Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Agar Rencana Tak Sebatas Wacana

Agar Rencana Tak Sebatas Wacana

Diposting pada 7 Januari 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 285 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Tanpa terasa waktu semakin cepat berlalu, menyisakan harapan dan tujuan yang belum sempat dicapai. Harapan yang seharusnya terwujud harus kembali tertunda, bukan karena Tuhan tak mewujudkannya, tapi karena kita yang kurang serius dalam berusaha, sehingga hanya menjadi rencana yang tak pernah terlaksana.

Setiap dari kita sering membuat semacam resolusi atau harapan. Banyak orang menulis harapan dan tujuan yang ingin ia capai dalam waktu-waktu tertentu. Berharap menjadi jauh lebih baik dari hari-hari sebelumnya dan agar termasuk ke dalam orang yang beruntung. Sebagaimana hadits Nabi Muhammad g:

مَنْ كَانَ يَوْمُهُ خَيْرًا مِنْ أَمْسِهِ فَهُوَ رَابِحٌ . وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ مِثْلَ أَمْسِهِ فَهُوَ مَغْبُوْنٌ . وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ شَرًّا مِنْ أَمْسِهِ فَهُوَ مَلْعُوْنٌ

Barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang beruntung. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin dialah tergolong orang yang merugi dan barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin dialah tergolong orang yang celaka.” (HR. Hakim)

Adanya resolusi menjadikan cambuk semangat pada diri agar terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Akan tetapi sering kali resolusi tersebut hanya terulang dan terulang tanpa terlaksana. Banyak resolusi belum tercapai atau gagal terlaksana, ditulis lagi kemudian gagal lagi, sehingga menjadi kegagalan yang berulang.

Terdapat beberapa hal yang menyebabkan resolusi kita tidak terwujud. Pertama, tujuan yang terlalu besar dan tidak realistis sehingga sulit untuk dicapai. Kedua, kurang konsisten dan disiplin yang membuat kita sering melupakan tujuan. Ketiga, tidak ada perencanaan yang jelas untuk mencapai tujuan sehingga bingung untuk memulai. Terakhir yang paling berat yaitu karena pengaruh lingkungan dan kebiasaan yang membuatnya enggan untuk keluar dari zona nyaman. Oleh karena itu mulailah dari dari sendiri, jangan mudah terpengaruh oleh orang lain. Allah c berfirman dalam QS. Ar-Ra’d ayat 11:

﴿ لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ مِنْ اَمْرِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚوَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ ﴾

“Baginya (manusia) ada (malaikat-malaikat) yang menyertainya secara bergiliran dari depan dan belakangnya yang menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka. Apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, tidak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”

Tanpa sadar kita sering melakukan kesalahan dalam menyusun resolusi yang menyebabkan tujuannya tersebut gagal. Kita sering menulis terlalu banyak tujuan dalam waktu bersamaan sehingga sulit untuk fokus. Selain itu kita juga terlalu fokus pada hasil bukan pada proses. Terlalu mengkhayal akan hasil sehingga lupa untuk bertindak. Kemudian kesalahan lainnya yaitu kita hanya membuat komitmen hanya di awal saja. Namun dalam kebiasaan sehari-hari merasa berat untuk memulai. Seharusnya, biasakan membuat komitmen dalam setiap harinya dengan memperbaharui niat. Dengan begitu kita akan mudah untuk melakukan resolusi, termasuk yang berjangka panjang, sebagaimana istilah “bisa karena terbiasa”.

Oleh karena itu, perlu usaha yang serius untuk memutus resolusi agar tidak terus berulang seperti berikut.

  1. Susunlah rencana-rencana kecil yang sederhana seperti berkomitmen untuk bangun lebih pagi atau rutin berolahraga. Hal ini bertujuan agar kita terlatih untuk melaksanakan resolusi-resolusi kecil sehingga ketika dihadapkan dengan resolusi yang besar kita akan lebih mudah untuk melaksanakannya.
  2. Bentuklah kebiasaan hidup baru secara bertahap yang dimulai dari hal-hal kecil dan konsisten. Jangan terburu-buru untuk memulai sesuatu hal yang baru karena semuanya butuh proses.
  3. Lakukanlah evaluasi berkala, dengan melakukan evaluasi kita dapat mengetahui apa saja yang kurang dari setiap langkah yang kita ambil dalam mencapai tujuan.
  4. Libatkanlah Allah c dalam setiap langkah, berdoalah kepada-Nya agar diberi kekuatan dan kemampuan, sebab usaha tanpa doa adalah sombong.

Marilah sama-sama bertekad untuk berubah menjadi lebih baik. Meskipun bukan sesuatu yang mudah, kita bisa memulainya dari hal-hal kecil. Sebab, perubahan terjadi dari langkah-langkah kecil yang konsisten dilakukan bukan dari resolusi yang terus diulang. Teruslah berusaha dan berdoa untuk mewujudkan segala hal yang kita iginkan.

 

Penulis: Moh. Minanur Rohman

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Agar Rencana Tak Sebatas Wacana

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Peradaban Islam dan Akar Orientalisme
12 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di era modern kita melihat kejayaan yang dimiliki Barat hampir mencakup semua sektor kehidupan. Namun, tak banyak yang... selengkapnya

Kemudahan Shalat Saat Mudik
18 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat sedang mudik dengan perjalanan yang panjang dan lama. Seorang pemudik terkadang meninggalkan shalat dengan berbagai alasan. Ini... selengkapnya

Di Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Buyut, Buya Yahya Ikut Bernyanyi Bersama Sayyid Husein Al-Haddar
28 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Ada pemandangan langka pada acara Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Buyut Minggu (27/11/2022). Sayyid Husein Haidar... selengkapnya

Lancar Menulis Sekali Duduk dengan Metode RUJAK
2 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Apakah ada penulis yang mampu menyelesaikan tulisannya hanya dalam sekali duduk? Jika ada, bagaimana ia melakukannya? Apakah J.... selengkapnya

PELUANG BERKHIDMAH DALAM DAKWAH BERSAMA PUSTAKA AL-BAHJAH
17 Juli 2023

PELUANG BERKHIDMAH DALAM DAKWAH BERSAMA PUSTAKA AL-BAHJAH Assalamu’alaikum Bagi kalian yang memiliki kemampuan dalam bidang Public Relations atau Editor Bahasa... selengkapnya

Bolehkah Menggabungkan Puasa Rajab dan Qadha Ramadan?
15 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Di bulan ini, umat... selengkapnya

Shalat Anda Tidak Khusyu, Apakah Sia-Sia?
17 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Shalat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim apapun keadaannya. Siapapun yang... selengkapnya

Hukum Menukar Uang Lama dengan Uang Baru, Waspada Riba!
23 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Menjelang lebaran, aktivitas penukaran uang lama dengan uang baru menjadi fenomena umum di masyarakat. Banyak orang yang... selengkapnya

Pahala Puasa Hilang karena Ngabuburit yang Salah Kaprah
10 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ngabuburit telah menjadi tradisi yang sudah melekat di masyarakat Indonesia dan keberadaannya hanya ada di bulan Ramadan. Ngabuburit... selengkapnya

Puisi Nur Robi: Sowan, Ustaz, dan Santri (Lama-Baru)
9 November 2025

Sowan Berjalan dengan lutut, berbaris rapi seperti kereta doa, di halaman rumah yang teduh oleh cahaya dan waktu. Kain sarung... selengkapnya

Agar Rencana Tak Sebatas Wacana

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: