Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » (Puisi) Menjelang Pulang

(Puisi) Menjelang Pulang

Diposting pada 26 Juli 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 15 kali / Kategori:

 

1

Ketika Sudah Tiba Waktunya

Ketika sudah tiba waktunya,

tak ada lagi yang bisa ditunda,

langkah yang dulu terasa panjang

mendadak berhenti di satu titik sunyi.

 

Jam tidak lagi berdetak untuk rencana,

mulut kelu oleh kata “nanti”,

dan dunia yang dulu terasa luas

menyempit menjadi doa yang tak sempat terucap.

 

Di saat itu,

yang tersisa bukan nama besar,

bukan harta,

bukan pula pujian manusia—

melainkan amal yang diam-diam pernah dilakukan

dan air mata yang pernah jatuh

karena takut kepada-Nya.

 

2

Waktu yang Menjemput

Aku kira waktu selalu menungguku,

padahal ia hanya berjalan,

tanpa peduli aku siap atau tidak.

 

Ketika sudah tiba waktunya,

langit tetap biru,

burung tetap pulang ke sarang,

namun aku dipanggil sendirian

menghadap Dia

yang sejak awal tak pernah meninggalkanku.

 

Andai aku tahu

panggilan itu sedekat napas,

mungkin aku tak akan

menunda taubat

atau meremehkan doa.

 

3

Pada Detik yang Ditentukan

Pada detik yang telah ditentukan,

tak ada lagi ruang berdebat,

tak ada alasan,

tak ada pengulangan.

 

Lidah yang dulu ringan berkata

berat mengucap satu kalimat,

hati yang sering lalai

berharap sempat mengingat-Nya.

 

Ketika sudah tiba waktunya,

aku belajar satu hal:

hidup bukan tentang seberapa lama aku tinggal,

melainkan seberapa siap aku pulang.

 

4.

Jangan Tunggu Nanti

Jangan tunggu nanti,

karena nanti bukan milik siapa-siapa.

 

Ketika sudah tiba waktunya,

penyesalan hanya menjadi saksi

bahwa kita pernah diberi kesempatan

namun memilih menunda.

 

Jika hari ini masih ada sujud,

masih ada istighfar,

masih ada dada yang bergetar

saat menyebut nama-Nya—

barangkali itu tanda

bahwa waktunya belum tiba,

dan pintu-Nya masih terbuka.

 

5

Pulang dengan Apa

Ketika sudah tiba waktunya,

aku ingin pulang

bukan dengan bangga,

melainkan dengan harap.

 

Harap pada ampunan-Mu

yang lebih luas dari dosaku,

harap pada rahmat-Mu

yang sering kuabaikan.

 

Jika hidup hanyalah perjalanan,

maka kematian adalah pulang,

dan aku bertanya pada diri sendiri:

sudahkah aku menyiapkan bekal

atau masih sibuk menghias jalan?

 

Oleh: Syariif Ahmad Ja’far Shoodiq

Penulis: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

(Puisi) Menjelang Pulang

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Cara Menyucikan Alat Elektronik yang Terkena Najis
7 Juli 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Apabila terdapat najis pada pakaian yang kita gunakan, maka kita dapat menyucikannya dengan air. Pada kasus yang lain,... selengkapnya

Tanda Allah Cinta kepada Kita
27 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sudah sering mendengar kata cinta. Pengungkapannya pun banyak ditampakkan dalam berbagai bentuk oleh manusia. Ada yang menjelma... selengkapnya

5 Keutamaan Menunaikan Shalat Tepat Waktu
7 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Di tengah segala kesibukan dan dinamika kehidupan, shalat harus tetap menjadi prioritas utama. Dari terbitnya fajar hingga... selengkapnya

5 Identitas Aqidah sebagai Pondasi Syariat Umat
18 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seseorang diibaratkan sebagai rumah yang harus memiliki pondasi dalam hidupnya. Jika rumah tidak memiliki pondasi atau pondasi... selengkapnya

Hukum Menukar Uang Baru dengan Selisih Nilai dalam Islam
11 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Menjelang hari raya, sering kita jumpai praktik penukaran uang baru di tempat-tempat tertentu. Banyak orang menukarkan uang dengan... selengkapnya

Bolehkah Dana Zakat Disalurkan untuk MBG?
9 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Merupakan sebuah kebaikan membuat program mulia dengan membagikan makanan sehat, bergizi, dan gratis atau MBG kepada masyarakat. Selagi... selengkapnya

Melihat Ujian dan Musibah sebagai Jalan Pulang
14 Mei 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sering kali manusia pandai mengucapkan kata-kata manis kepada Allah. Kita merasa dekat saat membutuhkan pertolongan-Nya, rajin berdoa ketika... selengkapnya

Muslimah sebagai Penopang Peradaban
7 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Peran muslimah dalam sejarah peradaban Islam selalu menempati posisi istimewa. Islam tidak pernah memandang perempuan sebagai sekadar pelengkap,... selengkapnya

Cara Bijak Menghadapi Perkembangan Teknologi Artificial Intelligence (AI)
14 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Peradaban manusia berkembang begitu cepat di berbagai bidang, termasuk di bidang teknologi. Salah satu contoh perkembangan teknologi yang... selengkapnya

Kaum “J” Minggir Dulu, Beginilah Cara Memahami Bahasa Cinta Pasangan
18 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Allah Swt telah menciptakan hamba-Nya dengan berpasang-pasangan, laki-laki berpasangan dengan perempuan dalam sebuah ikatan halal pernikahan.... selengkapnya

(Puisi) Menjelang Pulang

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: