Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Cara Menjadi Muslimah yang Tangguh

Cara Menjadi Muslimah yang Tangguh

Diposting pada 28 September 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 1.432 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Islam sebagai agama Rahmatan Lil Alamin membawa kemaslahatan bagi seluruh umat manusia serta datang untuk memuliakan wanita. Islam tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan. Islam juga membawa rahmat bagi orang yang kuat maupun yang lemah. Bukan hanya diperuntukkan bagi manusia saja, bahkan binatang pun merasakan hal yang sama.

Kedatangan Rasulullah Saw menjadikan wanita benar-benar diangkat derajatnya. Dari yang semula dianggap hina, rendah, dan tidak bisa apa-apa, kemudian dimuliakan di dalam Islam, ditempatkan pada tempat yang layak, sesuai dengan posisi mereka. Ummi Fairuz Ar-Rahbini menyebutkan sebuah hadis:

“Siapa orang yang paling berhak untuk aku berbuat baik kepadanya? Ibumu, ibumu, ibumu lalu Ayahmu”.

Hadis ini menunjukkan Islam sangat memperhatikan perempuan. Pengulangan kata “Ibu” sebanyak tiga kali memberi arti supaya laki-laki bisa menghargai ibunya dan menjadi sebuah penghargaan kepada wanita, bahwa mereka mulia di hadapan Allah Swt karena telah bersusah payah mengandung, melahirkan, dan mengurus anak. Muslimah harus berbangga akan hal ini. Tapi yang jadi persoalan, perempuan di anugerahi hati yang lembut sehingga mudah menangis. Padahal menangis bukanlah suatu kelemahan. Bahkan dulu sahabat Umar r.a. sering kali menangis. Dan itu bukan karena beliau lemah.

Dalam sejarah pun kita mengetahui tentang perjuangan seorang perempuan tangguh, yakni Sayyidah Khodijah Al-Kubro, istri Baginda Nabi Muhammad Saw yang merupakan seorang saudagar kaya raya. Dalam kondisi terburuknya sekalipun, tidak lantas menjadikan beliau lemah. Ummi Fairuz Ar-Rahbini mengatakan, kita itu bukan makhluk lemah yang tidak bisa apa-apa maka berusahalah menjadi wanita kuat, caranya dengan belajar dari wanita-wanita mulia. Bukan lari dari masalah dan pada kemungkinan terburuk, bunuh diri. Akibat dari mencontoh hal yang kurang baik. Nauzubillah.

Hal demikian menjadi tanda orang yang berputus asa dari rahmat Allah Swt. Dan perlu diketahui, dosa orang putus asa itu sangat luar biasa. Sampai dikatakan ada dua makhluk yang dibenci oleh Allah, yaitu iblis dan orang yang berputus asa dari rahmat Allah Swt. Jangan sampai kita berputus asa dari rahmat-Nya. Jika menemukan permasalahan dalam hidup, hadapi.  Sebesar apa pun masalahnya, pasti ada solusinya. Ummi Fairuz Ar-Rahbini berkata,

“Kalau ada orang pengen hidup ngga punya masalah, jangan hidup”. Ujarnya.

Hal tersebut memberikan gambaran bahwa manusia yang hidup pasti terdapat sebuah masalah. Masalah itu bukan sesuatu yang hina atau suatu hal yang tidak berguna. Allah yang memberi masalah dan Allah pula yang akan mengangkatnya. Di satu sisi, dengan masalah yang Allah berikan agar menjadikan kita hamba yang lebih taat kepada-Nya. Sebab untuk menjadi kuat, tidak ada kata terlambat. Jadikan diri ini selalu mempunyai prinsip, saya ingin menjadi orang yang berguna bagi umat Nabi Muhammad Saw. Ummi berpesan,

“Jadilah wanita yang bisa diandalkan dalam semua keadaan dan jangan mudah menyerah”.

Cara ini kemudian yang diharapkan supaya kita bisa menjadi seorang muslimah yang tangguh. Tidak hanya sekadar menggaungkan emansipasi. Pasrah dengan mengatakan wanita tidak bisa apa-apa. Tetapi mengimplementasikan apa yang telah disebutkan di atas serta meyakini bahwa Allah Swt memberikan sesuatu sudah sesuai dengan kadarnya pada setiap hamba, termasuk untuk pribadi seorang muslimah.

 

Penulis: Ayuning Dharma Malik

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: ,

Bagikan ke

Cara Menjadi Muslimah yang Tangguh

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Cara Bijak Menghadapi Perkembangan Teknologi Artificial Intelligence (AI)
14 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Peradaban manusia berkembang begitu cepat di berbagai bidang, termasuk di bidang teknologi. Salah satu contoh perkembangan teknologi yang... selengkapnya

Muncul Keyakinan di Masyarakat Bulan Dzulqa’dah (Kapit) adalah Bulan Sial, Benarkah?
24 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini kita telah memasuki bulan Dzulqa’dah. Bulan Dzulqa’dah yang merupakan bulan ke-11 dalam kalender Islam... selengkapnya

Resensi Buku Silsilah Fiqih Praktis Cerdas Memahami Darah Wanita karya Buya Yahya
10 Februari 2025

Identitas Buku Judul: Silsilah Fiqih Praktis-Cerdas Memahami Darah Wanita Penulis: Buya Yahya Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Halaman: 177 Buku Silsilah Fiqih... selengkapnya

Mempertahankan Silaturahmi yang Kian Memudar
19 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Silaturahmi merupakan salah satu amaliyah yang semakin sulit bahkan mulai ditinggalkan pada era high tech seperti sekarang... selengkapnya

Gegara Dua Butir Kurma
2 Maret 2024

Oleh: Herry Munhanif Lelaki itu dengan susah payah menempuh perjalanan yang melelahkan selama berbulan-bulan, demi mendapatkan keikhlasan pemilik dua butir... selengkapnya

Jalan Terjal Muslimah Zaman Now
25 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Semua kalangan dapat merasakan dampak dari perkembangan zaman, tak terkecuali Muslimah. Tantangan Muslimah dalam menjalankan syariat di era... selengkapnya

Tukang Sembelih Kurban Tidak Boleh Diupah Dengan Daging Kurban, Begini Penjelasan Buya Yahya
14 Juni 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat hari raya kurban tiba, banyak terjadi salah kaprah diantara tukang sembelih kurban yang menjadikan daging... selengkapnya

Waspadalah! Ini 5 Tanda Orang Yang Akan Mati Su’ul Khotimah
17 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kita semua tentu berharap agar kelak di akhir hayat kita meninggal dalam keadaan yang baik (khusnul... selengkapnya

Alasan Mengapa Kita Harus Membenci KDRT
14 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Memahami ilmu rumah tangga merupakan kebutuhan setiap orang, baik bagi yang sudah menikah maupun belum. Termasuk mengetahui sebab-sebab... selengkapnya

Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok
28 Agustus 2021

Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok PUSTAKA AL-BAHJAH-SERBA-SERBI SANTRI-Tandzif atau dalam bahasa Indonesia berarti bersih-bersih merupakan kegiatan yang rutin... selengkapnya

Cara Menjadi Muslimah yang Tangguh

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: