Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Bijak dalam Bertindak (Utamakan Klarifikasi, Kesampingkan Emosi)

Bijak dalam Bertindak (Utamakan Klarifikasi, Kesampingkan Emosi)

Diposting pada 14 September 2021 oleh Dzikri Imaddudin / Dilihat: 3.325 kali

Bijak dalam Bertindak

(Utamakan Klarifikasi, Kesampingkan Emosi)

Oleh: Admin 2

Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)

PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Luka lama bersemi kembali, mungkin itu sebuah frasa yang pas ditujukan untuk kasus yang menghebohkan jagat dunia maya, bahkan dunia nyata saat ini. Lagi-lagi dan lagi-lagi, isu penistaan agama Islam oleh oknum segelintir orang di luar Islam kembali mencuat. Hanya berselang hampir 4 tahun lebih yang terasa singkat dari awal berita yang lalu mencuat. Kini, ada pemberitaan baru yang tak kalah hebat.

Ingatan kita tidak akan dilupakan dengan kejadian pada Jumat (31/3) 2017 silam, terekam tamu kelab itu asyik berjoget diiringi ”lagu azan” yang diramu Dax J. Meski temponya dipercepat oleh disjoki, namun lafal azan tetap kentara. Suara.com.

Berita yang kami lansir dari CNBC Indonesia,  kehebohan datang dari Korea Selatan (Korsel). Warganet geger dengan adanya backsound yang dituding suara azan di salah satu acara kompetisi “Street Woman Fighter”, Selasa (7/9/2021).

Dalam menanggapi hal tersebut di atas, bagaimanakah sikap kita sebagai seorang muslim?

Buya Yahya, (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) dalam chanel Youtube Al-Bahjah TV, Minggu (12/02/2021) menyatakan bahwa, “Kalau kita melihat sebuah kesalahan menurut kaca mata kita di satu kaum, jangan terburu-buru kita marah. Karena bisa saja kaum tersebut tidak bertujuan untuk melakukan kesalahan. Ini dulu, jangan buru-buru. Supaya kita itu meletakan marah pada tempatnya.”

Dalam video tersebut, Buya Yahya menyatakan bahwa sebelum menilai sikap suatu kaum, harus dilihat dari sisi tujuan penggunaan adzan tersebut untuk apa. Apakah tujuannya untuk merendahkan atau tidak.

“Kita tidak tahu, mungkin harus ada klarifikasi ke sana. Artinya, ini secara umum. Jika ada misalnya stasiun televisi menggunakan adzan, tujuannya apa? Apakah memang tujuannya merendahkan atau tidak?” tegas Buya.

1. Tujuannya untuk tidak menghinakan atau merendahkan

Buya melanjutkan, “Kalau memang mereka itu tujuannya tidak untuk menghinakan, tinggal kita ingatkan saja dengan cara yang baik. Maka, dengan cara yang baik,  bisa saja menjadi sebab mereka terpesona dengan Islam.”

Menurut Buya, jika memang  tujuan adzan yang diremix tersebut  tidak untuk menghinakan, tujuannya baik, biarpun menurut pandangan kita salah. Akan tetapi, karena menurutnya adalah baik, maka kita harus dengan cara baik-baik. Karena mungkin yang meremix adzan tersebut tertarik dengan suara adzan yang merdu. Dan mungkin sudah ada ketukan-ketukan iman sehingga ia terpesona dengan suara adzan yang menurutnya manis sekali dan indah sekali.  Kemuidan, ia merasa cocok kalau dimasukan ke salah satu lagu latar tersebut, tanpa ada maksud untuk merendahkan.

Kemudian menurut Buya, kita beri penjelasan kepada  produser acara tersebut, bahwa adzan di dalam Islam sangat diagungkan sehingga  tidak bisa ditempatkan di setiap tempat.

“Mungkin dia akan terkagum dengan akhlak kita. Bukan mencaci, mengolok, dan sebagainya. Kita belum tahu sebabnya, langsung mencaci mengolok, ya kita salah. Islam tidak mengajarkan semacam itu.” Tutur Buya.

Kalaupun salah, tinggal kita benarkan dengan cara yang baik. Apalagi mereka tidak bertujuan, justru barangkali kalau kita mudah mencaci dan mengolok, kita akan memperbanyak musuh. Orang yang semula  terpesona, menjadi tidak terpesona.

2. Tujuannya untuk menghinakan atau merendahkan

“Kalau tujuannya merendahkan Islam, kita harus marah. Jika memang chanel itu kerjaannya mengejek, merendahlan Islam, lain cerita itu. Harus segera kita angkat suara supaya mereka berhenti untuk merendahklan Islam.” Ujar Buya.

Buya mengungkapkan bahwa, dakwah itu luas sekali dan caranya banyak. Jadi, yang namanya cemburu pada Islam sendiri harus ada rambu-rambunya. Kita marah harus pada tempatnya. Kalau marah tidak pada tempatnya namanya ngawur.  Akan tetapi, kalau marah pada tempatnya akan menjadi satu sifat dalam peperangan namanya sajaah untuk bisa berjihad di jalan Allah.

Diakhir video Buya juga berpesan, “Mohon semuanya lihat dulu, saya kasih dua jawaban itu , kalau memang mereka merendahkan, ya benar orang-orang marah, tapi kalau kita tidak tahu mereka merendahkan, bentar dulu dong, kalau perlu ada yang  menembus ke sana. Bahkan, bisa kita bantu ada sesuatu yang lebih bagus adalah kalimat-kalimat perkataan Imam Ghozali, atau mungkin seni Islam yang indah, di berikan ke sana, kalau memang itu pentas seni, mengenalkan Islam, bisa saja begitu, yuk kita terbuka.”

Sungguh bijak apa yang disampaikan oleh Buya Yahya. Semoga kita akan senantiasa terjauh dari sikap terlalu cepat untuk menilai sebuah kesalahan suatu kaum. Dan bisa menjauhi sikap  marah, mencaci, dan mencomooh tanpa jelas duduk perkaranya. Aamiin.

Wallahualam bissawab.

Ditulis oleh: Admin 2

Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)

Referensi:

 

Bagikan ke

Bijak dalam Bertindak (Utamakan Klarifikasi, Kesampingkan Emosi)

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Sudah 79 Tahun Merdeka, Perjuangan Belum Selesai!
17 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Puji syukur kepada Allah Swt yang telah memberikan anugerah kemerdekaan kepada negeri dan bangsa ini sehingga saat... selengkapnya

Inovasi Dakwah Melalui Gedung Media Al-Bahjah yang Baru Diresmikan
10 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Divisi Media dan Dakwah Al-Bahjah mengadakan tasyakuran gedung media baru yang berdiri megah di kawasan kompleks yayasan... selengkapnya

Bolehkah Menggabungkan Puasa Rajab dan Qadha Ramadan?
15 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Di bulan ini, umat... selengkapnya

Lakukan Ini Agar Anda Bisa Berkunjung ke Makkah dan Madinah
29 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Berkunjung ke Makkah dan Madinah merupakan impian yang dimiliki banyak orang. Makkah dan Madinah merupakan dua tempat... selengkapnya

Metode Pendidikan Terbaik Itu Ada pada Nabi Muhammad Saw
16 Desember 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sejatinya umat Islam telah memiliki suri teladan yang harus diikuti. Ketika kita mengikutinya dalam hal apa pun,... selengkapnya

Jangan Tunda Kesuksesan, Mulailah Kebaikan Sekarang Juga!
12 Desember 2023

Hakikat Kesuksesan Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap orang menginginkan kesuksesan dalam kehidupannya. Hal itu merupakan bagian dari fitrah manusia. Adapun kesuksesan ini... selengkapnya

Kebangsaan dalam Perspektif Islam
11 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Negara Indonesia yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam dan terbesar di bandingkan negara lainnya, tidak dapat serta merta... selengkapnya

Mengapa Ada Perbedaan Mazhab? Begini Penjelasannya
23 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sudah menjadi rahasia umum bahwa Allah Swt. menurunkan Al-Qur’an sebagai pedoman utama bagi umat manusia dalam menjalani... selengkapnya

Hukum Berwudhu dalam Keadaan Masih Memakai Kosmetik
5 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan modern, penggunaan kosmetik seperti handbody, pelembap wajah, lipstik, bedak, hingga produk-produk berlabel waterproof sudah menjadi bagian... selengkapnya

Terjadi Pelecehan Seksual, Apakah Korban Berdosa?
19 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Akhir-akhir ini kita seringkali mendapatkan pemberitaan tentang kasus pelecehan seksual yang yang umumnya menimpa kaum perempuan.... selengkapnya

Bijak dalam Bertindak (Utamakan Klarifikasi, Kesampingkan Emosi)

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: