● online
Cara Meraih Keutamaan Lailatul Qadar bagi Wanita yang Sedang Haid

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan dan lebih baik dari seribu bulan, malam yang penuh berkah, di mana amal kebaikan dilipatgandakan, doa dikabulkan, dan dosa diampuni. Namun, ada pertanyaan bagi para wanita, bagaimana meraih keutamaan Lailatul Qadar ketika mereka sedang dalam kondisi haid. Kurangnya pengetahuan mengenai hal ini banyak membuat wanita menyia-nyiakannya begitu saja. Padahal jika tahu ilmunya, wanita haid tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh keberkahan Lailatul Qadar dengan berbagai amalan yang diperbolehkan.
Memperbanyak Zikir dan Doa
Wanita haid tetap dapat berzikir dan berdoa, karena hal ini tidak memerlukan kondisi suci. Allah berfirman:
فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِى وَلَا تَكْفُرُونِ
“Maka ingatlah Aku, niscaya Aku akan mengingatmu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat-Ku).” (QS. Al-Baqarah: 152)
Zikir dan doa adalah amalan ringan tetapi memiliki keutamaan besar. Seorang wanita haid dapat membaca tasbih, tahmid, takbir, dan doa-doa yang diajarkan dalam Al-Qur’an untuk mendapatkan keberkahan malam ini.
Membaca dan Merenungkan Makna Al-Qur’an
Meskipun wanita haid tidak diperbolehkan menyentuh mushaf secara langsung, mereka tetap bisa membaca Al-Qur’an melalui aplikasi atau mendengarkan lantunan ayat suci. Allah berfirman:
إِنَّ هَٰذَا ٱلْقُرْءَانَ يَهْدِى لِلَّتِى هِىَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ ٱلْمُؤْمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا
“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang Mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. (QS. Al-Isra’: 9)
Selain membaca, merenungkan makna ayat-ayat Al-Qur’an juga merupakan ibadah yang bernilai tinggi. Dengan memahami isi Al-Qur’an, seseorang dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Bersedekah dan Berbuat Kebaikan
Sedekah merupakan salah satu amalan utama yang dapat dilakukan kapan saja, termasuk di malam Lailatul Qadar. Allah berfirman:
مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّا۟ئَةُ حَبَّةٍ ۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261)
Wanita haid dapat bersedekah dalam berbagai bentuk, seperti membantu fakir miskin, memberi makan orang yang berpuasa, atau membantu orang lain dalam kebaikan. Kebaikan kecil yang dilakukan dengan ikhlas bisa menjadi amalan besar di sisi Allah.
Memperbanyak Istighfar
Malam Lailatul Qadar adalah malam pengampunan. Memohon ampunan kepada Allah dengan memperbanyak istighfar menjadi salah satu cara terbaik untuk mendapatkan berkahnya. Allah berfirman:
وَأَنِ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَٰعًا حَسَنًا إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِى فَضْلٍ فَضْلَهُۥ ۖ وَإِن تَوَلَّوْا۟ فَإِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ
“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat” (QS. Hud: 3)
Wanita haid bisa memperbanyak istighfar, seperti membaca Astaghfirullah wa atubu ilaih berulang kali. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang, sehingga setiap istighfar yang diucapkan dengan tulus akan menjadi sebab diampuninya dosa-dosa.
Memperbanyak Salawat kepada Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wassalam
Mengucapkan shalawat adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan di setiap waktu, termasuk di malam Lailatul Qadar. Allah berfirman:
إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuknya dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56)
Membaca salawat kepada Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wassalam merupakan tanda cinta dan penghormatan kepada beliau. Selain itu, salawat juga menjadi sebab turunnya rahmat dan keberkahan dari Allah.
Maka dengan demikian meskipun wanita haid tidak dapat melakukan shalat dan puasa, mereka tetap memiliki banyak peluang untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar melalui zikir, doa, membaca Al-Qur’an, sedekah, istighfar, dan salawat. Dengan niat yang ikhlas dan usaha maksimal, insyaallah, mereka tetap mendapatkan pahala yang besar dari malam yang penuh berkah ini. Jangan biarkan haid menjadi penghalang untuk mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar, karena Allah Maha Pemurah dan Maha Pengasih bagi setiap hamba-Nya.
Semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk meraih Lailatul Qadar dan mendapatkan ampunan-Nya. Amin.
Penulis: Dede Al Mustaqim, S.H.
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Cara Meraih Keutamaan Lailatul Qadar bagi Wanita yang Sedang Haid
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam pengambilan keputusan, selalu terdapat perbedaan pendapat yang beragam. Hal ini sering terjadi dan sulit dihindari. Tak... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Ketika memasuki bulan Syawal, umat Islam diberikan kesempatan untuk meraih pahala yang besar dengan cara melaksanakan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini Indonesia tak henti-hentinya dilanda berbagai musibah seperti gempa bumi, erupsi gunung berapi, banjir dan... selengkapnya
PUSTAKA AL-BAHJAH-NEWS-Bertempat di Pondok Pesantren Al-Bahjah Sendang, Kecamatan Sumber-Cirebon, berlangsung acara gebyar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad ﷺ, Ahad... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dikisahkan ada seseorang ahli ibadah yang bernama Barseso. Di setiap harinya ia selalu melakukan shalat hingga 1000... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ketika hati lelah, bingung, pikiran penuh, dan langkah terasa goyah, kita berusaha mencari pegangan akan sesuatu yang membuat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Jumat, 02 Rabiul Akhir 1444 H atau bertepatan dengan Tanggal 28 Oktober 2022 telah diresmikan Pondok... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pertanyaan yang sering muncul ketika menjelang Iduladha salah satunya mengenai kapan waktu paling afdhol (utama) untuk menyembelih... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Secara tak sadar kita sering mendengar cerita atau curhatan seseorang yang tampak terus-menerus disakiti, merasa tidak pernah dipahami,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Praktik penjualan kulit hewan kurban saat hari raya Idul Adha adalah fenomena yang sering kita temui... selengkapnya
Buku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 149.000 Rp 95.000
Saat ini belum tersedia komentar.