● online
- النجاح في تكملة المفتاح....
- المعين المبين في تعلم العرب....
- Kitab Bidayatul Wushul 1....
- BUKU FIQIH HAID - Cerdas Memahami Darah Wanita....
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Dari Isra Mi'raj Sampai W....
- Fiqih Qurban....
- BUKU THAHARAH - BERSUCI - KARYA BUYA YAHYA....
- Motivasi Dakwah "Membawa kepada Kemuliaan dengan H....
Bagaimanakah Cara Mencintai Rasulullah Saw? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut
Cinta kepada Nabi merupakan hal yang sangat mudah untuk diucapkan. Akan tetapi, ternyata cinta kepada Nabi tidak sederhana dalam ucapan saja. Buya Yahya dalam tausiahnya menjelaskan bahwa cinta bukanlah sesuatu yang hanya cukup terucap saja,
“Tidak cukup hanya mengatakan aku cinta. Cinta itu di dalam hati bukan di lisan. Jangan hanya berucap cinta. Akan tetapi bisakah kita memandang Baginda Nabi dengan hati kita?” tegasnya.
Lebih lanjut lagi, beliau juga memberi nasihat agar kita dapat bersungguh-sungguh dalam mencintai Rasulullah Saw. Setelah lisan mengucapkan, hati mengakui, maka perlu kesungguhan yang mendalam dalam mencintai Nabi Saw. Buya mengingatkan,
“Maka seriuslah. Sungguh-sungguhlah Anda dalam mengenali, mencintai Baginda Nabi Muhammad Saw. Karena cinta yang berguna adalah di saat nyawa kita masih di kandung badan kita. Hati kita yang mencintai Nabi itulah yang akan berguna saat kita hidup.”
Beliau juga menjelaskan bahwa segala hal fisik atau pun gelar dari manusia yang kita miliki tidak akan berguna. Tetapi yang akan berguna ialah saat Allah yang memberi kita gelar dan Nabi Muhammad Saw. mengakui kita. Itu diperoleh setelah kita berhasil mencintai Allah dan Rasul-Nya dengan kesungguhan. Kesungguhan ini yang akan memunculkan bukti atau tanda cinta.
Pada kesempatan lain, Buya Yahya juga menjelaskan bagaimana tanda dari mencintai Baginda Nabi Muhammad Saw. Tanda cinta kepada Nabi ini juga dapat menjadi acuan cara dalam mencintai Baginda Nabi Saw. Beliau menjelaskan bahwa tanda yang sederhana cinta Nabi ialah lisan yang senantiasa melantunkan shalawat kepadanya. Lisan yang sering menyebut itu menandakan hati yang selalu ingat kepada yang dicintainya.
“Kalau sudah orang mencintai sesuatu maka dia akan sering mengingat, dan mengingat baginda Nabi adalah dengan sering bershalawat,” jelas Buya.
Beliau juga mengingatkan bahwa cara bershalawat tidak selalu melulu harus sekali duduk banyak shalawat yang dibaca namun setelah itu selesai hatinya lupa kepada Baginda Nabi Saw. Shalawat bisa dilakukan beriringan dalam segala aktivitas yang kita lakukan. Karena dasarnya adalah hati yang selalu ingat kepada Nabi tercinta, maka kehidupannya penuh dengan menyebut Nabi Muhammad Saw. Buya mengatakan,
“Shalawat ini bisa dibaca dalam keadaan wanita haid, masak, kerja, dan berbagai keadaan. Hendaknya ingat Nabi ini Anda sebar sepanjang kegiatan harian, sehingga bershalawat terus dilakukan. Bukan hanya bershalawat sekali duduk tapi setelah itu Anda lupa Nabi.”
Kemudian tanda kedua ialah mengikuti apa-apa yang menjadi perintah dari Nabi Muhammad Saw. Taat terhadap perintah Nabi ini atas dasar cinta, karena cinta ini yang menjadi ruhnya.
“Fattabi’uni adalah dzahirnya, kita mengikuti perintah Nabi. Tapi ruhnya adalah cinta kepada Nabi,” jelas Buya.
Buya juga melanjutkan bahwa semata-mata mengikuti tidaklan cukup, tapi harus ada cinta di dalamnya. Dengan demikian, bershalawat dan mengikuti perintah Nabi Saw. semuanya didasari oleh kesungguhan hati mencintai Baginda Rasulullah Saw.
Lebih lanjut lagi, Buya juga menerangkan tentang gambaran dari mencintai Nabi Saw.
“Gambaran kita cinta kepada Nabi adalah bagimana kita membawa diri kita, membawa keluarga kita, membawa harta kita kepada Baginda Nabi Saw,” jelasnya.
Beliau melanjutkan,
“Membawa mereka bukan harus mereka menjadi seorang santri, akan tetapi kita menanamkan kecintaan di hati mereka. Mengenalkan kepada Baginda Nabi Saw. sehingga mereka tumbuh menjadi pecinta Nabi Saw.”
Lalu beliau juga menambahkan,
“Beruntunglah jika Anda menjadi orang-orang yang dimudahkan oleh Allah untuk menghantarkan putra putrinya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan Anda juga beruntung jika Anda diberi kekayaan lalu kerinduan untuk menggunakan kekayaan itu untuk Allah dan Rasul-Nya sangat tinggi.”
Semoga kita semua dapat mebuktikan cinta kita kepada Nabi Mulia Muhammad Saw. dengan terus bershalawat dalam berbagai aktivitas dan dapat mengikuti segala perintah dan jejak kehidupannya.

Sahabat pembaca sekalian, ada banyak sekali cara membuktikan cinta kita kepada Nabi Saw. Salah satunya ialah dengan turut serta memeriahkan hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad Saw. Untuk itu, kami mengajak seluruh pembaca untuk ikut serta dalam acara Maulid dan Silaturahim Akbar Satu Hati di Al-Bahjah 1445 Hijriah. Acara tersebut insya Allah akan diselenggarakan pada:
Hari/tanggal: 17 September 2023 M./ 2 Rabi’ul Awwal 1445 H.
Waktu: Pukul 07.00 – 11.00 WIB
Lokasi: LPD Al-Bahjah Pusat, Jalan Pangeran Cakrabuana No. 179 Sendang Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611
Akan ada juga event bazar buku-buku karya Buya Yahya dengan harga spesial khusus di bulan mulia untuk para pecinta Baginda Nabi yang hadir di acara ini. Jangan sampai terlewat! Adapun untuk mendapatkan informasi lebih lanjut seputar acara ini, pembaca sekalian dapat mengunjungi akun Instagram @satuhatidi.albahjah atau media sosial Al-Bahjah.
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
Bagaimanakah Cara Mencintai Rasulullah Saw? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Jumat, 02 Rabiul Akhir 1444 H atau bertepatan dengan Tanggal 28 Oktober 2022 telah diresmikan Pondok... selengkapnya
Mengutamakan Kepatuhan di atas Penghormatan Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Adakalanya orang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa... selengkapnya
Kejelian Memanfaatkan Ruangan untuk Mendatangkan Kesuksesan PUSTAKA Al-BAHJAH-SEPUTAR PONDOK-Mendungnya sore hari pada hari Rabu, 13 Rabiul Awal 1443 H atau... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Syaban adalah bulan yang diperhatikan oleh Nabi secara khusus. Perhatian Nabi kepada bulan Sya’ban disebabkan karena... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Haji menurut bahasa haji adalah bermaksud. Adapun menurut istilah fiqih haji adalah bermaksud (dengan sengaja) menuju Baitulharam (Ka’bah)... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Hari ini merupakan puncak acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw yang bertajuk Maulid dan Silaturahmi Akbar... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sahabat sekalian, puasa merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim. Siapa pun yang meninggalkan puasa... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Hati dalam pandangan Islam, bukan hanya organ biologis, melainkan pusat kesadaran spiritual dan moral. Ia adalah cermin kehidupan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sebelumnya, kita telah membahas kisah Nabi Zakariya dan bagaimana rumus agar doa terkabul, jika Anda belum... selengkapnya
Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 95.000 Rp 149.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000
Saat ini belum tersedia komentar.