Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Penting: Dalam Islam, Memilih Kawan Bukanlah Hal Sepele

Penting: Dalam Islam, Memilih Kawan Bukanlah Hal Sepele

Diposting pada 4 Agustus 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 27 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Salah satu faktor  yang memengaruhi pertumbuhan karakter seseorang adalah kawan. Sebab, seseorang bisa tumbuh menjadi baik atau tidak salah satunya disebabkan oleh pergaulan. Jika pergaulannya baik, maka besar kemungkinan orang yang ada dalam pergaulan itu tumbuh menjadi orang yang baik, begitupun sebaliknya.

Sebagaimana pepatah mengatakan, “Berkawan dengan penjual minyak wangi, kita akan terkena wanginya; berkawan dengan tukang besi, kita akan terkena percikan apinya”. Perumpamaan populer tersebut mengajarkan bahwa kualitas pergaulan akan menentukan kualitas diri kita. Dalam sebuah peribahasa juga disebutkan, “Bagai berdagang cermin”. Peribahasa ini menggambarkan pentingnya pergaulan di mana teman saling menasihati, memberi tahu keburukan, dan kebaikan masing-masing.

Bahkan 1.400 tahun lalu manusia paling mulia Baginda Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasalam sudah mengingatkan umatnya dengan sabdanya:

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang itu bergantung pada agama sahabatnya. Maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa yang menjadi sahabatnya.”

Hadist tersebut menjadi pegangan untuk umatnya agar jeli dalam memilih teman yang baik, yang bisa mengajaknya pada ketaatan kepada Sang Pencipta, dan mengajak pada perbuatan-perbuatan yang menguntungkan bagi dirinya dan orang lain tanpa merugikan siapa pun, baik untuk kehidupan di dunia maupun di akhirat.

Ada sebuah kisah tentang dua orang anak yang dididik dengan baik oleh orang tua mereka sejak kecil hingga selesai sekolah dasar. Namun ketika mulai memasuki sekolah menengah, orang tua tidak memperhatikan bagaimana pergaulan sang anak. Tanpa diketahui orang tua, anak yang pertama ternyata bergaul dengan kawan-kawan yang suka melanggar, bermain dengan lawan jenis secara berlebihan, dan bahkan menyalahgunakan internet dan lain-lain.  Semua itu bukan terjadi begitu saja, tetapi melalui tahapan-tahapan yang tidak sedikit. Mula-mula sang anak hanya melihat perilaku menyimpang dari kawan-kawannya itu, kemudian mencoba karena penasaran, mencoba lagi karena merasakan sesuatu yang menyenangkan dan pada akhirnya semua itu berjalan begitu saja hingga menjadi sebuah karakter yang sulit diubah.

di sudut meja yang lain, anak yang kedua terlihat rajin, disiplin, dan menjadi seorang yang teladan, serta bergaul dengan kawan-kawannya yang serupa. Mereka tidak pandai dalam urusan pelanggaran di sekolah, semuanya tampak rapi, dan fokus ketika belajar. Bahkan pada waktu istirahat pun mereka sering kali terpantau bersama dalam hal-hal kebaikan, seperti shalat dhuha di masjid sekolah, membantu para guru yang membutuhkan bantuan, atau sekadar menunggu jam pelajaran selanjutnya sambil bergurau yang sewajarnya. Ternyata hal itu terjadi karena setiap orang yang ada di perkumpulan tersebut memang bertekad untuk mencari kawan yang baik, bisa saling mengingatkan jika ada kesalahan di  antara mereka, sehingga terwujudlah circle kawan yang baik dan terbentuklah karakter yang baik pula.

Dalam Islam, pertemanan bukan hal yang sepele, karena akan berdampak kelak di akhirat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

ٱلْأَخِلَّآءُ يَوْمَئِذٍۭ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا ٱلْمُتَّقِينَ

“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.”

Pada hari kiamat, semua persahabatan dan pertemanan di dunia yang didasari oleh kemaksiatan atau urusan duniawi semata akan berubah menjadi penyesalan dan permusuhan. Mereka akan saling menyalahkan satu sama lain. Sebaliknya, persahabatan yang dijalin atas dasar keimanan dan ketakwaan kepada Allah akan kekal dan mendatangkan keselamatan di dunia hingga akhirat.

Demikianlah betapa pentingnya memilih teman dan berteman dengan orang-orang saleh. Dampaknya bukan hanya masalah di dunia namun akan berkelanjutan hingga ke akhirat. Semoga kita bisa menjadi teman yang baik untuk teman-teman kita, yang berteman berasaskan  cinta karena Allah, hingga kelak kita berada dalam naungan Allah di saat tidak ada nauangan siapa pun kecuali naungan-Nya.

Wallahu A’lam Bisshowab

 

Penulis: Ishab

Penyunting: Syahidan

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

Bagikan ke

Penting: Dalam Islam, Memilih Kawan Bukanlah Hal Sepele

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Pentingnya Tabayyun di Tengah-Tengah Gempuran Hoaks
13 Juni 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kemajuan teknologi digital telah mengubah cara manusia memperoleh, mengolah, dan menyebarkan informasi. Melalui internet dan media sosial, informasi... selengkapnya

Keutamaan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan
13 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Bulan Ramadan merupakan bulan penuh keistimewaan bagi umat Islam di pelbagai belahan penjuru bumi karena setiap amalan ibadah... selengkapnya

5 Identitas Aqidah sebagai Pondasi Syariat Umat
18 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seseorang diibaratkan sebagai rumah yang harus memiliki pondasi dalam hidupnya. Jika rumah tidak memiliki pondasi atau pondasi... selengkapnya

Mengapa Wahyu Pertama Dimulai dengan Perintah Membaca, Bukan Beribadah?
13 Juli 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Jika Islam adalah agama yang menekankan ibadah, lalu mengapa wahyu pertamanya bukan perintah shalat, berdoa, atau beriman, melainkan... selengkapnya

Hukum Memakai Fasilitas Kantor
2 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kejujuran bukan sekadar akhlak mulia, tetapi fondasi utama amanah dalam Islam. Salah satu bentuk kejujuran yang sering diremehkan... selengkapnya

Apakah Cuci Darah Membatalkan Puasa?
27 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Puasa di bulan Ramadan adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu melaksanakannya. Namun, Islam juga memberikan keringanan (rukhsah)... selengkapnya

Menjadi Muslim Moderat di Era Society 5.0
23 Juli 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Menjadi Muslim moderat berarti menjalankan pemahaman agama dengan Rahmatan Lil Alamin, menolak segala bentuk ekstrimisme atau kekerasan, serta... selengkapnya

Sebuah Puisi: Balada Rindu Sang Bilal
12 Mei 2024

  Balada Rindu Sang Bilal (Oleh: Husni A. Mubarak)   Andai datang burung-burung surga padanya Bilal bin Rabah tetap memeras... selengkapnya

Agar Hidup Bahagia dan Hati Tak Mudah Terluka
13 Oktober 2023

Kunci Hidup Bahagia Berbicara tentang kehidupan yang damai tidak bisa terlepas dari hati. Semua kedamaian yang kita peroleh ternyata sangat... selengkapnya

Cara Mendidik Anak sebagai Investasi Dunia dan Akhirat
21 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Anak adalah salah satu titipan Allah Swt yang paling berharga. Mereka adalah amanah yang harus kita jaga... selengkapnya

Penting: Dalam Islam, Memilih Kawan Bukanlah Hal Sepele

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: