapnya

Tingkatkan Manajerial dan Sinergi, Al-Bahjah Cabang Cirebon 1 Gelar Rapat Kerja
30 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Al-Bahjah Cabang Cirebon 1 menggelar Rapat Kerja (Raker) 2025 pada tanggal 1–2 Rabiul Akhir 1447 H/ 23–24 September... selengkapnya

Wanita Istimewa, Pancaran Kemuliaan Nabi Saw
22 Februari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Nabi Muhammad Saw pernah menyebut bahwa wanita adalah sebaik-baiknya perhiasan dunia. Wanita disebut sebagai perhiasan dunia karena... selengkapnya

Ilmu-Ilmu Pengetahuan Ini Terinspirasi dari Peristiwa Isra’ Mi’raj
28 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Islam memiliki banyak peristiwa penting yang berperan dalam perkembangan agama, salah satunya peristiwa Isra’ Mi’raj. Pada malam... selengkapnya

Belum Terlambat, Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Setara Puasa 1 Tahun
10 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, umat Islam dianjurkan melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal. Ini merupakan... selengkapnya

Salman Al-Farisi: Pengembara, Pencari Kebenaran, Budak, hingga Inisiator dalam Perang Khandak
31 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Salman Al-Farisi adalah seorang sahabat yang berasal dari luar negara Arab, tepatnya dari negara Persia. Beliaulah yang mengusulkan... selengkapnya

Haruskah Kita Mencuci Telur Ayam Sebelum Memasaknya?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: