● online
Memaknai Khalifah Fil Ardh dalam Gaya Hidup Zero Waste

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Aktivitas manusia dalam mempertahankan kelangsungan hidup tentu tidak lepas dengan makan dan minum. Makanan dan minuman yang kita konsumsi baik itu mulai dari pedagang pinggir jalan, pedagang kaki lima, hingga di supermarket akan selalu berhubungan dengan plastik. Dari kemasan plastik sekali pakai yang diberikan pedagang untuk membungkus makanan dan minuman yang kita beli akan terbuang begitu saja menjadi sampah.
Plastik termasuk sampah terbanyak yang dihasilkan oleh manusia di muka bumi. Bahkan data menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2021 sampah plastik di Indonesia mencapai sekitar 64 juta ton per tahun. Sampah-sampah plastik dapat memperparah krisis iklim dan mencemari lingkungan. Karena jenis sampah plastik memiliki sifat sulit terurai oleh bumi, butuh memakan waktu 100 hingga 500 tahun untuk terurai sempurna, yang mana jangka waktu tersebut lebih panjang dari usia kebanyakan manusia.
Manusia hidup di muka bumi diutus untuk menjadi khalifah. Kebanyakan Ahli Tafsir memaknai khalifah adalah suksesor Allah Swt. dalam mengimplementasikan perintah-perintah Allah di antara umat manusia. Allah Swt. menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi tersebut diklaim oleh malaikat, yang kelak keturunan dari manusia (penerus atau pengganti dari Nabi Adam) akan membuat kerusakan di bumi. Sebagaimana mereka para malaikat mengiaskan manusia pada makhluk terdahulu, yakni sebagai jin yang mendiami bumi dan membuat kerusakan.
Upaya saat ini yang bisa kita lakukan untuk tidak menambah kerusakan dan menjaga kewarasan bumi adalah dengan 3R (Reduse, Reuse, Recycle) yakni mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang. Salah satu kaidah fikih menyebutkan “Mā Lā Yudraku Kulluh Lā Yutraku Kulluh”, jika tidak mampu mengerjakan secara keseluruhan maka tidak boleh meninggalkan semuanya. Kaidah tersebut bisa kita aplikasikan dalam 3R ini. Jika di antara kita belum bisa melakukan ketiga-tiganya maka jangan tinggalkan semua, jika belum bisa untuk menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah, minimal tidak meninggalkan untuk reduse (mengurangi sampah). Karena langkah kecil yang dilakukan oleh tiap-tiap manusia, akan memberikan dampak yang besar, termasuk untuk bumi.
Prinsip 3R ini termasuk dalam gaya hidup Zero Waste. Zero Waste adalah filosofi yang dijadikan sebagai gaya hidup demi mendorong kita untuk bijak dalam mengonsumsi dan memaksimalkan siklus hidup sumber daya sehingga produk-produk bisa digunakan kembali. Zero Waste juga perihal menghindari penggunaan sampah plastik sekali pakai, agar sampah tidak dikirim ke landfill atau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Langkah sederhana yang bisa kita lakukan dalam gaya hidup Zero Waste ini adalah dapat dimulai dengan membawa tas belanjaan atau totebag sendiri dari rumah dan mulai menolak penggunaan plastik sekali pakai untuk mengindari pembuangan sampah. Selain itu, kita pun dapat membawa tumbler (botol minum) ketika di luar seperti tempat umum atau dalam acara-acara. Dengan kita membawa tumbler minum, selain mengurangi pembuangan sampah plastik, juga akan dapat menghemat pengeluaran untuk membeli air minum kemasan. Hingga ke langkah untuk membiasakan selalu membawa peralatan makan dan minum seperti kotak makan, sedotan stainless ketika kita hendak beli makanan di luar.
Gaya hidup dengan Zero Waste ini terlihat mustahil oleh manusia kebanyakan. Karena kehidupan kita akan terus menghasilkan sampah setiap harinya. Namun ketika tiap-tiap manusia menyadari sebagai khalifah adalah bentuk amanah dari Allah dan bentuk pemuliaan-Nya terhadap manusia untuk menghuni bumi di antara makhluk yang lain, maka tidak akan menambah kerusakan di muka bumi, berusaha ikut serta untuk merawat bumi dengan menerapkan gaya hidup Zero Waste dan memulainya dengan meminimalisir penggunaan plastik, karena mengetahui dampak bagi bumi yang kita tempati jika terus-menerus menimbun sampah plastik sekali pakai.
Penulis: Nur Kholisah, S.Ag.
Referensi:
Eva Elnova sharing bersama Teens Go Green.
Artikel https://zerowaste.id/zero-waste-for-beginners/what-is-zero-waste-anyway/
Aḥmad Muṣṭafā Al-Marāghī, Tafsir Al-Marāghī (Mesir: al-Bābi al-Ḥalabi, 1365), 1:77
Wahbah al-Zuḥaylī. al-Tafsīr al-Munīr fī al-‘Aqīdah wa al-Sharī’ah wa al-Manhaj, Damaskus: Dār al-Fikr, 1:136.
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Tags: gaya hidup, khalifah, khalifah fil ard, memaknai khalifah, zero waste
Memaknai Khalifah Fil Ardh dalam Gaya Hidup Zero Waste
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Sahabat Infaq Center Al-Bahjah ☺ Semoga Bapak/Ibu/Saudara/Saudari selalu dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah SWT,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Salman Al-Farisi adalah seorang sahabat yang berasal dari luar negara Arab, tepatnya dari negara Persia. Beliaulah yang mengusulkan... selengkapnya
MALU Aku malu pada bulan Yang terangnya meluluhlantahkan gelapnya hatiku Aku malu pada bintang Yang indah kemerlapnya tak seujung... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Para pencinta Rasul terus menunjukkan semangat besar mereka dalam mencintai Nabi tercinta. Semangat mencintai Nabi Saw... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Di bulan ini, umat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah Cirebon – Ketika sedang berpuasa, khususnya di bulan suci Ramadhan, hal yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam adalah waktu... selengkapnya
Kesunyian Di menara doa yang tinggi, aku duduk menahan gema hatiku sendiri. Langkah-langkah manusia menjauh, riuh dunia perlahan lenyap, meninggalkanku... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Nuzulul Quran merupakan peristiwa turunnya Al-Quran. Buya Yahya menjelaskan bahwa terdapat empat macam Nuzulul Quran, yakni... selengkapnya
Ketertiban dan Keamanan “Kecil di mata kita, tapi kalau sudah dinisbatkan kepada Nabi Muhammad akan menjadi besar” PUSTAKA AL-BAHJAH-SEKILAS INFO... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dua pekan terakhir ini, publik kembali dihebohkan dengan adanya dua kasus perundungan yang terjadi di lingkungan lembaga... selengkapnya
Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Buku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000
Saat ini belum tersedia komentar.