Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Metode Pendidikan Terbaik Itu Ada pada Nabi Muhammad Saw

Metode Pendidikan Terbaik Itu Ada pada Nabi Muhammad Saw

Diposting pada 16 Desember 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 964 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sejatinya umat Islam telah memiliki suri teladan yang harus diikuti. Ketika kita mengikutinya dalam hal apa pun, niscaya segalanya akan berhasil. Beliaulah Nabi agung kita Nabi Muhammad Salaallahu Alaihi Wasalam. Di dalam diri beliau terkandung muara segala guru, petunjuk, dan arahan yang seharusnya dijadikan dasar dalam tingkah laku, pemikiran, akhlak, amal, muamalah, perkataan, penampilan, dan lain sebagainya.

لقد كان لكم في رسول الله أسوة حسنة

“Sungguh telah ada pada (diri) Rasulullah suri teladan yang baik bagi kalian. (Al-Ahzab: 21)

… إنما بعثت معلما… الحديث

“Sesungguhnya aku diutus untuk menjadi seorang guru.

Allah Subhanallahu Wa Ta’ala mengutus beliau sebagai pengajar. Pengajar dan pendidik yang agung sehingga tidak ada pengajar yang lebih agung daripada beliau. Penunjuk yang buta huruf dan arif bijaksana, serta Rasul, dan penyampai risalah yang benar.

Allah Subhanallahu Wa Ta’ala telah mengaruniainya ilmu yang tidak bisa disamai oleh seorang manusia pun. Allah Subhanallahu Wa Ta’ala menyempurnakan kenikmatan kepada beliau berupa kepribadian yang unik, lengkap, dan tiada duanya. Beliau menyebarkan ilmu di kalangan manusia dan menyiarkannya di tengah-tengah mereka. Sejatinya beliau adalah guru kebaikan pertama di dunia ini dalam hal apa pun. Penjelasan yang memahamkan, kefasihan lisan, kejelasan tutur kata, metode yang mengagumkan, kelembutan nasihat, spirit yang bersinar, kelapangan dada, kelembutan hati, melimpahnya belas kasihan, bijaksana dalam ketegasan, besarnya perhatian, tingginya kecerdasan, dan lain sebagainya.

Dalam pengajarannya, Rasulullah memilih metode pembelajaran yang paling baik dan istimewa, berpengaruh terhadap jiwa lawan bicaranya, dekat kepada pemahaman dan pikiran, menguatkan ilmu di dalam ingatannya, dan banyak membantu menjelaskan pendengaran.

Salah satu metode pengajaran Nabi yang paling penting, agung, dan istimewa adalah melalui praktik atau keteladanan dengan tingkah laku yang baik dan budi pekerti yang luhur. Nabi ketika memerintahkan sesuatu, beliau sudah mempraktikkan terlebih dahulu perkara itu. Baru kemudian orang-orang mengikuti beliau dan mempraktikkan sebagaimana yang mereka lihat.

Tidak diragukan lagi bahwa metode pengajaran melalui perbuatan dan praktik lebih kuat dan lebih berpengaruh di dalam hati, lebih cepat dipahami dan dihafal, serta lebih menarik untuk ditiru dan diikuti daripada pengajaran dengan metode perkataan dan penjelasan. Selain itu, metode pengajaran melalui perbuatan dan praktik merupakan metode pengajaran yang alami. Inilah metode pengajaran beliau yang paling agung dan mesti ditiru.

Allamah Al-Hajwi dalam Al-Fikr As-Sami’ fi Tarikh Al-Fiqh Al-Islami menjelaskan. Di antara fakta pendukung bahwa penjelasan dengan perbuatan lebih kuat pengaruhnya daripada penjelasan dengan kata-kata adalah ketika Nabi Muhammad Salaallahu Alaihi Wasalam menandatangani perjanjian damai dengan kaum kafir Quraisy di Hudaibiyah. Beliau memerintahkan para sahabat agar bertahalul dari ihram dan menyembelih hewan kurban mereka. Beliau berkata, “Bangkitlah kalian, lalu sembelihlah kurban kalian dan cukurlah rambut kalian”. Namun mereka berlambat-lambat untuk melaksanakan perintah beliau, karena mereka menganggap perjanjian itu tidak menguntungkan dan meyakini yang lebih utama adalah berperang. Kemudian Rasulullah Salaallahu Alaihi Wasalam menemui istrinya, Ummu Salamah. Beliau mengabarkan kepadanya bahwa para sahabat mulai menyelisihi perintah beliau. Ummu Salamah memberikan saran agar beliau mencukur kepala beliau dan menyembelih kurban beliau. Beliau pun mengerjakan saran istrinya. Ketika para sahabat melihat perbuatan beliau itu, mereka segera bangkit dan ikut menyembelih kurban mereka. Lalu sebagian mereka memotong rambut kepala sebagian lainnya.

Penjelasan dengan perbuatan lebih kuat dampaknya daripada penjelasan dengan kata-kata. Maka dari itu sebagai guru/ustaz yang sejati seharusnya memberikan contoh perilaku yang baik, bukan hanya memberikan ilmu di otaknya. Sebagaimana kutipan dalam Mutiara Hikmah Buya Yahya, karena ilmu tanpa akhlak hanya akan menjadi kata-kata kosong, sedangkan memberikan teladan yang baik akan menghidupkan hati seorang yang gersang.

Dan masih banyak metode-metode Rasulullah Salaallahu Alaihi Wasalam yang tidak cukup ditulis di dalam artikel ini. Kiranya satu metode yang terbaik ini bisa mewakili seluruh metode Rasulullah Salaallahu Alaihi Wasalam yang pernah diajarkan kepada para sahabat dan dapat ditiru oleh kita sebagai umatnya.

 

Penulis: Muhammad Tis Asuh Sobirin

Sumber referensi : Ar-Rasul Al-Mu’allim wa Asalibuhu fi At-Ta’lim

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , , , , ,

Bagikan ke

Metode Pendidikan Terbaik Itu Ada pada Nabi Muhammad Saw

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Lakukan Ini Agar Anda Bisa Berkunjung ke Makkah dan Madinah
29 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Berkunjung ke Makkah dan Madinah merupakan impian yang dimiliki banyak orang. Makkah dan Madinah merupakan dua tempat... selengkapnya

Puasa Tapi Belum Mandi Junub, Memangnya Sah?
30 Maret 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sahabat Pustaka, mandi junub merupakan kewajiban seorang muslim ketika ia memiliki berhadas besar seperti, keluar mani,... selengkapnya

Benarkah Wanita Haid Dilarang Membaca Al-Qur’an?
17 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Membaca Al-Qur’an adalah salah satu ibadah yang bisa dilakukan kapan pun oleh kaum muslimin. Selain mendapatkan pahala, membaca... selengkapnya

Mencium Tangan Guru: Tradisi Hormat atau Tanda Pengkultusan?
21 September 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mencium tangan guru merupakan sebuah tradisi yang masuk ke dalam bab tabarruk. Tabarruk sendiri berarti mengambil berkah... selengkapnya

Medan Juang Islam
11 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini, kita tengah berada di bulan Agustus. Bulan yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia, karena pada bulan... selengkapnya

Apakah Orang Berilmu Pastilah Orang Saleh?; Refleksi Menjelang Bulan Ramadan
9 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dunia pendidikan sering kali dipandang sebagai jalur yang kering dari sentuhan spiritual. Di ruang-ruang kuliah, ilmu kerap kali... selengkapnya

(Cerpen) Biarkan Aku Pergi
24 Januari 2026

AKU menulis ini bukan sebagai seseorang yang telah selesai dengan hidupnya, melainkan sebagai seseorang yang masih berjalan tersendat, ragu, dan... selengkapnya

Dalam Sunyi, Ada Allah: Puisi-Puisi Syariif Ahmad
2 Agustus 2025

  Dalam Sunyi, Ada Allah Dalam sunyi yang tak bersuara, Saat malam memeluk doa, Aku temukan Engkau di sela napas... selengkapnya

Allah Bersumpah dengan Pena: Simbol Ilmu, Amal, dan Medium Peradaban
8 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Selembar kertas tampak sederhana, rapuh, bahkan sering terabaikan. Namun di balik kesederhanaannya, ia adalah saksi bisu perjalanan ilmu,... selengkapnya

Ratusan Jamaah Ikuti Manasik Akbar Umroh Munajat Kubro Bersama Buya Yahya
21 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sebanyak 483 calon jamaah Umroh Munajat Kubro memadati ballroom Hotel Grage, Cirebon, dalam kegiatan Manasik Akbar yang berlangsung... selengkapnya

Metode Pendidikan Terbaik Itu Ada pada Nabi Muhammad Saw

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: