● online
- Motivasi Dakwah "Membawa kepada Kemuliaan dengan H
- INDAHNYA MEMAHAMI PERBEDAAN PARA ULAMA KARYA BUYA
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Dari Isra Mi'raj Sampai W
- النجاح في تكملة المفتاح
- DZIKIR HARIAN MAJELIS AL-BAHJAH
- Fiqih Bepergian Solusi Shalat di Perjalanan
- BUKU PENGANTAR BAHASA ARAB
- Oase Iman - Refleksi Problematika Umat
Cara Menjadi Muslimah yang Tangguh

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Islam sebagai agama Rahmatan Lil Alamin membawa kemaslahatan bagi seluruh umat manusia serta datang untuk memuliakan wanita. Islam tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan. Islam juga membawa rahmat bagi orang yang kuat maupun yang lemah. Bukan hanya diperuntukkan bagi manusia saja, bahkan binatang pun merasakan hal yang sama.
Kedatangan Rasulullah Saw menjadikan wanita benar-benar diangkat derajatnya. Dari yang semula dianggap hina, rendah, dan tidak bisa apa-apa, kemudian dimuliakan di dalam Islam, ditempatkan pada tempat yang layak, sesuai dengan posisi mereka. Ummi Fairuz Ar-Rahbini menyebutkan sebuah hadis:
“Siapa orang yang paling berhak untuk aku berbuat baik kepadanya? Ibumu, ibumu, ibumu lalu Ayahmu”.
Hadis ini menunjukkan Islam sangat memperhatikan perempuan. Pengulangan kata “Ibu” sebanyak tiga kali memberi arti supaya laki-laki bisa menghargai ibunya dan menjadi sebuah penghargaan kepada wanita, bahwa mereka mulia di hadapan Allah Swt karena telah bersusah payah mengandung, melahirkan, dan mengurus anak. Muslimah harus berbangga akan hal ini. Tapi yang jadi persoalan, perempuan di anugerahi hati yang lembut sehingga mudah menangis. Padahal menangis bukanlah suatu kelemahan. Bahkan dulu sahabat Umar r.a. sering kali menangis. Dan itu bukan karena beliau lemah.
Dalam sejarah pun kita mengetahui tentang perjuangan seorang perempuan tangguh, yakni Sayyidah Khodijah Al-Kubro, istri Baginda Nabi Muhammad Saw yang merupakan seorang saudagar kaya raya. Dalam kondisi terburuknya sekalipun, tidak lantas menjadikan beliau lemah. Ummi Fairuz Ar-Rahbini mengatakan, kita itu bukan makhluk lemah yang tidak bisa apa-apa maka berusahalah menjadi wanita kuat, caranya dengan belajar dari wanita-wanita mulia. Bukan lari dari masalah dan pada kemungkinan terburuk, bunuh diri. Akibat dari mencontoh hal yang kurang baik. Nauzubillah.
Hal demikian menjadi tanda orang yang berputus asa dari rahmat Allah Swt. Dan perlu diketahui, dosa orang putus asa itu sangat luar biasa. Sampai dikatakan ada dua makhluk yang dibenci oleh Allah, yaitu iblis dan orang yang berputus asa dari rahmat Allah Swt. Jangan sampai kita berputus asa dari rahmat-Nya. Jika menemukan permasalahan dalam hidup, hadapi. Sebesar apa pun masalahnya, pasti ada solusinya. Ummi Fairuz Ar-Rahbini berkata,
“Kalau ada orang pengen hidup ngga punya masalah, jangan hidup”. Ujarnya.
Hal tersebut memberikan gambaran bahwa manusia yang hidup pasti terdapat sebuah masalah. Masalah itu bukan sesuatu yang hina atau suatu hal yang tidak berguna. Allah yang memberi masalah dan Allah pula yang akan mengangkatnya. Di satu sisi, dengan masalah yang Allah berikan agar menjadikan kita hamba yang lebih taat kepada-Nya. Sebab untuk menjadi kuat, tidak ada kata terlambat. Jadikan diri ini selalu mempunyai prinsip, saya ingin menjadi orang yang berguna bagi umat Nabi Muhammad Saw. Ummi berpesan,
“Jadilah wanita yang bisa diandalkan dalam semua keadaan dan jangan mudah menyerah”.
Cara ini kemudian yang diharapkan supaya kita bisa menjadi seorang muslimah yang tangguh. Tidak hanya sekadar menggaungkan emansipasi. Pasrah dengan mengatakan wanita tidak bisa apa-apa. Tetapi mengimplementasikan apa yang telah disebutkan di atas serta meyakini bahwa Allah Swt memberikan sesuatu sudah sesuai dengan kadarnya pada setiap hamba, termasuk untuk pribadi seorang muslimah.
Penulis: Ayuning Dharma Malik
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Cara Menjadi Muslimah yang Tangguh
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di bulan Ramadan, setiap Muslim dianjurkan untuk lebih maksimal dan fokus beribadah, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap manusia berhak untuk berbicara tentang apa pun kepada siapa pun, selagi yang dibicarakannya adalah pembicaraan yang baik... selengkapnya
Hakikat Kesuksesan Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap orang menginginkan kesuksesan dalam kehidupannya. Hal itu merupakan bagian dari fitrah manusia. Adapun kesuksesan ini... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pernahkan sahabat mendengar aturan yang tak tertulis? Aturan tak tertulis adalah aturan yang menjadi kesepakatan sosial dan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Delapan puluh tahun lalu, bangsa ini mengucapkan kata paling sakral dalam sejarahnya: merdeka. Kata itu lahir dari rahim... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Ramadan yang senantiasa dinantikan umat Islam di seluruh dunia akan segera tiba. Bulan suci tersebut menjadi... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan berumah tangga, hubungan suami dan istri bukanlah hubungan saling menuntut atau saling membebani, tetapi hubungan saling... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering kali merasa kehilangan saat harus memutus hubungan dengan seseorang yang dulu pernah dekat, bahkan sangat spesial.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Agama Islam merupakan ajaran yang menjunjung tinggi kedudukan nilai keadilan, kemanusiaan, kemulian, dan kesetaraan. Sejak datangnya Islam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pada kegiatan Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah 1444 H kemarin, sangat banyak ilmu dan nasihat yang... selengkapnya
Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Ukuran: 14 x 21 cm Tebal buku: 144 Halaman Sesungguhnya syariat Islam adalah syariat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000
Saat ini belum tersedia komentar.