Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Agar Hidup Bahagia dan Hati Tak Mudah Terluka

Agar Hidup Bahagia dan Hati Tak Mudah Terluka

Diposting pada 13 Oktober 2023 oleh Redaksi / Dilihat: 1.366 kali / Kategori:

Kunci Hidup Bahagia

Berbicara tentang kehidupan yang damai tidak bisa terlepas dari hati. Semua kedamaian yang kita peroleh ternyata sangat bergantung pada kondisi hati. Semakin damai hati kita, maka semakin damai pula kehidupan kita. Ke mana pun kita berputar-putar mencari tips hidup bahagia, damai, tenteram, dan tenang tidak akan kita dapatkan jika tidak menyentuh dimensi hati. Buya Yahya mengingatkan,

Damai di semesta ini akan terwujud jika berangkat dari hati yang damai. Orang berbicara tentang perdamaian, ketenteraman, kebahagiaan, kalau hanya berputar-putar di luar hati, tidak akan ketemu. Karena semua itu kuncinya adalah di hati.”

Hati yang bersih tidak akan mudah terluka dan melukai orang lain. Saat ia bertemu siapa pun, tidak akan ada niat untuk menyakiti. Karena itu, suatu pertemuan, jika ingin berlangsung baik-baik saja, bernilai, dan tenteram, harus ada rambu-rambu di dalam hati. Rambu-rambu ini disampaikan oleh Buya Yahya berikut ini,

Pertama, tidak ada kebencian, prasangka buruk, keinginan menyakiti dan lain sebagainya di antara orang yang bertemu. Kedua, tertanam kecintaan, setidaknya, cinta bisa dibangun dalam pertemuan tersebut.”

Jika kedua rambu-rambu ini diterapkan, maka tidak akan ada pertemuan yang sia-sia, apa lagi pertemuan yang menjurus pada permusuhan.

Hati adalah kunci dalam menciptakan perdamaian, kebahagiaan, dan kesehatan lahir dan batin. Semakin berkualitas hati yang kita miliki, semakin berkualitas juga kehidupan yang kita jalani. Sebaliknya, jika hati kita rusak dan kotor, maka semakin rusak juga kehidupan yang akan kita hadapi.

Kekotoran hati ini bisa menjangkit siapa saja tanpa pandang bulu, Buya mengingatkan,

Hati yang kotor bisa menimpa siapa saja. Dan hati yang kotor ini saat menimpa siapa pun itu tetep jelek. Biarpun katanya dia hafal Al-Qur’an 30 juz. Biarpun katanya dia seorang ustadz, kiyai. Biarpun katanya dia seseorang yang terpandang. Maka berhati-hatilah Anda dalam urusan hati ini!”

Obat untuk Mengobati Hati

Tentu saja hati dapat kita latih sedemikian rupa agar menjadi hati yang selamat dan sehat. Langkah untuk memperolehnya pun memerlukan usaha yang tidak mudah, tergantung pada kadar penyakit hati yang kita miliki. Namun, seiring dengan usaha yang sungguh-sungguh dan doa yang kuat kepada Allah Swt, kita dapat memperbaiki, mengobati, dan membersihkan hati kita. Berikut ini latihan yang Buya Yahya berikan untuk mengobati hati.

1. Doakan orang yang menyakiti kita

Sebelum meminta kepada Allah Swt, biasakanlah mendoakan mereka yang pernah menzalimi kita. Doa yang dianjurkan bukanlah doa-doa kejelekan apalagi kutukan, melainkan doa-doa kebaikan yang terucap tulus dari dalam hati kita. Kita akan merasa untuk melakukannya sangat sulit, tetapi setelah mencobanya, ketidaktulusan akan mengelupas dari dalam hati kita. Karena mendoakan kebaikan untuk orang-orang yang menyakiti kita juga merupakan latihan agarkita bisa ikhlas. Buya Yahya menambahkan,

Kunci para kekasih Allah mendapatkan gelar kewaliannya (wilaayah) ialah qalbun saliim, hati yang selamat. Saat dia benci atau marah kepada seseorang, ia tidak mewujudkannya dalam bentuk reaksi-reaksi negatif.”

Para kekasih Allah Swt itu, bukan tidak pernah marah dan kesal, akan tetapi saat mereka mengalaminya, mereka menahan diri dan berdoa dengan doa-doa yang baik.

Buya Yahya menyampaikan,

Ada kisah sahabat yang dizalimi pada zaman Nabi Muhammad Saw, ia bertanya kepada Nabi Saw, ‘Apakah aku boleh membalasnya?’ Nabi Saw menjawab, ‘Kalau kau balas, kau sama seperti dia.’ Pada kesempatan lain, Nabi Saw pernah menyampaikan bahwa jika orang baik dibalas dengan kabaikan itu hal yang biasa. Tapi yang istimewa itu saat seseorang dizalimi, ia membalas dengan kebaikan.”

Lalu bagaimana cara agar kita tidak susah mendoakan kebaikan untuk orang lain? Buya Yahya menyarankan cukup tanamkan satu motivasi dari hadits Nabi Muhammad Saw berikut ini:

Nabi Saw bersabda,

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ

‘Tidak ada seorang muslim yang mendoakan orang lain yang tidak ada di hadapannya (karena tempatnya memang jauh atau dekat tapi bermusuhan) melainkan malaikat berkata: kamu mendapatkannya (duluan)’”

Setelah mendengar kabar gembira dari Rasulullah Saw dalam hadits di atas, apakah kita masih akan kesulitan untuk mendoakan kebaikan untuk orang lain?

Buya Yahya juga menyampaikan bahwa doa seperti ini lebih cepat terkabul dari doa di depan multazam dan meminta doa ke kiyai sekalipun.

