● online
Metode Pendidikan Terbaik Itu Ada pada Nabi Muhammad Saw

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sejatinya umat Islam telah memiliki suri teladan yang harus diikuti. Ketika kita mengikutinya dalam hal apa pun, niscaya segalanya akan berhasil. Beliaulah Nabi agung kita Nabi Muhammad Salaallahu Alaihi Wasalam. Di dalam diri beliau terkandung muara segala guru, petunjuk, dan arahan yang seharusnya dijadikan dasar dalam tingkah laku, pemikiran, akhlak, amal, muamalah, perkataan, penampilan, dan lain sebagainya.
لقد كان لكم في رسول الله أسوة حسنة
“Sungguh telah ada pada (diri) Rasulullah suri teladan yang baik bagi kalian.” (Al-Ahzab: 21)
… إنما بعثت معلما… الحديث
“Sesungguhnya aku diutus untuk menjadi seorang guru.”
Allah Subhanallahu Wa Ta’ala mengutus beliau sebagai pengajar. Pengajar dan pendidik yang agung sehingga tidak ada pengajar yang lebih agung daripada beliau. Penunjuk yang buta huruf dan arif bijaksana, serta Rasul, dan penyampai risalah yang benar.
Allah Subhanallahu Wa Ta’ala telah mengaruniainya ilmu yang tidak bisa disamai oleh seorang manusia pun. Allah Subhanallahu Wa Ta’ala menyempurnakan kenikmatan kepada beliau berupa kepribadian yang unik, lengkap, dan tiada duanya. Beliau menyebarkan ilmu di kalangan manusia dan menyiarkannya di tengah-tengah mereka. Sejatinya beliau adalah guru kebaikan pertama di dunia ini dalam hal apa pun. Penjelasan yang memahamkan, kefasihan lisan, kejelasan tutur kata, metode yang mengagumkan, kelembutan nasihat, spirit yang bersinar, kelapangan dada, kelembutan hati, melimpahnya belas kasihan, bijaksana dalam ketegasan, besarnya perhatian, tingginya kecerdasan, dan lain sebagainya.
Dalam pengajarannya, Rasulullah memilih metode pembelajaran yang paling baik dan istimewa, berpengaruh terhadap jiwa lawan bicaranya, dekat kepada pemahaman dan pikiran, menguatkan ilmu di dalam ingatannya, dan banyak membantu menjelaskan pendengaran.
Salah satu metode pengajaran Nabi yang paling penting, agung, dan istimewa adalah melalui praktik atau keteladanan dengan tingkah laku yang baik dan budi pekerti yang luhur. Nabi ketika memerintahkan sesuatu, beliau sudah mempraktikkan terlebih dahulu perkara itu. Baru kemudian orang-orang mengikuti beliau dan mempraktikkan sebagaimana yang mereka lihat.
Tidak diragukan lagi bahwa metode pengajaran melalui perbuatan dan praktik lebih kuat dan lebih berpengaruh di dalam hati, lebih cepat dipahami dan dihafal, serta lebih menarik untuk ditiru dan diikuti daripada pengajaran dengan metode perkataan dan penjelasan. Selain itu, metode pengajaran melalui perbuatan dan praktik merupakan metode pengajaran yang alami. Inilah metode pengajaran beliau yang paling agung dan mesti ditiru.
Allamah Al-Hajwi dalam Al-Fikr As-Sami’ fi Tarikh Al-Fiqh Al-Islami menjelaskan. Di antara fakta pendukung bahwa penjelasan dengan perbuatan lebih kuat pengaruhnya daripada penjelasan dengan kata-kata adalah ketika Nabi Muhammad Salaallahu Alaihi Wasalam menandatangani perjanjian damai dengan kaum kafir Quraisy di Hudaibiyah. Beliau memerintahkan para sahabat agar bertahalul dari ihram dan menyembelih hewan kurban mereka. Beliau berkata, “Bangkitlah kalian, lalu sembelihlah kurban kalian dan cukurlah rambut kalian”. Namun mereka berlambat-lambat untuk melaksanakan perintah beliau, karena mereka menganggap perjanjian itu tidak menguntungkan dan meyakini yang lebih utama adalah berperang. Kemudian Rasulullah Salaallahu Alaihi Wasalam menemui istrinya, Ummu Salamah. Beliau mengabarkan kepadanya bahwa para sahabat mulai menyelisihi perintah beliau. Ummu Salamah memberikan saran agar beliau mencukur kepala beliau dan menyembelih kurban beliau. Beliau pun mengerjakan saran istrinya. Ketika para sahabat melihat perbuatan beliau itu, mereka segera bangkit dan ikut menyembelih kurban mereka. Lalu sebagian mereka memotong rambut kepala sebagian lainnya.
Penjelasan dengan perbuatan lebih kuat dampaknya daripada penjelasan dengan kata-kata. Maka dari itu sebagai guru/ustaz yang sejati seharusnya memberikan contoh perilaku yang baik, bukan hanya memberikan ilmu di otaknya. Sebagaimana kutipan dalam Mutiara Hikmah Buya Yahya, karena ilmu tanpa akhlak hanya akan menjadi kata-kata kosong, sedangkan memberikan teladan yang baik akan menghidupkan hati seorang yang gersang.
Dan masih banyak metode-metode Rasulullah Salaallahu Alaihi Wasalam yang tidak cukup ditulis di dalam artikel ini. Kiranya satu metode yang terbaik ini bisa mewakili seluruh metode Rasulullah Salaallahu Alaihi Wasalam yang pernah diajarkan kepada para sahabat dan dapat ditiru oleh kita sebagai umatnya.
Penulis: Muhammad Tis Asuh Sobirin
Sumber referensi : Ar-Rasul Al-Mu’allim wa Asalibuhu fi At-Ta’lim
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Tags: guru, kurikulum, metode, Pendidikan, pengajaran, ustadz, ustaz
Metode Pendidikan Terbaik Itu Ada pada Nabi Muhammad Saw
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap menjelang lebaran, banyak ibu-ibu yang mengikuti arisan kue untuk mempersiapkan sajian saat hari raya. Namun, muncul... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Haru dan bahagia pecah diantara para santri dan pejuang pada sore hari Jumat 3 Sya’ban 1444... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Cerita fiksi merupakan salah satu jenis karya sastra yang tulis oleh manusia dengan tujuan tidak hanya untuk... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ketika seorang wanita pada hari kemarin masih haid, namun ternyata ketika pagi di hari berikutnya ia yakin... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini kita telah memasuki bulan Dzulqa’dah. Bulan Dzulqa’dah yang merupakan bulan ke-11 dalam kalender Islam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Salah satu yang selalu diperbincangkan dalam sebuah pernikahan adalah mahar. Mahar dapat diartikan sebagai pemberian pihak laki-laki... selengkapnya
Sering kali kita mendengar anjuran untuk membaca surah Al-Waqi’ah setelah Asar. Sebenarnya, apakah ini diperbolehkan dalam Islam? Mari simak penjelasannya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Umur manusia menjadi rahasia yang tidak ada seorang pun tahu berapa panjang usia yang dijatahkan kepadanya.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Makanan adalah salah satu topik pembahasan ketika membicarakan suatu daerah. Tak terlepas bagi perantau modelan saya yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pembaca yang dermawan, dalam ekosistem pendidikan yang terus berevolusi, para peserta didik SMAIQu Al-Bahjah kini berhadapan dengan... selengkapnya
Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 300 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Ukuran: 14 x 21 cm Tebal buku: 144 Halaman Sesungguhnya syariat Islam adalah syariat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPenerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 200 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Tebal buku: viii+102 Kehidupan keras yang dilalui Nabi Muhammad Saw di masa kecil telah… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.