● online
Melek Literasi Digital Menuju Santri yang Berdaya Saing

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Teknologi digital telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Pesantren, yang sejak dulu menjadi tempat utama pendidikan agama, kini banyak berinovasi dengan berbagai program, salah satunya peningkatan literasi digital santri agar dapat bersaing di tengah perkembangan teknologi yang pesat.
Menanggapi hal ini, Kementerian Agama (Kemenag) mendorong pesantren untuk meningkatkan literasi digital melalui program “Pesantren Menjadi Pusat Literasi Digital”. Program ini bertujuan untuk membekali santri dengan pengetahuan dan keterampilan teknologi digital, sehingga mereka dapat menghadapi tantangan masa depan.
Menteri Agama, H Yaqut Cholil Qoumas, menyatakan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi revolusi industri 4.0. Dengan literasi digital, santri dapat mengembangkan potensi diri dan membuka peluang usaha yang lebih luas di masa depan.
Pemerintah Dorong Pembangunan Budaya Digital
Selaras dengan itu, pemerintah pun memberikan dukungan kepada pesantren dalam meningkatkan literasi digital bagi para santri. Hal ini juga bisa jadi peluang untuk membuka peluang usaha haji dan umroh di era digital.
Program Santri Digitalpreneur Indonesia 2024 resmi dibuka di Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Kalimantan Timur. Acara ini berlangsung selama 4 hari, mulai dari tanggal 30 April 2024.
Pada acara pembukaan, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno, memberikan sambutan dan motivasi kepada para santri peserta program.
Selama 4 hari tersebut, para santri mengikuti berbagai kegiatan, seperti workshop, seminar, dan kompetisi.
Keseimbangan Pengetahuan dan Kompetensi
Selain meningkatkan literasi digital, pemerintah juga mengutamakan penguatan pendidikan agama di pesantren. Hal ini dilakukan agar para santri memiliki kekuatan spiritual yang kuat, sehingga menjadi generasi berakhlak mulia yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Pemerintah memberikan beasiswa kepada santri berprestasi untuk menunjukkan nilai penting pendidikan agama. Selain itu, pemerintah juga mengupayakan pesantren memberikan pendidikan berkualitas melalui program “Pesantren Berdaya Saing”. Program ini bertujuan untuk memodernisasi pesantren dan memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk dunia industri.
Dengan program ini, diharapkan pesantren dapat memberikan pendidikan holistik dan komprehensif bagi santri. Santri tidak hanya pandai dalam bidang agama dan teknologi, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia kerja.
Pendidikan agama yang kuat dan literasi digital yang baik diharapkan dapat membuka peluang usaha yang lebih luas bagi santri, salah satunya usaha haji dan umroh. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, santri dapat membantu masyarakat menjalankan ibadah haji dan umroh.
Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Koperasi dan UMKM juga membuka peluang bagi pesantren untuk mengembangkan usaha haji dan umroh. Dengan pelatihan dan pendampingan dari pemerintah, pesantren diharapkan dapat menjadi sentra usaha haji dan umroh di daerah tersebut.
Hal ini memberikan manfaat bagi pesantren dan masyarakat sekitar. Pesantren dapat memperoleh penghasilan tambahan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sedangkan masyarakat dapat memperoleh pelayanan haji dan umroh berkualitas dari pesantren yang dikenal.
Pemerintah akan terus memberikan dukungan dan bantuan untuk pengembangan usaha haji dan umroh bagi pesantren di seluruh Indonesia. Generasi muda yang terdidik di pesantren diharapkan tidak hanya menjadi santri yang berpengetahuan dan berkarakter, tetapi juga dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan negeri ini.
Dengan adanya usaha haji dan umroh yang dikembangkan oleh pesantren, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah menjalankan ibadah tersebut dan meraih pahala yang berlipat ganda. Hal ini juga merupakan bentuk nyata kerja sama antara pesantren dan pemerintah dalam memajukan pendidikan dan kesejahteraan umat.
“Pesantren adalah rumah pintar yang terus berupaya untuk menjadi lebih baik,” ungkap Menteri Agama.
Dengan bekal ilmu agama dan pengetahuan tentang bisnis, para santri diharapkan dapat menjadi pengusaha sukses di sektor haji dan umroh, sekaligus berkontribusi dalam memajukan ekonomi kreatif Indonesia. Ke depannya, literasi digital ini akan terus digelorakan melalui beberapa program pada beberapa sektor.
Penulis: M. Khoiruzzadittaqwa
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Tags: digital, entrepeneur, literasi, santri
Melek Literasi Digital Menuju Santri yang Berdaya Saing
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pesantren sering dipandang sebagai sarana pendidikan yang hanya membekali santrinya dengan ilmu keagamaan namun tidak menjadikan ia siap... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Hari ini tepat 13 tahun yang lalu pada tanggal 23 Muharram 1431 H, Lembaga Pengembangan Dakwah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Puasa Syawal merupakan salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad Saw. Buya Yahya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pernahkah kita bekerja keras siang dan malam demi mengejar harta dan jabatan dunia tetapi malah merasa... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di era modern kita melihat kejayaan yang dimiliki Barat hampir mencakup semua sektor kehidupan. Namun, tak banyak yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan Rabi’ul Awal, bulan kelahiran kekasih Allah, yaitu Nabi Muhammad Saw.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Hari ini merupakan puncak acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw yang bertajuk Maulid dan Silaturahmi Akbar... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Agama Islam merupakan ajaran yang menjunjung tinggi kedudukan nilai keadilan, kemanusiaan, kemulian, dan kesetaraan. Sejak datangnya Islam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kemajuan teknologi digital telah mengubah cara manusia memperoleh, mengolah, dan menyebarkan informasi. Melalui internet dan media sosial, informasi... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Menjelang hari raya, sering kita jumpai praktik penukaran uang baru di tempat-tempat tertentu. Banyak orang menukarkan uang dengan... selengkapnya
Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 200 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPenerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+140 Menelusuri jejak kepemimpinan Islam pasca wafatnya Rasulullah Saw melalui… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPenerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 300 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 256 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.