● online
Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (5)

Mampukah Aku?
Perjalanan yang kurasa panjang ini…
Ke manakah langkah akhir kan berlabuh?
Pada hiruk pikuk dunia yang fana ini…
Di bagian bumi manakah aku kan terjatuh?
Satu demi satu─seribu
Setapak demi setapak─tak mampu
Tak mampu aku membendung semua
Jika bukan karena Allah di dalamnya
Tak sanggup kulewati terjalnya dunia
Jika bukan karena Allah di penghujungnya
Ya Allah…
Atas setiap asa yang hampir hilang
Tolong jangan biarkan jiwa ini sendirian
Atas setiap iman yang hilang muncul dari pandangan
Tolong jangan Kau ganti dengan kekufuran
Aku yakin
Tiada tempat paling teduh selain bersujud di atas mihrab cinta-Mu
Tiada pelukan paling hangat selain bernanung dalam luasnya rahmat-Mu
Ya Allah…
Kasihi aku
Lindungi aku
Ampuni aku
Peluk aku,
Dan pandanglah aku sebagai hamba-Mu
Haruskah?
Katanya, aku hebat
Katanya, aku kuat
Haruskah kutanggapi dengan ucapan ‘terima kasih’?
Haruskah kuamini saja dalam hati?
Oh, tidak!
Ke mana perginya senyum itu?
Ke mana perginya antusias itu?
Oh, hei!
Mereka hilang…
Bersama dengan perginya nikmat dalam sujud panjang
Mereka hilang…
Bersama lantunan Al-Qur’an yang sudah lama aku tinggalkan
Haruskah?
Haruskan aku merasa kesepian saat tak ada yang benar-benar meninggalkan?
Akulah yang berbalik arah itu
Akulah yang berlarian menjauh tak tentu arah
Banyak hal yang tak lagi kukenal
Banyak hal yang tak lagi kusapa
Jauh
Sudah jauh
Sangat jauh
Terlalu jauh
Menepi kumulai menyadari
Banyak hal yang perlu kubenahi
Bukan sekadar bentuk menyayangi diri
Tapi untuk memahami apa yang Allah ridhoi…
Terus Berjalan
Cepat bukan berarti sampai lebih awal
Lambat pun bukan berarti tak akan pernah sampai
Ada hari di mana kamu tak melakukan apa-apa
Ada pula hari di mana kamu tak sempat melakukan apa yang kamu mau
Beberapa hal mungkin berjalan sesuai dugaanmu
Selebihnya,
Belajar bersabar untuk menerima setiap hal yang berdatangan satu demi satu
Bukan─
Bukan karena kamu tak cukup
Bukan karena kamu tak layak
Tapi karena Allah ingin membuatmu sadar─
Bahwa Ia adalah sebaik-baiknya tempat bersandar
Bahwa Ia adalah sebaik-baiknya tempat berteduh
Bahwa Ia adalah sebaik-baiknya tujuan atas setiap perjalanan
Meski sambil tertatih
Meski sambil merintih
Ia tak peduli─
Ia selalu hadir
Dalam setiap panggilan sunyimu
Ia selalu datang
Dalam setiap dekapan paling panjang
Ia selalu ada
Dalam setiap hening yang menyapa
Tolong kembali
Teruslah berjalan
Hingga Allah menyampaikan,
“Sudah saatnya kamu pulang…”
Oleh: Nur Aliyatul Hasanah
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (5)
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Bahjah menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina tahap II sebesar Rp1.746.285.736 melalui Badan Amil... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Fenomena wanita karir akhir-akhir ini menjadi hal yang lumrah terjadi di masyarakat. Wanita karir sendiri diistilahkan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita diciptakan di dunia ini tidak lain adalah untuk menyembah Sang Pencipta Allah Subhanahu wa Ta’ala: وما خلقت... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setelah menjalankan puasa di bulan Ramadan, kemudian kita masuk pada bulan Syawal. Ramadan sering disebut sebagai bulan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ketika seorang wanita pada hari kemarin masih haid, namun ternyata ketika pagi di hari berikutnya ia yakin... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Di bawah langit Madinah yang jernih, di tengah kehidupan yang sederhana namun penuh makna, tersembunyi sebuah kisah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah telah memasuki H-2, berbagai persiapan terus dikebut demi menyambut dan memuliakan... selengkapnya
Makkah Di kejauhan jelajah terbentang luas, Di hati nurani, cinta tak terbatas. Perjalanan ke Makkah, tiada terlukiskan, Dalam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Siapa pun dapat menulis, tetapi tidak semua orang dapat menghasilkan tulisan yang baik. Sebab, menulis merupakan wujud... selengkapnya
Sumber gambar: https://minanews.net/jenis-juru-dakwah/ Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Tanda ketulusan hati seorang Muslim adalah ketika merindukan saudara-saudaranya yang belum melakukan kebaikan, agar... selengkapnya
Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 200 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 300 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000
Saat ini belum tersedia komentar.