● online
- BUKU FIQIH HAID - Cerdas Memahami Darah Wanita....
- BUKU THAHARAH - BERSUCI - KARYA BUYA YAHYA....
- AQIDAH 50 KARYA BUYA YAHYA....
- Kitab Tahsilul Ma'mul....
- Fiqih Praktis Haji dan Umrah yang Mudah Dipahami....
- Kosakata (Almufrodat) Sehari-Hari....
- KITAB MAULID AD DIBA'I....
- Buku Aqidah - Hadits Jibril....
Buya Yahya: Santuni Anak Yatim Langsung ke Rumah Mereka

Buya Yahya, pengasuh LPD Al-Bahjah memberikan tausiyah tentang cara yang lebih baik dalam menyantuni anak yatim dan piatu. Menurut Buya Yahya, lebih baik memberikan santunan langsung ke rumah mereka, daripada mengumpulkan mereka dalam suatu acara atau undangan.
“Lebih baik Anda antarkan santunan ke rumah mereka. Bahkan, bisa jadi ketika Anda sampai di sana, Anda akan tersentuh oleh kondisi mereka yang sebenarnya. Bukan hanya sekadar kebutuhan makan, mungkin Anda akan melihat jendela rumah mereka yang rusak atau melihat adik-adik mereka yang tiga kecil-kecil tumbuh dengan keterbatasan.”
Buya Yahya bercerita tentang seorang haji yang baik hati. Beliau menyantuni anak yatim dengan mengundang mereka ke rumahnya. Namun, saat Buya Yahya mampir ke rumah haji tersebut, beliau menemukan bahwa tempat tinggal sang haji berada sangat jauh, hingga butuh waktu dua jam perjalanan pulang-pergi. Hal ini membuat Buya Yahya berpikir, betapa mahalnya waktu yang dihabiskan untuk berbelas kasih. Waktu dua jam PP bisa digunakan untuk mempersiapkan diri atau belajar.
Buya Yahya mengingatkan kita bahwa sebagai seorang pendidik, kita perlu memahami betapa berharganya waktu ini. Dua jam PP, empat jam per hari, merupakan waktu yang berharga dan seharusnya tidak sia-sia. Jika kita tidak bisa memberikan santunan dengan mengantarkannya langsung ke rumah mereka, mungkin lebih baik tidak mengundang mereka ke rumah kita.
Penting juga untuk tidak mengeksploitasi momen santunan kepada anak yatim sebagai ajang kesombongan atau pencitraan semata. Santunan seharusnya datang dari hati dengan ketulusan. Kita bisa menjadikan mereka seperti anak kita sendiri, merawat mereka dengan baik, dan mengajarkan mereka kepada Allah. Rasulullah SAW pun pernah bersabda bahwa dia akan menjamin hidup anak yatim yang diurus dengan baik di surga.
Sebagai penutup, Buya Yahya mengingatkan agar tidak merendahkan atau berprasangka buruk terhadap orang yang menyantuni anak yatim. Mungkin ada alasan khusus mengapa mereka mengundang anak yatim ke tempat tertentu. Yang penting, santunan itu datang dari hati dan tidak menimbulkan kesulitan bagi mereka yang disantuni.
Demikian tausiyah Buya Yahya tentang cara yang lebih baik dalam menyantuni anak yatim dan piatu. Semoga kita semua dapat menjadi penyantun yang sejati, tulus, dan ikhlas dalam memberikan bantuan kepada mereka.
Buya Yahya: Santuni Anak Yatim Langsung ke Rumah Mereka
Seorang jamaah bertanya tentang jihad kepada Buya Yahya, “Bagaimana cara jihad untuk membela saudara kita yang terzalimi di Palestina? Sedangkan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Tidak semua yang telah direncanakan berjalan sesuai keinginan dan harapan. Termasuk dalam hal pernikahan. Pernikahan sebuah momen yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah – Cirebon, Betapa banyak kita temukan titel akademik dimiliki seseorang, tetapi moral mereka tidak mewakili orang-orang berpendidikan. Banyak... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pernahkan Anda memiliki keinginan untuk menulis tetapi terhambat dengan pengetahuan Anda yang terbatas? Ya, hambatan tersebut salah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan salah satu masalah sosial yang terus menghantui masyarakat kita. Baru-baru ini,... selengkapnya
Hakikat Warid Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Jika asing dengan istilah warid, Anda mungkin tidak akan asing dengan istilah wirid. Keduanya berasal... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Perayaan maulid Nabi Muhammad saw semarak di mana-mana. Namun, sebenarnya apa tujuan dari perayaan maulid Nabi... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sesungguhnya setiap bergulirnya waktu adalah saat yang tepat untuk bersanding dengan Rasulullah Saw. Setiap orang hendaknya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mandi pada hari Jum’at memiliki kedudukan yang berbeda dengan mandi di hari-hari yang lain, jika dilihat dari... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita kembali diingatkan pada sebuah peristiwa besar dan menakjubkan sepanjang sejarah manusia, yaitu perjalanan Isra dan Mi’raj Baginda Nabi Muhammad... selengkapnya
Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000
Saat ini belum tersedia komentar.