Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Melek Literasi Digital Menuju Santri yang Berdaya Saing

Melek Literasi Digital Menuju Santri yang Berdaya Saing

Diposting pada 10 May 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 752 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Teknologi digital telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Pesantren, yang sejak dulu menjadi tempat utama pendidikan agama, kini banyak berinovasi dengan berbagai program, salah satunya peningkatan literasi digital santri agar dapat bersaing di tengah perkembangan teknologi yang pesat.

Menanggapi hal ini, Kementerian Agama (Kemenag) mendorong pesantren untuk meningkatkan literasi digital melalui program “Pesantren Menjadi Pusat Literasi Digital”. Program ini bertujuan untuk membekali santri dengan pengetahuan dan keterampilan teknologi digital, sehingga mereka dapat menghadapi tantangan masa depan.

Menteri Agama, H Yaqut Cholil Qoumas, menyatakan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi revolusi industri 4.0. Dengan literasi digital, santri dapat mengembangkan potensi diri dan membuka peluang usaha yang lebih luas di masa depan.

 

Pemerintah Dorong Pembangunan Budaya Digital

Selaras dengan itu, pemerintah pun memberikan dukungan kepada pesantren dalam meningkatkan literasi digital bagi para santri. Hal ini juga bisa jadi peluang untuk membuka peluang usaha haji dan umroh di era digital.

Program Santri Digitalpreneur Indonesia 2024 resmi dibuka di Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Kalimantan Timur. Acara ini berlangsung selama 4 hari, mulai dari tanggal 30 April 2024.

Pada acara pembukaan, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno, memberikan sambutan dan motivasi kepada para santri peserta program.

Selama 4 hari tersebut, para santri mengikuti berbagai kegiatan, seperti workshop, seminar, dan kompetisi.

 

Keseimbangan Pengetahuan dan Kompetensi

Selain meningkatkan literasi digital, pemerintah juga mengutamakan penguatan pendidikan agama di pesantren. Hal ini dilakukan agar para santri memiliki kekuatan spiritual yang kuat, sehingga menjadi generasi berakhlak mulia yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Pemerintah memberikan beasiswa kepada santri berprestasi untuk menunjukkan nilai penting pendidikan agama. Selain itu, pemerintah juga mengupayakan pesantren memberikan pendidikan berkualitas melalui program “Pesantren Berdaya Saing”. Program ini bertujuan untuk memodernisasi pesantren dan memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk dunia industri.

Dengan program ini, diharapkan pesantren dapat memberikan pendidikan holistik dan komprehensif bagi santri. Santri tidak hanya pandai dalam bidang agama dan teknologi, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia kerja.

Pendidikan agama yang kuat dan literasi digital yang baik diharapkan dapat membuka peluang usaha yang lebih luas bagi santri, salah satunya usaha haji dan umroh. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, santri dapat membantu masyarakat menjalankan ibadah haji dan umroh.

Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Koperasi dan UMKM juga membuka peluang bagi pesantren untuk mengembangkan usaha haji dan umroh. Dengan pelatihan dan pendampingan dari pemerintah, pesantren diharapkan dapat menjadi sentra usaha haji dan umroh di daerah tersebut.

Hal ini memberikan manfaat bagi pesantren dan masyarakat sekitar. Pesantren dapat memperoleh penghasilan tambahan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sedangkan masyarakat dapat memperoleh pelayanan haji dan umroh berkualitas dari pesantren yang dikenal.

Pemerintah akan terus memberikan dukungan dan bantuan untuk pengembangan usaha haji dan umroh bagi pesantren di seluruh Indonesia. Generasi muda yang terdidik di pesantren diharapkan tidak hanya menjadi santri yang berpengetahuan dan berkarakter, tetapi juga dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan negeri ini.

Dengan adanya usaha haji dan umroh yang dikembangkan oleh pesantren, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah menjalankan ibadah tersebut dan meraih pahala yang berlipat ganda. Hal ini juga merupakan bentuk nyata kerja sama antara pesantren dan pemerintah dalam memajukan pendidikan dan kesejahteraan umat.

“Pesantren adalah rumah pintar yang terus berupaya untuk menjadi lebih baik,” ungkap Menteri Agama.

Dengan bekal ilmu agama dan pengetahuan tentang bisnis, para santri diharapkan dapat menjadi pengusaha sukses di sektor haji dan umroh, sekaligus berkontribusi dalam memajukan ekonomi kreatif Indonesia. Ke depannya, literasi digital ini akan terus digelorakan melalui beberapa program pada beberapa sektor.

 

Penulis: M. Khoiruzzadittaqwa

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

Melek Literasi Digital Menuju Santri yang Berdaya Saing

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Mari Berkurban Berkah di Al-Bahjah
12 May 2023

  Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Ibadah Qurban merupakan ibadah sunnah yang sangat dikukuhkan untuk dilaksanakan oleh setiap muslim. Ibadah Qurban... selengkapnya

Kisah Perjuangan Dakwah Buya Yahya, Harus Lewati Ganasnya Sungai Kalimantan
29 December 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Selama kurang lebih satu pekan, Buya Yahya melakukan safari dakwah di Kalimantan Barat sejak hari Sabtu,... selengkapnya

Khutbah Idulfitri 1445 H
9 April 2024

Ramadan telah mengajarkan kita ketenangan hati, ketulusan jiwa dan kesabaran dalam berproses untuk mencapai kejayaan. Oleh karenanya, Ramadan bukan hanya... selengkapnya

Tebar “Jaring-Jaring” Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren, LPD Al-Bahjah Bangun Resto AB Chicken dan Launching AB Express
13 May 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pagi ini Sabtu, 23 Syawal 1444H/13 Mei 2023 Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah kembali menebar “jaring-jaring”... selengkapnya

Mahar Hasil Utang, Boleh Sih Tapi….. 
30 December 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Mahar merupakan sesuatu yang harus dipenuhi oleh calon pengantin laki-laki ketika hendak menikah. Namun bagaimana jika... selengkapnya

Cara Perempuan Membatalkan Ta’aruf yang Baik
19 June 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hal yang harus dipahami terlebih dahulu adalah makna ta’aruf itu sendiri. Ta’aruf bukanlah kesepakatan untuk menuju kepada... selengkapnya

Kaum “J” Minggir Dulu, Beginilah Cara Memahami Bahasa Cinta Pasangan
18 December 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Allah Swt telah menciptakan hamba-Nya dengan berpasang-pasangan, laki-laki berpasangan dengan perempuan dalam sebuah ikatan halal pernikahan.... selengkapnya

Tetangga Non-Muslim Meninggal Dunia, Apakah Boleh Merawat dan Mendoakan?
31 December 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Dalam kehidupan bertetangga dengan non-muslim, tentu kita tidak dapat tenghindar dari hal-hal yang berhubungan dengan kepedulian... selengkapnya

Wahai Para Orang Tua, Cara Membimbing Anak-Anak Itu Bukan dengan Kemarahan
24 June 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernahkah Anda merasa jengkel saat melihat tingkah laku anak-anak yang menurut Anda aneh, tidak penting, bahkan dianggap mengganggu?... selengkapnya

Shalat Tarawih Namun Tidak Ba’diyah Isya? Anda Merugi!
9 April 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Shalat Tarawih merupakan shalat sunnah yang sangat dianjurkan untuk menghidupkan malam bulan Ramadhan. Namun ketika shalat... selengkapnya

Melek Literasi Digital Menuju Santri yang Berdaya Saing

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: