Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Memaknai Khalifah Fil Ardh dalam Gaya Hidup Zero Waste

Memaknai Khalifah Fil Ardh dalam Gaya Hidup Zero Waste

Diposting pada 17 Juli 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 1.293 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Aktivitas manusia dalam mempertahankan kelangsungan hidup tentu tidak lepas dengan makan dan minum. Makanan dan minuman yang kita konsumsi baik itu mulai dari pedagang pinggir jalan, pedagang kaki lima, hingga di supermarket akan selalu berhubungan dengan plastik. Dari kemasan plastik sekali pakai yang diberikan pedagang untuk membungkus makanan dan minuman yang kita beli akan terbuang begitu saja menjadi sampah.

Plastik termasuk sampah terbanyak yang dihasilkan oleh manusia di muka bumi. Bahkan data menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2021 sampah plastik di Indonesia mencapai sekitar 64 juta ton per tahun. Sampah-sampah plastik dapat memperparah krisis iklim dan mencemari lingkungan. Karena jenis sampah plastik memiliki sifat sulit terurai oleh bumi, butuh memakan waktu 100 hingga 500 tahun untuk terurai sempurna, yang mana jangka waktu tersebut lebih panjang dari usia kebanyakan manusia.

Manusia hidup di muka bumi diutus untuk menjadi khalifah. Kebanyakan Ahli Tafsir memaknai khalifah adalah suksesor Allah Swt. dalam mengimplementasikan perintah-perintah Allah di antara umat manusia. Allah Swt. menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi tersebut diklaim oleh malaikat, yang kelak keturunan dari manusia (penerus atau pengganti dari Nabi Adam) akan membuat kerusakan di bumi. Sebagaimana mereka para malaikat mengiaskan manusia pada makhluk terdahulu, yakni sebagai jin yang mendiami bumi dan membuat kerusakan.

Upaya saat ini yang bisa kita lakukan untuk tidak menambah kerusakan dan menjaga kewarasan bumi adalah dengan 3R (Reduse, Reuse, Recycle) yakni mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang. Salah satu kaidah fikih menyebutkan “Mā Lā Yudraku Kulluh Lā Yutraku Kulluh”, jika tidak mampu mengerjakan secara keseluruhan maka tidak boleh meninggalkan semuanya. Kaidah tersebut bisa kita aplikasikan dalam 3R ini. Jika di antara kita belum bisa melakukan ketiga-tiganya maka jangan tinggalkan semua, jika belum bisa untuk menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah, minimal tidak meninggalkan untuk reduse (mengurangi sampah). Karena langkah kecil yang dilakukan oleh tiap-tiap manusia, akan memberikan dampak yang besar, termasuk untuk bumi.

Prinsip 3R ini termasuk dalam gaya hidup Zero Waste. Zero Waste adalah filosofi yang dijadikan sebagai gaya hidup demi mendorong kita untuk bijak dalam mengonsumsi dan memaksimalkan siklus hidup sumber daya sehingga produk-produk bisa digunakan kembali. Zero Waste juga perihal menghindari penggunaan sampah plastik sekali pakai, agar sampah tidak dikirim ke landfill atau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Langkah sederhana yang bisa kita lakukan dalam gaya hidup Zero Waste ini adalah dapat dimulai dengan membawa tas belanjaan atau totebag sendiri dari rumah dan mulai menolak penggunaan plastik sekali pakai untuk mengindari pembuangan sampah. Selain itu, kita pun dapat membawa tumbler (botol minum) ketika di luar seperti tempat umum atau dalam acara-acara. Dengan kita membawa tumbler minum, selain mengurangi pembuangan sampah plastik, juga akan dapat menghemat pengeluaran untuk membeli air minum kemasan. Hingga ke langkah untuk membiasakan selalu membawa peralatan makan dan minum seperti kotak makan, sedotan stainless ketika kita hendak beli makanan di luar.

Gaya hidup dengan Zero Waste ini terlihat mustahil oleh manusia kebanyakan. Karena kehidupan kita akan terus menghasilkan sampah setiap harinya. Namun ketika tiap-tiap manusia menyadari sebagai khalifah adalah bentuk amanah dari Allah dan bentuk pemuliaan-Nya terhadap manusia untuk menghuni bumi di antara makhluk yang lain, maka tidak akan menambah kerusakan di muka bumi, berusaha ikut serta untuk merawat bumi dengan menerapkan gaya hidup Zero Waste dan memulainya dengan meminimalisir penggunaan plastik, karena mengetahui dampak bagi bumi yang kita tempati jika terus-menerus menimbun sampah plastik sekali pakai.

 

Penulis: Nur Kholisah, S.Ag.

 

Referensi:

Eva Elnova sharing bersama Teens Go Green.

Artikel https://zerowaste.id/zero-waste-for-beginners/what-is-zero-waste-anyway/

Aḥmad Muṣṭafā Al-Marāghī, Tafsir Al-Marāghī (Mesir: al-Bābi al-Ḥalabi, 1365), 1:77

Wahbah al-Zuḥaylī. al-Tafsīr al-Munīr fī al-‘Aqīdah wa al-Sharī’ah wa al-Manhaj, Damaskus: Dār al-Fikr, 1:136.

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , , ,

Bagikan ke

Memaknai Khalifah Fil Ardh dalam Gaya Hidup Zero Waste

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Bolehkah Mengambil Air dari Sumur Masjid untuk Kebutuhan Pribadi?
4 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di beberapa desa, sering muncul perdebatan soal boleh tidaknya mengambil air dari sumur masjid untuk kepentingan pribadi, misalnya... selengkapnya

Ramadan dan Kesempatan yang Tak Terulang
5 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan agar kita selalu bergegas menyambut rahmat dan ampunan-Nya. Termasuk tatkala kita bertemu dengan... selengkapnya

Merekonstruksi Hari Kasih Sayang di Bulan Februari Menuju Mahabbah Ilahiyah
14 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap kali kalender Masehi memasuki lembaran Februari, atmosfer di sekitar kita seolah berubah warna menjadi merah muda. Di... selengkapnya

Diksi Dua Wajah: Menegur dan Menyinggung di Grup, Tapi Giliran Ada Butuh Baru Japri
26 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Zaman ini telah melahirkan sebuah peradaban baru, yaitu peradaban jempol dan tanda centang biru. Teknologi terus melesat seperti... selengkapnya

Wanita Wajib Memperhatikan Auratnya
29 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Satu helai rambut saja, bagi wanita itu adalah aurat bagi. Begitu yang disampaikan Umi Fairuz Arrahbini dalam channel... selengkapnya

Resensi Buku Silsilah Fiqih Praktis Cerdas Memahami Darah Wanita karya Buya Yahya
10 Februari 2025

Identitas Buku Judul: Silsilah Fiqih Praktis-Cerdas Memahami Darah Wanita Penulis: Buya Yahya Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Halaman: 177 Buku Silsilah Fiqih... selengkapnya

Teks Khutbah Idulfitri 1446 H
22 Maret 2025

“Bersama hari raya Idulfitri ini mari kita wujudkan nuansa kasih sayang dan cinta di dalam keluarga untuk menjadikan rumah kita... selengkapnya

Buat Apa Mencintai Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam?
9 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam adalah makhluk yang paling sempurna di muka bumi ini. Dzahirnya diciptakan dengan istimewa.... selengkapnya

Sebab Hilangnya Pahala Puasa
21 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sungguh merugi orang yang berpuasa tetapi hanya mendapatkan lapar dan dahaga. Puasa tidak hanya melakukan puasa secara... selengkapnya

Menegur dengan Akhlak
12 Juni 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering merasa ingin segera menegur ketika melihat kesalahan orang lain. Entah kepada anak, pasangan,... selengkapnya

Memaknai Khalifah Fil Ardh dalam Gaya Hidup Zero Waste

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: