● online
Mengapa Wahyu Pertama Dimulai dengan Perintah Membaca, Bukan Beribadah?

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Jika Islam adalah agama yang menekankan ibadah, lalu mengapa wahyu pertamanya bukan perintah shalat, berdoa, atau beriman, melainkan membaca atau Iqra’? Selayang pandang, hal ini menunjukkan bahwa ‘membaca’ memiliki urgensi tinggi dalam pandangan Islam. Dan ‘membaca’ adalah akar yang akan menumbuhkan ragam kebaikan dalam kehidupan, di antaranya adalah mekarnya ibadah umat.
Tanpa kita sadar, membaca adalah penyokong penting untuk berkembangnya suatu wawasan. Dan wawasanlah yang akan mengantarkan pada fondasi amal. Membaca bukan sekadar aktivitas intelektual, tetapi juga gerbang untuk mengenal Allah, memahami pentunjuk-Nya, dan menjalankan ibadah dengan benar. Dari sinilah tampak, bahwa Iqra’ bukan hanya perintah membaca teks, melainkan membangun cara pandang seorang Muslim terhadap ilmu dan kehidupan.
Objek bacaan dalam Islam juga sangat luas dan beragam, serta tidak terbatas pada ayat Al-Qur’an dan Hadits saja. Dalam tradisi Islam, objek bacaan secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu ayat qauliyah (teks wahyu) dan ayat kauniyah (alam semesta). Dimana membaca juga tidak hanya terbatas pada sesuatu yang tersurat, tetapi juga pada sesuatu yang tersirat.
Sebagaimana yang termaktub dalam QS. Al-’Alaq ayat 1-5, bahwa kita dianjurkan untuk mengamati pencipta langit, bumi, dan manusia sebagai bentuk kebesaran Allah.
اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ ١ خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ ٢ اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ ٣ الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ ٤ عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ ٥ ( العلق/96: 1-5)
Artinya: “(1) Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan! (2) Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. (3) Bacalah! Tuhanmulah Yang Maha Mulia, (4) yang mengajar (manusia) dengan pena. (5) Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-‘Alaq:1-5)
Dalam kajian Tafsir Al-Misbah yang disusun oleh M. Quraish Shihab, kata Iqra’ pada ayat pertama sengaja tidak diikuti objek (maf’ul) yang spesifik. Ketiadaan objek ini menunjukkan bahwa perintah membaca tersebut bersifat umum dan mencakup segala hal yang bisa dibaca, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis.
Membaca sesuatu yang tertulis, berarti menelaah dan mengkaji yang tampak. Hal ini digambarkan dalam QS. Al-’Alaq: 4 yang dilambangkan dengan kata pena. Pena adalah lambang literasi, pencatatan teks, dan literatur. Maka dengan ini, manusia bisa memahami sesuatu yang tertulis dengan menggerakkan pena dan wawasan logisnya dalam menganalisis.
Sedangkan membaca yang tidak tertulis, berarti berusaha memahami makna di balik fenomena, melakukan tadabur, dan mencerna realitas yang tidak tertulis. Hal ini juga digambarkan dalam QS. Al-’Alaq: 2. Ayat ini mengingatkan manusia akan asal-usul penciptaannya sehingga mendorongnya melakukan refleksi dan mengenali dirinya sebagai makhluk Allah.
Dengan demikian, perintah Iqra’ tidak berhenti pada aktivitas membaca teks, tetapi juga mengajak manusia membaca tanda-tanda kebesaran Allah dalam diri dan alam semesta. Hal ini juga yang akan membuka wawasan manusia untuk mempelajari banyak hal, termasuk perihal ibadah (ubudiyah). Dan jika wawasan tentang ibadahnya kuat, maka ibadahnya juga akan semakin terasa nikmat.
Penulis: Nuril Aulia Naiza Ulfa
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Mengapa Wahyu Pertama Dimulai dengan Perintah Membaca, Bukan Beribadah?
Zakat, salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan penting, bukan hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Krisis karakter yang melanda generasi muda saat ini menjadi salah satu tantangan besar dalam dunia pendidikan. Kemajuan teknologi... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pembahasan mengenai hukum rokok selalu penting untuk disimak di tengah-tengah zaman yang terus berkembang. Para ulama terdahulu hidup... selengkapnya
Gemerlap Harlah Al-Bahjah: Bersinergi untuk Negeri, Bermanfaat untuk Ummat PUSTAKA AL-BAHJAH-NEWS-Tidak terasa tahun ini Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pesantren adalah lembaga pendidikan yang menaungi para santri untuk belajar agama secara langsung kepada Kyainya. Dalam agama Islam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hari itu, kelelahan menyelimuti tubuhku setelah seharian penuh bergulat dengan berbagai tugas dan kewajiban. Rasanya tak ada... selengkapnya
Hanya Engkau Sandaranku Hati terkoyak sunyi tanpa suara, Menadah luka dalam pelukan doa, Diamku adalah lautan sabar yang dalam,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mendidik anak menjadi tantangan besar bagi orang tua di zaman sekarang. Tak sedikit orang tua mengalami kesulitan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Tak terasa saat ini kita sudah memasuki hampir setengah dari bulan Ramadan. Semoga Allah Swt menerima amalan-amalan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Agama Islam merupakan ajaran yang menjunjung tinggi kedudukan nilai keadilan, kemanusiaan, kemulian, dan kesetaraan. Sejak datangnya Islam... selengkapnya
Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 256 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPenerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 300 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPenerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+140 Menelusuri jejak kepemimpinan Islam pasca wafatnya Rasulullah Saw melalui… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+252 Di tengah penolakan kaum Quraisy, Allah mengangkat Nabi Muhammad… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.