Pakailah cara berdoa seperti ini, ini resep dari Nabi Saw. Yakinlah!” pesan Buya.

2. Biasakan untuk tidak menyebut kekurangan orang lain

Menyebut kekurangan orang lain hanya akan menimbulkan konflik dan masalah. Apa lagi jika menjurus pada cacian dan makian, itu hanya akan mengundang cacian dan makian lainnya. Oleh karena itu, jangan sampai kita biasa menyebut-nyebut kekurangan orang lain. Ini berlaku pada siapa pun dan dalam hubungan seperti apa pun. Buya berpesan,

Jika kamu sebagai suami menemukan kekurangan pada istrimu, pastikan engkau tidak akan menyebutnya sampai engkau mati!”

lalu bagaimana cara agar kita tidak mudah menyebut-nyebut kekurangan orang lain? Buya Yahya memberikan tipsnya dalam pesan berikut:

Ingatlah orang yang kau caci adalah ummat Nabi Muhammad Saw yang mana Nabi Saw mendoakannya agar mulia! Kenapa kau caci?”

Nabi Muhammad Saw sangat ingin ummatnya mulia dan masuk surga bersamanya, sebagaimana disampaikan juga oleh guru Buya Yahya, Prof. Dr. Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun yang dapat Anda simak di sini.

3. Tidak mencari-cari kejelekan orang lain

Mencari-cari kejelekan orang lain sama saja dengan membuka aib orang lain. Ini merupakan perilaku tercela yang hanya akan merusak hati. Buya Yahya berpesan,

Bagaimana mungkin kita begitu lancang melakukannya, sementara Allah Swt mengancam orang yang berbuat demikian melalui lisan Nabi Muhammad Saw,

مَنْ تَتَبَّعَ عَوْرَةَ أَخِيْهِ الْمُسْلِمِ تَتَبَّعَ اللهُ عَوْرَتَهُ

Orang yang mencari-cari kejelekan orang lain (saudara muslimnya), Allah Swt akan membongkar aibnya’”

Sekalipun jika memang kita menemukan hal-hal yang mencurigakan pada orang lain, Buya menyampaikan bahwa ada cara menyikapinya. Cara menyikapinya yaitu pastikan saat kita mengetahuinya, sikap kita tidak berubah. Jangan dulu emosi dan memfitnah. Setelah memastikan sikap tidak berubah, carilah solusi bagaimana untuk menyelesaikan masalah yang ditemukan.

Itulah beberapa tips untuk menata hati agar semakin terlatih untuk ikhlas, sekaligus tips agar hidup bahagia. Semoga Allah Swt membersihkan hati kita dari segala kekotoran dan semoga Allah Swt mengobati hati kita dari segala macam luka dan penyakit hati. Aamiin.

Sumber: Al-Bahjah TV.

Tags: , ,

Bagikan ke

Agar Hidup Bahagia dan Hati Tak Mudah Terluka

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Pengaruh Shalat Terhadap Kesehatan Mental dan Fisik Manusia
6 Juli 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di era media sosial dan modernisasi saat ini, ada satu aspek yang sangat penting tetapi terkadang diabaikan di... selengkapnya

Pendaftaran Santri Baru Kelas Dewasa Putra atau Putri TAFAQQUH AL-BAHJAH Tahun Akademik 1443-1444 H
14 November 2021

Pendaftaran Santri Baru Kelas Dewasa Putra/Putri TAFAQQUH AL-BAHJAH Tahun Akademik 1443-1444 H Visi: “Mendahulukan Akhlaq & Mengembangkan Dakwah Rasulallah SAW.”... selengkapnya

Berburuk Sangka Itu Diam-Diam Menghayutkan
29 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita mungkin pernah mendengar kalau di balik tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kita juga tahu kalau... selengkapnya

Viral Cek Khodam di Media Tiktok, Bagaimana Pandangan Islam Mengenai Khodam?
9 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Baru-baru ini aktivitas “cek khodam” ramai di media sosial, khususnya di live TikTok dan Instagram. Pengguna media... selengkapnya

Jadwal Imsakiyah Ramadan 1446 H Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon
3 Maret 2025

  Berikut adalah link jadwal imsakiyah Ramadan 1446 H. untuk Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon: Imsakiyah Ramadan 1446 H.  ... selengkapnya

Coklat, Langit, dan Tauhid (Sebuah Cerpen)
18 Mei 2024

Cahaya matahari masuk ke sela-sela ruang kamarku. Aku menggeliat malas, tubuhku terasa sakit di beberapa bagian. Kejadian semalam seperti mimpi.... selengkapnya

5 Tip Ampuh Buya Yahya untuk Menjadi Lebih Baik di Bulan Ramadan
18 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah dan ampunan. Di bulan ini, umat Islam didorong untuk meningkatkan ibadah... selengkapnya

Cara Mengoreksi Diri Sendiri ala Imam Al-Ghazali
6 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap persoalan yang menimpa kita, sering kali merupakan akibat dari apa yang telah kita perbuatan sendiri. Kegundahan... selengkapnya

Lebarkan Sayap Dakwah Rasulullah Saw, Pondok Pesantren Al-Bahjah Binangkit Tasikmalaya Diresmikan
28 Oktober 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Jumat, 02 Rabiul Akhir 1444 H atau bertepatan dengan Tanggal 28 Oktober 2022 telah diresmikan Pondok... selengkapnya

Mengapa Wahyu Pertama Dimulai dengan Perintah Membaca, Bukan Beribadah?
13 Juli 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Jika Islam adalah agama yang menekankan ibadah, lalu mengapa wahyu pertamanya bukan perintah shalat, berdoa, atau beriman, melainkan... selengkapnya

Agar Hidup Bahagia dan Hati Tak Mudah Terluka

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: