Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Sudah Dihukum di Dunia, Apakah di Akhirat Dihukum Juga? Begini Penjelesan Buya Yahya

Sudah Dihukum di Dunia, Apakah di Akhirat Dihukum Juga? Begini Penjelesan Buya Yahya

Diposting pada 24 Juni 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 2.514 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pertanyaan ini dapat muncul di kalangan umat Islam, yakni tentang bagaimana Allah Subhanallahu wa Ta’ala menghukum hambanya. Sebagaimana ditanyakan oleh jamaah asal Aceh yang mengungkapkan kegelisahannya melalui pertanyaan kepada Buya Yahya,

“Saya pernah mendengar Buya berkata, bahwa Allah tidak menghukum hambanya dua kali kalau sudah dihukum di dunia. Akan tetapi, jika di dunia hukumannya yang dijalani bukan hukum Islam, apakah nanti di akhirat akan dihukum lagi oleh Allah, Buya?”

Buya Yahya menjelaskan bahwa Allah Maha Kasih dan tidak menghukum hambanya dua kali atas dosa yang sama jika hukuman tersebut sudah dijalani di dunia. Sebagai contoh, seorang pemabuk yang telah dicambuk sesuai syariat Islam tidak akan dihukum lagi di akhirat. Begitu juga dengan seorang pezina pada zaman Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam yang dirajam hingga mati. Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam menyatakan bahwa tobat wanita yang dirajam itu lebih berat daripada seluruh penduduk Madinah, sehingga dosa-dosanya diampuni.

Namun, Buya Yahya juga menegaskan bahwa ini hanya berlaku jika hukum yang dijalankan sesuai dengan syariat Islam. Jika hukum yang dijalani di dunia adalah hukum buatan manusia dan tidak sejalan dengan hukum Islam, maka hukuman di akhirat bisa saja tetap berlaku atau setidaknya dikurangi. Sebagai contoh, seorang pencuri yang seharusnya dipotong tangan namun hanya dipenjara, hukumannya di akhirat bisa dikurangi atau disempurnakan.

Dalam penjelasannya, Buya Yahya memberikan contoh-contoh spesifik. Jika seorang pencuri seharusnya dipotong tangannya tetapi dihukum mati oleh hakim, maka ia telah terzalimi dan Allah Maha Kasih dapat langsung mengampuninya atau mengangkat derajatnya karena hukuman yang ia terima melebihi yang seharusnya. Begitu juga dengan seorang pezina yang seharusnya dirajam tetapi hanya dicambuk, hukuman tersebut dapat mengurangi siksanya di akhirat. Jika masih ada sisa hukuman, itu bisa disempurnakan di akhirat atau diampuni melalui tobat yang sungguh-sungguh.

Buya Yahya juga menekankan pentingnya menegakkan keadilan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di dunia, meskipun belum sepenuhnya sesuai dengan syariat Islam. Menegakkan hukum yang ada adalah langkah awal, kemudian bisa disempurnakan agar lebih sesuai dengan syariat Islam. Tidak boleh ada pengabaian terhadap hukum yang ada hanya karena belum sesuai dengan syariat Islam. Justru, usaha untuk menegakkan hukum yang ada adalah bagian dari upaya menegakkan keadilan yang juga bernilai dalam pandangan syariat.

Pada akhirnya, hukuman yang telah dijalani di dunia, jika sesuai dengan syariat Islam, akan menghapus hukuman di akhirat. Jika belum sesuai, akan mengurangi hukuman di akhirat. Penting untuk selalu bertobat dan berusaha menegakkan keadilan dalam kehidupan di dunia sebagai bagian dari menjalankan syariat Islam.

Wallahu a’lam bishawab.

Sumber: Youtube Al Bahjah TV

Penulis: Dede Al Mustaqim

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , ,

Bagikan ke

Sudah Dihukum di Dunia, Apakah di Akhirat Dihukum Juga? Begini Penjelesan Buya Yahya

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Suara dari Gaza
9 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sebuah kamar sempit berukuran 3×4 meter, pada sudut kampung yang sunyi dari suara berita dunia, Umar menatap... selengkapnya

Sambut Malam Puncak Harlah ke-13 Al-Bahjah, Perbaharui Semangat Menuju Kejayaan Umat
20 Agustus 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Hari ini tepat 13 tahun yang lalu pada tanggal 23 Muharram 1431 H, Lembaga Pengembangan Dakwah... selengkapnya

Jangan Seperti Ayam yang Mati di Lumbung Padi
25 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Lingkungan yang baik dan nyaman merupakan tempat yang diidamkan oleh setiap orang. Apalagi di tempat tersebut sambil melakukan... selengkapnya

Pesan Sayyidi Syeikh Muhammad Ba’athiyah di Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Jamblang 
7 Desember 2022

  Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Jamblang Ahad 10 Jumadil Awal 1444 H/4 Desember 2022 telah... selengkapnya

Mempertahankan Silaturahmi yang Kian Memudar
19 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Silaturahmi merupakan salah satu amaliyah yang semakin sulit bahkan mulai ditinggalkan pada era high tech seperti sekarang... selengkapnya

Shalawat itu ‘Murah-Meriah’, Mari Hadirkan Baginda Nabi ﷺ di Hati Kita
14 Oktober 2021

PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Bulan Rabi’ul Awal selalu menjadi momentum spesial untuk kembali mengenang perjuangan Rasulullah, memperingati hari kelahiran manusia terbaik yang pernah... selengkapnya

Perhiasan Termahal Seorang Wanita (Cerpen)
28 Juli 2024

Zahra Farhatul Mar’ah, ia gadis cantik di desanya, menjadi kembang desa yang tersohor namanya. Namun, kecantikannya ia tutupi dengan selembar... selengkapnya

Ini Dia Kunci Sukses Pernikahan yang Sehat
30 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hubungan yang sehat dalam pernikahan adalah ketika pasangan saling mendukung, menghargai, dan memahami satu sama lain serta... selengkapnya

Hati-Hati, Amal Baik Bisa Sia-Sia
27 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap Muslim pasti mengharapkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan salah satu upaya untuk mendapatkannya adalah dengan berbuat... selengkapnya

Penyakit Hati Paling Berbahaya: Refleksi Filosofis atas Pesan Buya Yahya
11 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Hati dalam pandangan Islam, bukan hanya organ biologis, melainkan pusat kesadaran spiritual dan moral. Ia adalah cermin kehidupan... selengkapnya

Sudah Dihukum di Dunia, Apakah di Akhirat Dihukum Juga? Begini Penjelesan Buya Yahya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: