Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Meminta Tanpa Mengeluh: Adab Berdoa Nabi Ayyub

Meminta Tanpa Mengeluh: Adab Berdoa Nabi Ayyub

Diposting pada 14 Agustus 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 955 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Doa sering dimaknai dengan permohonan atau permintaan dengan penuh harapan dan pujian kepada Tuhan. Dalam agama Islam, doa sebagai pokok ibadah, sebab dalam rangkaian ibadah tersebut tidak terlepas dengan pujian-pujian kepada Allah Swt. Selain ibadah shalat berisi bacaan doa, setelahnya sangat dianjurkan untuk kembali berdoa menadahkan tangan sebagai seorang hamba yang memasrahkan diri kepada pemiliknya.

Berdoa menjadi kesempatan dan waktu yang tepat untuk meminta dan mengadu segala sesuatu kepada Allah Swt. Karena berdoa adalah bentuk penghambaan secara utuh kepada Sang Maha Kuasa dan bentuk ketidakmampuan seorang hamba. Namun terkadang, sebagian orang ketika berdoa langsung memanjatkan keinginan dan mengadukan permasalahan serta derita yang dialami, tanpa didahului dan disertai adab-adab dalam berdoa.

Berbeda dengan manusia pilihan Allah Swt, yakni Nabi Ayyub a.s. Nabi Ayyub a.s. mendapatkan ujian bertubi-tubi, mulai dari harta benda yang dimilikinya habis tak tersisa, ditinggal keluarga, dan fisiknya yang mengalami sakit parah. Namun ibadah Nabi Ayyub a.s. justru semakin bertambah, keimanannya tidak goyah, tidak mengeluh, dan ridha atas ujian yang menimpanya. Bahkan hingga mengalami sakit parah yang cukup menyulitkan Nabi Ayyub a.s. dalam melakukan ibadah. Nabi Ayyub a.s. kemudian memanjatkan doa tanpa keluh kesah yang berlebih. Doa tersebut diabadikan dalam Al-Qur’an surah al-Anbiya` [21]: ayat 83 sebagai berikut:

وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَى رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

“(Ingatlah) Ayyub ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.” (Al-Qur`an surah al-Anbiya` [21]: 83).

Lafal doa Nabi Ayyub a.s. bukan meminta agar diangkat segala musibah, dan disembuhkan penyakitnya. Dalam ayat ini, Nabi Ayyub a.s. melafalkan doa bahwa kondisinya saat ini sedang sakit. Doa Nabi Ayyub a.s. tersebut menunjukkan kelemahan seorang hamba dan meminta belas kasih sayang dari Allah Swt dengan memuji-Nya. Kemudian Allah Swt mengijabah doa Nabi Ayyub a.s. dan mengembalikan segalanya bahkan dengan berlipat ganda.

Cara berdoa Nabi Ayyub a.s. ini yang seharusnya selalu kita terapkan ketika kita dialami kesulitan atau merasa kehilangan sesuatu dalam diri dan di dalam kehidupan kita. Sebab sikap dan doa Nabi Ayyub a.s. ini mengajarkan adab dalam meminta kepada Allah Swt. Artinya, Nabi Ayyub a.s. tidak mengancam, memerintah, mengatur, atau bahkan menagih, tetapi meminta dengan penuh keinsyafan. Islam telah mengatur soal etika dan adab dalam bermuamalah kepada manusia, begitupun adab ketika berdoa kepada Allah Swt. Di antara adab lain dalam berdoa adalah mendahulukan untuk meminta ampun atas kesalahan dan dosa, seperti mengucap kalimat istighfar, menyebut asma Allah Swt, pujian dan shalawat kepada Nabi Muhammad Saw, kemudian doa yang dipinta dan ditutup kembali dengan shalawat. Semoga kita semua diberikan kemudahan dalam berdoa dan dikabul dalam segala harapannya dalam ketaatannya kepada Allah Swt.

Wallahu a’lam bishawab

 

Penulis: Nur Kholisoh

Referensi:

  1. Al-Qur’an
  2. Kajian rutinan bersama Ustadzah Muna Al-Munawwar di MT. Daarunnajah Sukamulya Tangerang

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

Meminta Tanpa Mengeluh: Adab Berdoa Nabi Ayyub

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
5 Pola Asuh Orang Tua yang Tanpa Disadari Bisa Menyakiti Anak
18 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Banyak orang tua merasa telah memberikan yang terbaik bagi anak. Namun tanpa disadari, pola asuh tertentu justru dapat... selengkapnya

Kaum “J” Minggir Dulu, Beginilah Cara Memahami Bahasa Cinta Pasangan
18 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Allah Swt telah menciptakan hamba-Nya dengan berpasang-pasangan, laki-laki berpasangan dengan perempuan dalam sebuah ikatan halal pernikahan.... selengkapnya

Literasi Keuangan: Sadar Finansial Hidup Aman di Masa Depan
13 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini kita sedang berada di zaman yang serba instan.  Ketika membutuhkan barang misalnya, kita cukup membuka gadget,... selengkapnya

Ingat, Pahala Shalat Jamak dan Qasar Lebih Unggul daripada Shalat Biasa!
21 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bagi orang yang belum paham, ketika bepergian mungkin saja beranggapan bahwa shalat normal seperti biasa, tanpa jamak... selengkapnya

AB Voice: Dakwah Melalui Musik
1 Oktober 2021

AB Voice: Dakwah Melalui Musik PUSTAKA AL-BAHJAH-INSPIRASI- Alhamdulillah Pustaka Al-Bahjah, Rabu (29-09-2021) kedatangan tamu yang sangat spesial. Beliau adalah Kang... selengkapnya

Khutbah Iduladha 1447 H/2026 M
27 Mei 2026

Di hari yang agung ini mari kita menjadi orang yang berani berkurban dan berjuang melawan hawa nafsu, ego, dan kesombongan... selengkapnya

Abu Dzar Al-Ghifari, sang Pelopor Gerakan Hidup Sederhana
20 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Abu Dzar adalah sahabat dekat Rasulullah dan termasuk salah satu orang terawal yang masuk Islam. Ketika ia masuk... selengkapnya

Mudah Mengingatkan dan Mudah Diingatkan dalam Kebaikan
22 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak luput dari yang namanya komunikasi. Baik itu dengan pasangan, keluarga, teman kerja,... selengkapnya

Ketika Hati Sudah Kotor, yang Dicari dari Orang Lain Hanyalah Keburukannya
29 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Hati merupakan bagian sensitif dari diri manusia. Melaluinya kita bisa merasakan ketenangan, keindahan, dan kegembiraan hidup. Begitu juga... selengkapnya

Buya Yahya Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2023
22 Oktober 2023

Hari ini, Ahad (22/10) bertepatan dengan perayaan Hari Santri Nasional 2023. Pada momentum berharga ini, kita perlu mengetahui makna dari... selengkapnya

Meminta Tanpa Mengeluh: Adab Berdoa Nabi Ayyub

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: